Slide Hut RI 76
Slide item 10
Slide item 11
Slide item 12
Slide item 13
Slide item 14
Slide item 15
Slide item 16
Slide item 17
Slide item 18
Slide item 19
Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide WBS
Slide PLRA1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Info PKL

(TangSel, 16/12/2019)” Final Coordination Meeting and Launch of Phase II Project INT9182 Sustaining Cradle-to-Grave Control of Radioactive Sources”. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menugaskan peneliti senior  (Ir. Sucipta, M.Si) dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) untuk menghadiri pertemuan Final Coordination Meeting and Launch of Phase II Project INT9182 Sustaining Cradle-to-Grave Control of Radioactive Sources, di Vienna, Austria, pada tanggal 25-29 November 2019.

Pertemuan meeting ini dihadiri dari negara-negara anggota IAEA antara lain : Albania, Argentina, Bangladesh, Bosnia-Herzegovina, Brazil, Croatia, Cuba, Cyprus, Egypt, Ethiopia, Georgia, Ghana, Greece, Indonesia, Iran, Jamaica, Jordan, Libya, Malaysia, Malta, Moldova, Montenegro, Morocco, Myanmar, Namibia, Nigeria, North Macedonia, Pakistan, Philippines, Portugal, Serbia, Slovenia, South Africa, Tanzania, Thailand, Tunisia, Turki, Uganda, Ukraine, dan Vietnam, jumlah negara yang hadir :  40 negara. Pejabat dari IAEA atau expert yang hadir adalah: Mr. Neil Jarvis (INT9182 Project Coordinator – IAEA), Director of TCAF and representatives of NSRW, NSNS and NEFW, Ms. Cathleen Roughan (Waste Technology Section, Division of Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology), Mr. David Bennett (Nuclear Safety and Radioactive Waste, NSNS), Mr. John Zarling (US Departement of Energy, NNSA, USA), Ms. Alessia Rodriuez y Baena and Mr. David Ek (Nuclear Security), Mr. Dariusz Mroz (Regulatory), Mr. Mladen Novakovic(IAEA), Mr. Carlos Benitez (IAEA), Mr. Philippe van Marcke (IAEA), Mr. Armin Lagumdzija (IAEA), Mr. Bill Stewart.

 Tujuan dari Meeting ini adalah membahas tentang status dan perkembangan negara-negara anggota INT9182 dalam periode 2016 s/d 2019. Output yang diukur meliputi 6 (enam) aspek yaitu 1) Policies and Strategis (high level commitment), 2) Regulatory and legal framework (legislation, regulatory body, regulations, Code of Conduct) strengthening, 3) Safety case development, 4) Registries and inventories of SRS and DSRS establishment and maintaining, 5) Appropriate technological solutions to consolidate SRS and DSRS inventories, and establishment/enhancing waste management facilities utilization, and 6) Management of waste management facilities (long-term planning, human resources capacity building, QMS) strengthening. Dan meeting juga membahas tentang rencana lanjutan untuk Project INT9182 yang berubah menjadi Project INT9186 dengan substansi yang sama atau bahkan lebih diperluas termasuk peserta yang bergabung bertambah 10 negara. 

Materi meeting sangat sesuai dengan bidang tugas pokok dan fungsi PTLR sebagai badan pelaksana pengelolaan limbah radioaktif, termasuk limbah DSRS. Dengan meeting tersebut akan sangat membantu negara-negara peserta dalam memperkuat, memantabkan dan memajukan manajemen SRS dan DSRS dengan prinsip Sustaining Cradle-to-Grave Control of Radioactive Sources. Perlu koordinasi dan diseminasi kepada stakeholder yang terkait dengan topik meeting tersebut, sehingga akan meningkatkan pemahaman, wawasan, dan keahlian, yang akhirnya akan meningkatkan kinerja organisasi, SDM dan fasilitas yang akan dikembangkan untuk mendukung keselamatan dalam pengelolaan dan disposal limbah DSRS. Materi yang disampaikan pada meeting tersebut sangat sesuai dengan tupoksi di PTLR yaitu sebagai pengelola DSRS yang termasuk katagori limbah radioaktif. Materi yang dibahas bersifat komprehensif, implementatif dan sesuai dengan status terkini. (rk)

 

 







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.