Slide item 1

Logam Tanah Jarang Harta Terpendam di Bangka Belitung

Hasil evaluasi terhadap aspek calon tapak PLTN merekomendasikan bisa dibangun 6 unit di Bangka Barat dan 4 unit di Bangka Selatan .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Diskusi Ilmiah Tentang Keterdapatan U dan Th di Daerah Mamuju Sulawesi Barat

PPGN melihat Mamuju sebagai suatu kabar yang sangat menggembirakan karena menambah daerah prospek uranium dan thorium yang layak untuk dikembangkan .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Diskusi Tektonik dan Mineralisasi U di Kalan

Diskusi ini selain bertujuan untuk membahas beberapa isu penting terkait geologi Kalan juga dimaksudkan sebagai bagian dari proses knowledge management yang penting bagi organisasi dan bermanfaat untuk para geolog muda .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Pengembangan dan Pemanfaatan Logam Tanah Jarang (LTJ) untuk Kemandirian Bangsa

Focus Group Discussion “Pengembangan dan Pemanfaatan Logam Tanah Jarang (LTJ) untuk Kemandirian Bangsa” Kedeputian Relevansi dan Produktivitas Iptek .....

Selengkapnya...

Rencana Strategis PTBGN 2015 - 2019

Rencana Strategis (Renstra) Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN) Tahun 2015-2019 disusun dalam rangka memberikan arah pelaksanaan kegiatan selama kurun waktu tersebut dan mengacu pada Renstra BATAN 2015-2019 serta tugas dan fungsi pokok PTBGN sesuai dengan Peraturan Kepala BATAN Nomor 14 Tahun 2013

Visi

“BATAN Unggul di Tingkat Regional, Berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju Kemandirian Bangsa”.

Misi

  1. Melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan (litbangrap) energi nuklir, isotop dan radiasi (enisora), khususnya bidang energi dalam mendukung program pembangunan nasional.
  2. Melaksanakan eksplorasi Bahan Galian Nuklir
  3. Meningkatkan pengembangan teknologi  litbang penambangan dan pengolahan Bahan Galian Nuklir
  4. Melaksanakan pemantauan keselamatan kerja dan pengelolaan instalasi penambangan
  5. Melaksanakan jaminan mutu
  6. Melaksanakan pengamanan nuklir
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang TEN

Tujuan

Kinerja PTBGN  mendukung tujuan BATAN yaitu :

  1. Terwujudnya BATAN sebagai lembaga unggulan iptek nuklir di tingkat regional dan
  2. Peningkatan peran iptek nuklir dalam mendukung pembangunan nasional menuju kemandirian bangsa.

Berdasarkan Peraturan Kepala Batan No. 14 Tahun 2013, Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan teknologi energi nuklir dan daur bahan bakar nuklir. Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan kebijakan teknis di bidang pengembangan teknologi energi dan daur bahan nuklir,
  2. pengendalian terhadap kebijakan teknis di pengembangan teknologi energi dan daur bahan nuklir,
  3. pelaksanaan pengembangan teknologi energi dan daur bahan nuklir sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Kepala BATAN,
  4. pembinaan dan pemberian bimbingan di bidang pengembangan teknologi energi dan daur bahan nuklir,
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala BATAN.

Sasaran Unit Kerja

Sasaran Unit Kerja Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir adalah :

  1. Diperolehnya teknologi pemisahan Uranium dan Thorium.
  2. Diperolehnya data sumber daya Uranium dan Thorium terkategori di Indonesia

Adapun Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) PTBGN adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah desain pilot plant pemisahan Uranium, Thorium dan Logam Tanah
    Jarang dari Monasit
  2. Jumlah prototipe pilot plant pemisahan Uranium, Thorium dan Logam Tanah Jarang dari Monasit
  3. Jumlah Amang Plant Monasit
  4. Jumlah dokumen studi kelayakan pemisahan Uranium, Thorium dan
    Logam Tanah Jarang (LTJ) dari Monasit
  5. Jumlah Pilot Plant Pemisahan Uranium dan Thorium dari Slag II Peleburan Timah
  6. Jumlah dokumen studi kelayakan pemisahan Uranium dan Thorium dari
    slag II peleburan timah
  7. Jumlah engineering design pengolahan bijih Uranium menjadi yellow cake
  8. Jumlah dokumen teknis litbang pengolahan Uranium dan Thorium dari Slag II, monasit dan bijih Uranium
  9. Jumlah data riset eksplorasi bahan galian nuklir
  10. Jumlah tonase potensi sumber daya Uranium terkategori
  11. Jumlah tonase potensi sumber daya Thorium terkategori
  12. Jumlah publikasi ilmiah
  13. Indeks kepuasan pelanggan
  14. Jumlah laporan dukungan administrasi layanan perkantoran
  15. Jumlah sarana, prasarana dan fasilitas litbang iptek nuklir yang direvitalisasi
  16. Jumlah bulan layanan perkantoran
  17. Jumlah laporan loka bahan galian nuklir

Penelitian dan Pengembangan

  • Eksplorasi bahan radioaktif (U, Th, dll)
  • Penerapan geologi nuklir pada eksplorasi bahan galian lainnya (logam, non logam, batubara, dll)
  • Evaluasi cadangan bahan galian.
  • Penambangan bahan galian, quarry, dan tunneling.
  • Pengolahan bahan galian.
  • Pengendalian keselamatan kerja dan lingkungan.

