Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta, 14/10/21). Hendi Septian Cahyadi, mahasiswa Program Studi Elektro Mekanika ini mengenal Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), berawal dari keinginannya untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi dengan jurusan yang langka di Indonesia. Hendi berharap, dengan pilihannya untuk melanjutkan pendidikan pada jurusan yang masih langka tersebut, akan memudahkan dirinya mendapatkan lowongan pekerjaan setelah lulus nantinya. Dan, harapannya tersebut kini menjadi kenyataan. Sebelum wisuda dilaksanakan, Hendi telah dinyatakan diterima bekerja di PT. AusNDT, Jakarta Utara pada divisi Teknisi Kalibrasi dengan memakai lisensi OR dan UT yang dimilikinya.

“Awalnya saya mengenal STTN itu dengan cara mencari informasi tentang jurusan yang masih langka di Indonesia melalui internet. Ketemulah dengan sekolah tinggi vokasi yang bernama STTN,” ungkap Hendi.

Alumni SMA N 1 Praya ini kemudian memantapkan pilihannya untuk mendaftar ke STTN Jurusan Elektro Mekanika, meskipun pada awalnya sempat ragu karena akan belajar tentang Teknik dan kenukliran, yang menurutnya sangat jauh dari passionnya. “Merasa nol banget karena tidak ada basic teknik sama sekali. Namun ternyata setelah kuliah di STTN, saya merasa sangat bersyukur. STTN memiliki lingkungan kecil tapi memberikan pengalaman yang sangat besar bagi saya,” lanjutnya.

Aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan, menjadikan Hendi semakin tertempa dan berpengalaman dalam berorganisasi. Hendi pernah merasakan menjadi anggota, kepala departemen, hingga akhirnya menjadi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada tahun 2020. Pengalaman dalam organisasi menjadi salah bekalnya dalam bekerja saat ini, bagaimana memutuskan, bagaimana cara bekerja sama dengan pihak lain, dan lainnya. Selain itu, selama menjadi Mahasiswa, Hendi juga melakukan kerja paruh waktu.

Meskipun aktif dalam beberapa organisasi dan menduduki posisi yang strategis, juga kerja paruh waktu, namun tidak menjadikannya lupa akan kewajibannya sebagai mahasiswa. Pada tanggal 13 Oktober 2021 saat dilaksanakannya wisuda, Hendi dinyatakan sebagai salah satu mahasiswa Cumlaude dengan IPK 3,58. (tek/hsc)