hut ri ke 76
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Tangsel, 24/02/2020) Pembuatan griding atau pemetaan terhadap area terpapar zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan selesai dilaksanakan, Senin (24/02). Pembuatan griding ini merupakan bagian dari proses clean up yang saat ini telah memasuki hari ke-9.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan pembuatan griding ini merupakan salah satu upaya untuk membuat clean up ini menjadi efektif dan efisien. "Pada hari ke-9 ini kita telah menyelesaikan pekerjaan griding yaitu membuat petak-petak pada area terpapar zat radioaktif," ujar Heru.

(Tangsel, 24/02/2020) Upaya clean up terhadap area kosong di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan atas temuan zat radioaktif oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sempat dihentikan sementara pada hari Sabtu (22/02) kemarin. Penghentian sementara clean up ini dengan alasan untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan kegiatan clean up selama ini.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan, evaluasi ini selain untuk melihat perkembangan kegiatan clean up juga untuk membuat rencana clean up lanjutan. "Kegiatan clean up hari Sabtu dan Minggu sementara dihentikan untuk kami evaluasi perkembangannya. Selain itu dari evaluasi ini kami jadikan sebagai acuan untuk mendapatkan langkah efektif dalam melakukan kegiatan clean up berikutnya," ujar Heru.

(Tangsel, 22/02/2020) Hasil pemeriksaan Whole Body Counting (WBC) kepada 9 warga Perumahan Batan Indah yang dijadikan sampel telah diumumkan oleh pihak Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) di Balai Kota Tangerang Selatan, Jumat (21/02). Pengumuman WBC ini disampaikan oleh Sekretaris Utama BAPETEN, Hendriyanto.

Dalam keterangan persnya, Hendriyanto mengaku lega karena hasil yang ditunggu-tunggu selama ini telah keluar dan diumumkan. Berdasarkan hasil pengecekan WBC yang dilakukan BATAN, mendapatkan hasil yang memuaskan, meskipun dua diantara sampel diindikasikan terdampak oleh paparan radiasi Cs-137.

"Hasilnya sangat melegakan, dari hasil WBC tehadap 9 orang tersebut, ada 2 orang terindikasi yang terukur Cs -137, tetapi tingkatnya sangat rendah, sedangkan 7 orang lainnya tidak terukur yang artinya sangat kecil," ujar Hendriyanto.

(Tangsel, 21/02/2020) Tim clean up area terpapar radiasi di Komplek Batan Indah yang dipimpin oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Suryantoro melakukan evaluasi hasil pekerjaan clean up yang telah dilakukan selama 8 hari. Evaluasi ini dilakukan di Gedung 90, Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (21/02).

Menurut Suryantoro, evaluasi ini dimaksudkan untuk melihat perkembangan sekaligus menentukan strategi clean up berikutnya. "Kegiatan clean up hari ini dihentikan sementara guna dievaluasi dulu pekerjaan sebelumnya. Momen ini juga kami gunakan untuk menentukan strategi clean up ke depan yang diharapkan lebih efektif," ujar Suryantoro.


preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa