Slide Hut RI 76
Slide item 10
Slide item 11
Slide item 12
Slide item 13
Slide item 14
Slide item 15
Slide item 16
Slide item 17
Slide item 18
Slide item 19
Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide WBS
Slide PLRA1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Info PKL

(Tangerang Selatan, 31/08/2021) Pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan limbah radioaktif harus selalu ditingkatkan agar keselamatan manusia dan lingkungan juga meningkat. Pihak mana yang mempunyai tanggung jawab untuk melakukan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan limbah radioaktif? peningkatan pengetahun tersebut bisa dilakukan dengan cara pembinaan edukatif. Menurut Peraturan Kepala BATAN nomor 1 tahun 2016 tentang Pembinaan terhadap Pelaksanaan Pengelolaan Limbah Radioaktif, disebutkan bahwa BATAN melakukan pembinaan terhadap pengelolaan limbah radioaktif yang meliputi pembinaan teknis dan edukatif, pembinaan edukatif dilakukan melalui sosialisasi. 

Kepala PTLR, Ir. R. Sumarbagiono, MT menyampaikan bahwa sejak Perka Batan disahkan, secara rutin telah menyelenggarakan pembinaan edukasi ke masyarakat memlaui berbagai cara dan target peserta. Pada masa sebelum pandemi, biasanya masyarakat diundang ke PTLR untuk mengikuti  presentasi dan melihat secara langsung fasilitas pengelolaan limbah radioaktif. Namun di masa pandemi, pembinaan edukatif (bimedu) tetap dilaksanakan secara daring. Kepala PTLR berpesan agar acara ini dapat dimanfaatkan oleh peserta untuk mendapatkan informasi seluas-luasnya tentang kriteria keberterimaan limbah dan perhitungan aktivitas sumber radioaktif untuk penentuan biaya pelimbahan. Rencananya bimedu akan dilaksanakan secara berseri dengan topik yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Narasumber pertama, Ajrieh Setyawan, Sub Koordinator Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR menyampaikan materi dengan judul Kriteria Keberterimaan Limbah (Waste Acceptance Criteria,WAC). Penghasil limbah yang akan menyerahkan limbah radioaktif ke PTLR, sebelumnya harus mengkondisikan limbahnya sesuai uraian dalam dokumen WAC, meliputi sifat fisika, sifat kimia, batas radiologi dan pembungkusnya. Hal ini dimaksudkanuntuk menjamin keselamatan proses pengolahan di PTLR dan selama pengangkutan dari lokasi pemilik limbah sampai dengan PTLR. Jika pemilik limbah mendapatkan kesulitan dalam pemenuhan WAC, Tim Teknis PTLR siap membantu.  

Narasumber kedua, Adi Wijayanto, salah satu pengembang aplikasi eLIRA, membawakan materi "Perhitungan Radioaktivitas untuk Penentuan Biaya Pelimbahan". Faktanya, bahwa banyak pemilik limbah sumber radioaktif bekas tidak mengetahui bagaimana menghitung biaya pelimbahan dengan hanya tersedianya data sumber radioaktif saat pembelian sedangkan biaya pelimbahan yang diatur dalam PP nomor 8 tahun 2019, biaya pelimbahan dihitung berdasar aktivitas saat dilimbahkan. Penggunaan aplikasi tak berbayar seperti radpro calculator akan sangat membantu. Narasumber mendemokan bagaimana menggunakan radpro calculator kepada para peserta.

Setelah penyampaian materi, dilakukan tanya jawab terkait materi yang telah dipaparkan. Beragam pertanyaan diajukan oleh para peserta, baik dari industri dan rumah sakit. Pertanyaan yang diungkapkan sebagian besar adalah problema nyata yang mereka hadapi dalam pengelolaan limbah radioaktif. Satu persatu masalah tersebut dijelaskan solusinya oleh kedua narasumber. 

Acara yang dikuti oleh 50an peserta dari industri, rumah sakit dan masyaraat umum dan berlangsung setengah hari,  diakhiri dengan quiz berhadiah yang pertanyaannya seputar materi yang telah disampaikan. dari hasil quiz bisa disimpulkan bahwa sebagian besar peserta mampu menyerap materi ditandai dengan besarnya prosentase menjawab soal dengan benar. (irsan)







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.