WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 15/11/2021) Tim Budaya Keselamatan Pusat Riset Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PRTRR) berjumlah 13 peserta melakukan kunjungan kerja ke Pusat Riset Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PRTBBN). Kunjungan tersebut dalam rangka kunjungan balasan serta studi banding dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Acara ini turut dihadiri secara luring oleh Ir. Widiyanta selaku Plt. Kepala PRTBBN, Agus Sunarto, S.Kom selaku Koordinator KKABN, dan Mugiyono, S.T dari KKABN, sedangkan melalui daring dihadiri oleh Didik Setiaji, S.T. selaku Koordinator Bidang Keselamatan PRTRR.

Dalam sambutannya Widiyanta menyampaikan, “kunjungan ini diharapkan dapat mengambil mana yang baik dan apabila terdapat penerapan yang kurang baik mohon untuk dikritik sebagai bentuk peningkatan keselamatan karena masih satu bagian dari BRIN,” ujar Widiyanta.  

Mugiyono, S.T selaku perwakilan Koordinator KKABN menjelaskan bahwa amanah Perka BATAN No. 4 Tahun 2019 yaitu setiap unit kerja wajib melaksanakan budaya keselamatan, dengan praktis kegiatan dapat dilakukan mulai dari kaji diri budaya keselamatan, workshop, hingga sharing knowledge.

Sementara itu, dalam sambutannya Didik menyampaikan bahwa budaya keselamatan harus ditempatkan sebagai elemen penting dalam meningkatkan kinerja Keselamatan di Fasilitas Nuklir.

Kunjungan ini dilaksanakan dengan dua sesi, yang pertama yaitu pemaparan materi oleh Satgas K3 PRTBBN yaitu Nofriady Aziz, S.ST dan Mugiyono, S.T., dan sesi kedua yaitu kunjungan lapangan ke Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) dan Instalasi Radiometalurgi (IRM).

Nofriady memaparkan materi Pengenalan dan sharing penerapan budaya K3 di lingkungan PRTBBN, Nofriady menjelaskan terkait implementasi program SATGAS K3 PRTBBN diantaranya yaitu Pemantauan Kesehatan pegawai, Workshop meliputi workshop HIRADC, PKN, APAR, dan K3, Implementasi 5R, Kaji diri Budaya keselamatan, K3 dalam masa pandemic COVID-19, Pembuatan Artikel, Penyemprotan Desinfektan rutin, serta road map K3 di tahun berikutnya. Pemaparan ini ditanggapi dengan antusias oleh peserta. Bisma Barron, S.T selaku ketua Tim Budaya Keselamatan PRTRR memiliki ketertarikan pada pemaparan penggunaan software yang digunakan terkait dengan keselamatan, harapannya PRTBBN dan PRTRR dapat saling sharing dan bekerja sama mengenai penggunaan software yang digunakan terkait dengan keselamatan kerja maupun keselamatan radiasi.

Selanjutnya pada sesi ini, Mugiyono memberikan sharing penerapan budaya K3 di lingkungan PRTBBN. Mugiyono menjelaskan terkait Penguatan budaya keselamatan yang telah diterapkan oleh PRTBBN yaitu mulai dari Pembuatan Analisa Resiko (HIRADC), Proposal Kegiatan Sebelum Bekerja di Laboratorium, Briefieng Pagi, Safety Patrol, 5R, Penghargaan K3, Peningkatan Kompetensi Melalui Workshop maupun E-Learning Proteksi Radiasi.

Pada sesi kedua, SATGAS K3 PRTRR memandu para peserta melakukan kunjungan ke dalam instalasi nuklir IEBE dan IRM. Peserta dikenalkan dengan teknologi proses pembuatan bahan bakar nuklir serta sistem keselamatannya di fasilitas IEBE serta teknologi pengujian bahan bakar nuklir pasca iradiasi reaktor nuklir di fasilitas IRM.

Selepas kunjungan dari fasilitas IEBE dan IRM, salah satu peserta yaitu Bisma Barron menyampaikan beberapa kesan-kesannya selama kunjungan. “Hal paling berkesan dalam Pengelolaan limbah di PRTBBN sudah menggunakan kompaktor hidraulik, kemudian fire blanket sudah ditemukan di beberapa titik lokasi strategis sedangkan di PRTRR masih belum tersedia. Banyak monitor yang sudah terintegrasi” ujar Bisma. Acara ditutup oleh Agus Sunarto dengan menyampaikan pesan bahwa apa yang didapatkan dari kunjungan ini agar dapat diambil dan diimpelentasikan yang baiknya serta diharapkan dalam hal K3 perlu menganut paham continuous improvement. (NKP)

Foto Kegiatan: