Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta, 26/8/20). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) sebagai institusi pendidikan tinggi vokasional berupaya memberikan bekal kompetensi tambahan kepada mahasiswanya. Meski pandemi belum usai, namun hal ini tidak menyurutkan langkah untuk tetap memberikan layanan terbaik. Pelatihan dan ujian Ultrasonic Test (UT) dilaksanakan selama 10 hari, dimulai tanggal 14 Agustus sampai dengan 2 September 2020 dan merupakan pelatihan offline pertama yang dilaksanakan STTN dalam kondisi pandemi COVID-19. Protokol kesehatan menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring setiap hari dari kegiatan ini.

Ketua STTN, Edy Giri Rachman Putra, Ph.D pada sambutan pembukaan pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan UT ini merupakan pelatihan ketiga yang dilaksanakan secara berturut sejak tahun 2018. Sertifikasi UT menjadi tambahan sertifikasi selain Petugas Proteksi Radiasi Industri (PPR Industri) dan Operator Radiografi (OR).

Edy Giri juga menambahkan bahwa berdasarkan data dari alumni angkatan 2014 dan 2015, didapati bahwa angkatan lulus 2014 ada 30% yang bekerja tanpa sertifikasi, sedangkan angkatan tahun 2015 hampir semua bekerja dengan sertifikasi. Fakta ini menjadi penting untuk menyusun kurikulum ke depan. Pelatihan UT ini juga melibatkan kalangan praktisi industri, dan hal ini akan menjadi embrio dari Nuclear Teaching Industri yang direncanakan oleh STTN.

Sebagai penutup sambutan, Edy Giri mengingatkan pentingnya masukan dari alumni terkait kebutuhan sertifikasi di dunia industri. “Sertifikasi merupakan kunci masuk ke dunia industri, tetapi setelah masuk diharapkan alumni STTN dapat mengembangkan diri lagi”, ungkapnya

Ketua panitia kegiatan yang merupakan Ketua Program Studi Elektro Mekanika, Totok Dermawan, M. Eng dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta berjumlah 23 orang yang merupakan mahasiswa Elektro Mekanika semester 7.

Pelatihan meliputi pemberian materi teori, praktikum, pre test, post test dan ujian oleh Personel Level-3. Materi mengacu pada Standar Nasioal Indonesia (SNI) ISO-9712:2014 Adopsi dari ISO 9712. (rtm)