Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta, 15/08/2017). Kurang dari dua minggu, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN - BATAN) berturut turut menerima kunjungan dua Direktur dari Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency, IAEA). Selain memberikan short lecture bagi dosen, staf dan mahasiswa STTN, sekaligus juga diskusi intensif dengan pimpinan STTN dalam melihat potensi kerjasama yang dapat dikembangkan di STTN dengan IAEA. Jika pada hari Jum’at, 4 Agustus 2017 STTN menerima kunjungan Dr. Christophe Xerri (Director of the Division of Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology), maka pada hari Senin, 14 Agustus 2017, STTN menerima kunjungan Dr. Meera Venkatesh (Director of the Division of Physical and Chemical Sciences), sebagai bagian rangkaian kunjungan ke Indonesia untuk menghadiri International Symposium on Application of Nuclear Technology serta kunjungan ke BATAN Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan Serpong.

(Yogyakarta, 11/08/2017). Sebagai rangkaian acara “Roadshow of International Carrier with Official Embassy of Republic Indonesia in Austria and IAEA” yang telah diselenggarakan di Jakarta dan di Bandung sebelumnya, maka pada hari Jum’at, 11 Agustus 2017 kegiatan tersebut digelar Institute of Nuclear Material Management, Universitas Gadjah Mada (INMM UGM), di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM. Dalam kesempatan itu, tujuh mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN), M. Septyawan Aulia, Sinta Uri El Hakim, Melati Iftacharo dan Bunga Permata Adviani dari Program Studi Elektronika Instrumentasi,  Nizar Kamil Perwira dan Sri Sundari dari Program Studi Teknokimia Nuklir serta  Hendri Febriyanto dari Program Studi Elektro Mekanika hadir mengikuti kegiatan dari pukul 07.30 hingga 14.00 WIB.

(Yogyakarta, 4/8/17). Direktur Divisi Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology (NEFW) dari International Atomic Energy Agency (IAEA), Mr. Christophe Xerri pada hari Jum’at, 4 Agustus 2017 berkesempatan mengunjungi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) sebagai rangkaian kunjungannya ke Indonesia. Kunjungan dimaksudkan guna memberikan short lecture bagi dosen, staf dan mahasiswa STTN.

(Nakhon Ratchasima, 04/08/2017) Unggul dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di regional dalam bidang iptek nuklir adalah visi dan misi yang diemban oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) – BATAN dalam memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, meningkatkan mutu pendidikan di STTN. Dalam pencapaian serta pelaksanaan visi dan misi tersebut perlu membuka dan memperkuat jejaring serta kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga litbang, maupun industri baik di dalam maupun di luar negeri.

(Yogyakarta, 1/8/17). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) kembali mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) 2017 yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Utara. Dalam OPTK kali ini, STTN mengikuti 15 cabang olahraga yang dilombakan. OPTK 2017 diselenggarakan selama tiga hari, mulai hari Jum’at (28/7) – Minggu (30/7).

Pada hari Jum’at, tepatnya pukul 14.00 WIB dilaksanakan upacara pembukaan OPTK 2017 oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, dan dihadiri Kepala Pusat PSDM, Ketua STIP, Kepala FMKI serta diikuti oleh 20 Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), diantaranya STTN, IPDN, PKN STAN, STTD dan PTK lainnya. Upacara pembukaan berlangsung selama 1 jam yang kemudian dilanjutkan dengan pertandingan cabang olahraga Futsal STTN vs. IPDN. Selain futsal, pada jam yang sama juga berlangsung pertandingan Taekwondo dan Tennis Meja. Pertandingan dilanjutkan sampai dengan hari Minggu.