Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Jum’at, 18/11/2016). Pada hari Kamis, 17 November 2016, delegasi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) yang terdiri dari beberapa dosen Jurusan Teknokimia Nuklir, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jawa Tengah. Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Pembantu Ketua I Bidang Akademik STTN untuk menjajaki kerjasama dengan UMP. Selain mengunjungi laboratorium-laboratorium di Program Studi Teknik Kimia - UMP, delegasi STTN juga berkunjung ke empat Pusat Unggulan yang dimiliki oleh UMP. Keempat pusat unggulan tersebut adalah Pusat Unggulan Polimer (Hidrogel dan Membran), Pusat Unggulan Studi Kanker, Pusat Unggulan Pengembangan Kelapa Kopyor, dan Pusat Unggulan Media Pendidikan. Selain mendapatkan keterangan tentang penelitian apa yang dilakukan, delegasi STTN juga berkesempatan untuk melihat langsung peralatan-peralatan pendukung penelitian di keempat pusat unggulan UMP tersebut.


Pihak UMP menyampaikan usulannya melakukan kerja sama dengan STTN di beberapa bidang, antara lain produk kimia dan turunannya, ilmu forensik, perlindungan lingkungan, pengolahan limbah, daur ulang, makanan dan minuman, energi (gas, minyak, dan nuklir), pendidikan, farmasetika, bioteknologi, material (plastik dan logam), konstruksi pabrik, teknologi informasi, konsultan, dan lainnya, serta beberapa penelitian yang telah dicapai selama ini di UMP. Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa laboratorium di STTN masih dalam tahap pengembangan dan belum memiliki peralatan yang akan dapat mendukung suatu penelitian yang maju. Namun demikian STTN memiliki akses ke pusat-pusat penelitian yang ada di BATAN, baik di Yogyakarta, Bandung, Pasar Jum’at dan Serpong yang memiliki fasilitas laboratorium yang sangat memadai untuk membantu kerjasama penelitian bersama dengan UMP.

Pengadaan Irradiator Gamma pada tahun 2017 nanti oleh STTN, ternyata telah menarik pihak UMP untuk segera melakukan kerjasama dengan STTN. Dengan fasilitas iradiator ini akan dapat mengatasi beberapa permasalahan penelitian yang selama ini dihadapi oleh pihak UMP. Beberapa penelitian yang dapat dilakukan dalam penggunaan irradiator ini adalah untuk pengembangan material dan aplikasi hidrogel, penelitian pengembangan membran keramik, pengolahan limbah, dan juga penelitian untuk pemuliaan kelapa kopyor.

Di samping pembicaraan tentang penelitian, pihak UMP juga tertarik dengan adanya program pembekalan bagi lulusan yang telah dilakukan oleh STTN, yaitu program pembekalan surat ijin bekerja petugas proteksi radiasi (SIB PPR) bidang industri. Mengingat keahlian seorang lulusan tidak diakui seandainya hanya dinyatakan oleh pihak perguruan tinggi, maka seorang lulusan juga harus dibekali atau disertifikasi dengan suatu keahlian khusus. UMP sangat ingin meniru pola yang telah dilakukan oleh STTN dan merasa ingin tahu lebih mendalam tentang hal ini. Apalagi setelah diinformasikan oleh STTN tentang rencana untuk menambahkan sertifikasi bagi para lulusannya, seperti sertifikasi analisis kimia yang meliputi analisis gravimetri, analisis dengan Spektrometri UV-Vis, dan validasi metode.


Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, pihak UMP dan STTN bersepakat untuk membuat kerjasama penelitian. Pihak UMP akan menyiapkan draft MoU, untuk kemudian didiskusikan dan ditandangani bersama di STTN Yogyakarta dalam waktu dekat untuk segera diimplementasikan.(sp)