Slide Hut RI 76
Slide item 10
Slide item 11
Slide item 12
Slide item 13
Slide item 14
Slide item 15
Slide item 16
Slide item 17
Slide item 18
Slide item 19
Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide WBS
Slide PLRA1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Info PKL

(Tangerang Selatan, 06/04/2021) Salah tugas dan fungsi PTLR adalah memberikan pembinaan teknis kepada penimbul limbah dan pembinaan edukasi tentang pengelolaan limbah radioaktif kepada masyarakat. Pembinaan ini bisa dilakukan oleh Petugas Layanan Informasi (PLI) dan Petugas Layanan Jasa Pengelolaan Limbah Radioaktif.  Petugas layanan tersebut sebagian besar berlatar belakang teknis yang umumnya kurang luwes dalam hal berkomunikasi. "Sebagai seorang Petugas Layanan, tentunya harus memiliki kompetensi tertentu" ungkap Kepala PTLR, Sumarbagiono dalam kata sambutan pada acara "Workshop Peningkatan Kompetensi Petugas Layanan Informasi dan Petugas Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif". 

Acara yang digelar pada senin, 5 April 2021 secara daring merupakan salah satu upaya berkelanjutan yang dilakukan PTLR untuk meningkatkan kompetensi Petugas Layanan. Workshop diikuti sejumlah petugas layanan idari PTLR maupun para Petugas Layanan Informasi dari berbagai satker di lingkungan Batan.  Acara ini menghadirkan narasumber Dr. Netty Herawaty.M.Si (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Tanjungpura) dan Ir. Suryantoro, MT (Deputi Bidang Teknologi Nuklir Batan).

Sebelum pemaparan dari narasumber utama, terlebih dahulu kesempatan Deputi TEN, Suryantoro untuk menceritakan apa yang biasanya disampaikan pemandu (PLI) kepada masyarakat yang berkunjung ke PTLR. Mulai dari definisi limbah radioaktif, peraturan perundangan yang melandasinya, jenis-jenis limbah radioaktif, tahapan pengelolaan, fasiltas pengolahan limbah, dan fasilitas penyimpanan sementara. Penjelasan bertujuan untuk mengingat kembali apa yang harus dilakukan pemandu agar pemberian informasi berjalan menarik dan mudah diterima.

Pemilihan narasumber Dr. Netty Herawaty. M.Si sangat tepat karena sudah berpengalaman dalam menangani komunkasi publik terkait penerimaan masyarakat di Kalimanatan Barat terhadap rencana pembangunan PLTN di daerah tersebut. Hal itu terlihat dari beberapa makalahya, antara lain ‘’Public Acceptance Strategy to Support Nuclear Power Plant Construction Plan at West Kalimantan‘’ dan “Strategy Design on Public Information and Education  to Increase Society Participation towards the Nuclear Power Plant Plan at West Kalimantan”. 

Komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan bagi seorang Petugas Layanan Informasi jelas Netty mengawali pemaparannya.  Komunikasi yang baik terlihat apabila PLI dapat mendengarkan aktif pertanyaan yang disampaikan pengunjung, kemudian mampu memberikan jawaban/ informasi dan penjelasan sesuai yang diinginkan pengunjung. Petugas dapat menyampaikan pesan dengan jelas, lugas, dan  terhindar dari kesalahpahaman  bahkan mampu menangani keluhan pelanggan serta dapat menciptakan citra organisasi yang baik dimata pelanggan/pengunjung.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, apa yang harus dimiliki seorang Petugas Layanan? Narasumber menjelaskan bahwa Petugas Layanan harus memiliki keterampilan interpersonal communication skill, powerfull listening, dan berkomunikasi secara lugas. Ketiga ketrampilan tersebut mutlak harus dimiliki Petugas Layanan agar komunikasi berjalan baik. 

Selanjutnya narasumber menjelaskan bagaimana cara agar komunikasi dapat berjalan efektif dan lancar. Terdapat sejumlah rule yang harus diperhatikan, seperti mengolah kata disesuaikan dengan siapa lawan bicara (jangan menggunakan kata-kata yang tidak mudah dimengerti), berbicara perlahan-lahan agar lawan bicara kita mengerti dan memahami informasi yang disampaikan. Hal lain yang diperhatikan adalah berbicara menggunakan intonasi nada suara tepat, mengemas informasi yang singkat dan jelas tidak bertele-tele langsung ke pokok permasalahannya, menatap mata lawan bicara dan memilih waktu yang tepat.

Narasumber menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang harus diperlukan untuk dapat komunikasi secara efektif, yaitu rasa percaya diri yang kuat, keluasan dalam bergaul, mempunyaipPresepsi yang tepat terhadap lingkungan dan individu yang terlibat dalam interaksi tersebut, dapat mengetahui situasi dan hasil yang diharapkan dari interaksi. 

Pada akhir pemaparan, narasumber berpesan agar Petugas Layanan PTLR selalu meberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pelanggan. Kepuasan pelanggan dapat memberikan berbagai manfaat, diantaranya hubungan pelangggan dan penyelenggara layanan (PTLR) menjadi harmonis. (irsan/uki)







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.