WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 18/08/2021), Manajemen Penuaan Instalasi Nuklir Non Reaktor seperti Instalasi Radiometalurgi (IRM) dilakukan guna melengkapi persyaratan perolehan izin operasi. Penapisan terhadap Struktur, Sistem dan Komponen (SSK) di IRM, telah ditentukan bahwa SSK Kritis yang perlu dikenakan manajemen penuaan adalah struktur pengungkung material radioaktif, yaitu hot cell. Struktur pengungkung selain dinding, lantai dan atap hot cell, juga komponen seperti ball-lock, wall/roof/floor plug, lead glass serta struktur pendukung utama seperti balok-balok beton sebagai penopang utama steel cell yang berada di basement juga dikenakan manajemen penuaan. Dengan demikian, maka SSK Kritis IRM sangat terkait dengan struktur hot cell. Oleh karena itu, struktur bangunan hot cell perlu dipahami agar penerapan manajemen penuaannya lebih tepat dan umur sisa dapat lebih tepat untuk diprediksi. Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi pegawai, terutama yang terlibat dalam pelaksanaan maupun evaluasi penuaan SSK Kritis IRM maupun IEBE, maka dipandang perlu mengelenggarakan Workshop Kajian Penuaan Struktur Bangunan.

Guna terlaksananya kegiatan tersebut Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir pada tanggal 18 sampai dengan 20 Agustus 2021 menyelenggarakan Workshop Kajian Penuaan Struktur Bangunan secara daring yang diikuti oleh 57 orang perwakilan dari satuan kerja PTBBN, PTLR dan Reaktor. Workshop ini mendatangkan Narasumber dari B2TKS-BPPT (Ir. Sudarmadi, M.Eng.Sc.), (Hendro Ahmad Fauzi, ST.,M.Eng),  (Daud Supriyanto, ST), dan PSMN-BATAN (Baskan Hanurajie, M.Eng). Melalui workshop ini para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran dan komitmen personel yang terlibat di kegiatan manajemen penuaan sehingga proses penuaan dapat diperlambat atau dengan kata lain menambah usia pengunaa/pemanfaatan  INNR yang ada di PTBBN guna mendukung tugas dan fungsi PTBBN itu sendiri.

Plt. Kepala PTBBN, Ir. Rr. Ratih Langeanti, MT. dalam workshop ini berharap masukan dan arahan dari para narasumber agar pegawai PTBBN mampu untuk memahami manajemen penuaan di IRM dan IEBE terutama terkait struktur bangunannya, mampu mengimplementasinya, dan dapat merencanakan kegiatan manajemen penuaan, serta dapat menyusun laporan kegiatan manajemen penuaan dan sebagainya.

Baskan Hanurajie, M.Eng dari PSNM-BATAN dalam paparannya menyampaikan “Introduksi Assessment & Inspection Management System (AIMS)”, narasumber dari B2TKS-BPPT Ir. Sudarmadi, M.Eng, Sc. Memaparkan tentang “Filosofi Struktur dan Degradasi Bangunan”, Hendro Ahmad Fauzi, ST., M.Eng tentang “Komputasi dan Pemodelan Struktur Menggunakan Metoda FEA”, dan Daud Supriyanto, ST tentang “Metoda NDT untuk Struktur Beton”