Tugas dan Fungsi

Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir mempunyai tugas melaksanakan perumusan  dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, dan pembinaan dan bimbingan di bidang pengembangan teknologi eksplorasi, penambangan dan pengolahan bahan galian nuklir. Dalam melaksanakan tugasnya, Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir menyelenggarakan fungsi:

  • pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan;
  • pelaksanaan eksplorasi bahan galian nuklir;
  • pelaksanaan pengembangan teknologi penambangan dan pengolahan bahan galian nuklir;
  • pelaksanaan pemantauan keselamatan kerja dan pengelolaan instalasi penambangan;
  • pelaksanaan jaminan mutu;
  • pelaksanaan pengamanan nuklir; dan
  • pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir.

Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir Terdiri atas:

  1. Bagian Tata Usaha;

    Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan,  kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan.

  2. Bidang Eksplorasi;

    Bidang Eksplorasi mempunyai tugas  melaksanakan eksplorasi geofisika, pemetaan geologi, analisis geokimia dan mineralogi serta evaluasi cadangan bahan galian nuklir.

  3. Bidang Teknologi Penambangan dan Pengolahan;

    Bidang Teknologi Penambangan dan Pengolahan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi penambangan dan pengolahan bahan galian nuklir.

  4. Bidang Keselamatan Kerja dan Instalasi Penambangan;

    Bidang Keselamatan Kerja dan Instalasi Penambangan mempunyai tugas melaksanakan pemantauan keselamatan kerja, proteksi radiasi, pengelolaan limbah serta pengelolaan instalasi penambangan bahan galian nuklir.

  5. Unit Jaminan Mutu;

    Unit Jaminan Mutu mempunyai tugas melakukan pengembangan, pemantauan pelaksanaan dan audit internal sistem manajemen mutu pengembangan teknologi bahan galian nuklir.

  6. Unit Pengamanan Nuklir;

    Unit Pengamanan Nuklir mempunyai tugas melakukan pengamanan instalasi nuklir, lingkungan, dan personel dalam bentuk pemantauan, pencegahan dan penanggulangan di lingkungan Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir.

  7. Kelompok Jabatan Fungsional

Hasil Kegiatan

Eksplorasi

  • Penyelidikan Umum Bahan Galian Emas & Tembaga Desa Yaba dan Goro-Goro (PT. Indonesia Mas Mulia)
  • Penyelidikan Umum (Prospeksi Pendahuluan) Bahan Galian Pasir Besi di Desa Sum, Kec. Obi Timur Kab. Halmahera Selatan (PT. Halim Pratama)
  • Penyelidikan Umum (Prospeksi Pendahuluan) Bahan Galian Emas dan Tembaga di Desa Sosepe, Kec. Obi Timur Kab. Halmahera Selatan (PT. Bela Sarana Permai)
  • Penelitian Pengembangan dan Supervisi Eksplorasi, Penambangan dan Pengolahan Monasit Tahap : Evaluasi Daerah Potensial Monasit di Pulau Bangka (PT. Sumitomo Indonesia)
  • Kajian Geologi Teknik untuk Mitigasi Bencana Geologi, Timor Tengah Selatan, 2016
  • Pembuatan Masterplant Hidrogeologi  Kab. Timor Tengah Selatan, 2015-2016
  • Pelacakan dan pemboran airtanah-dalam di daerah sulit air dengan teknologi nuklir, diantaranya di Klaten, DIY, Bangkalan, Pamekasan, Sanggau, Sintang, Lombok Barat, Sumba Barat, Sampang, dan Wonogiri

Bidang Keselamatan Kerja dan Instalasi Penambangan

  • Penambangan skala pilot di Daerah Nanga Kalan, Melawi, Kalimantan Barat
  • Pengelolaan instalasi teknik penambangan
  • Pengukuran radioaktivitas pada lokasi pengolahan bijih pengukuran dan lokasi penyimpanan limbah cair (kolam limbah) serta radioaktivitas di ruangan
  • Pengukuran zat B3 pada limbah cair
  • Pengukuran kandungan unsur dengan AAS

Bidang Teknologi Penambangan dan Pengolahan

  • Pembuatan Pra Studi Kelayakan Penambangan Uranium di Sektor Remaja, Kalan, Kabupaten Melawi, Kal-Bar
  • EPC Pilot Plant Pemisahan Logam Tanah Jarang, Uranium dan Thorium
  • Pembuatan Pra Studi Kelayakan Produksi Logam Tanah Jarang Hidroksida dari Monasit