Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide WBS

(Tangsel, 20/05/2019) Pada tanggal 5-10 Mei 2019 Perwakilan dari Indonesia adalah Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto (BATAN) ditugaskan untuk menghadiri pertemuan “Seminar 3 Joint Laboratory on HTGR “  Di Tiongkok. Pertemuan ini dihadiri dari beberapa negara, jumlah peserta ± 30 orang. Metode seminar : Presentasi, Diskusi dan Kunjungan ke Fasilitas.

(Tangerang Selatan, 14/05/2019) Pada suatu hari pengemudi kendaraan pengangkut limbah radioaktif cair (LRC) berencana untuk melakukan pemindahan LRC yang telah diambil pada hari sebelumnya ke tangki penampungan di Unit Evaporasi. Setelah merangkai pemipaan, kemudian dilakukan proses pemindahan, namun karena suatu keperluan, pengemudi tersebut meninggalkan tempat kerja kembali ke ruangan tanpa menyerahkan pengawasan pekerjaan ke petugas lain. Tidak lama setelah pengemudi keluar gedung, seseorang menyelinap masuk dan memindahkan aliran LRC ke bak kontrol di samping gedung dan meninggalkan lokasi begitu saja. 

(TangSel, 07/05/2019) “8th Meeting of the Working Group on Radioactive Source Security (WGRSS)Pada Pertemuan meeting ini dihadiri dari berbagai negara diantaranya : Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Kamboja, Vietnam, Singapura, Mesir, Maroko, Amerika Serikat, Kanada, Kuba, Yordania, Paraguai, Sudan, Macedonia, Hungaria, peserta yang menghadiri pertemuan meeting berjumlah 70 orang semua adalah  negara anggota IAEA yang berasal dari institusi regulator maupun operator di negaranya masing-masing.

Serpong, 02/05/2019). Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah mengelola limbah radioaktif se – Indonesia sejak tahun 1988. Di dalam pengelolaannya, PTLR BATAN mengutamakan prinsip 3 S, yakni safety, security dan safeguard. “Sudah menjadi komitmen  Indonesia bahwa pengelolaan limbah radioaktif itu harus selamat (safety) dan aman (security), jangan sampai limbah radioaktif ini hilang atau dalam pengelolaanya dilakukan dengan tidak benar atau disalahgunakan, serta safeguard, artinya terdata dengan sangat baik dan diawasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan International Atomic Energy Agency (IAEA),” ungkap Kepala PTLR BATAN, Husen Zamroni, saat Media Briefing di Telaga Seafood BSD, Serpong, Kamis (02/05).

Ia menjelaskan, tugas PTLR BATAN adalah melakukan pengelolaan reduksi volume sehingga volume limbah radioaktif menjadi sekecil mungkin. Beberapa jenis pengelolaan limbah radioatif bisa digunakan kembali. Artinya, bisa di - reuse ataupun di recycle.

(Tangerang Selatan,  29/04/2019)  Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN menerima tamu dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan  (LPMP) Jawa Timur pada Senin, 29 April 2019. LPMP Jawa Timur adalah lembaga kesekian kali yang ingin mengetahui proses pencapaian PTLR dalam memperoleh predikat WBK dan WBBM. Sebelumnya sejumlah lembaga telah datang ke PTLR, seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Balai Teknologi Polimer BPPT, dan Direktorat Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kemensos. 

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID



Portal Sistem Informasi



Layanan Limbah Radioaktif



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.