PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Purbalingga, 19/11/2021) Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) – BRIN, Ir. Agus Sumaryanto, MM menghadiri acara Promosi Hasil Litbang ORTN-BRIN Bidang Pertanian bertempat di Rumah Berdaya Erhanesia/ PT Rafida Linggatama, Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga pada hari Jumat, 19 November 2021 yang lalu. Dengan menyerahkan bantuan berupa benih padi varietas Mira-1 sebanyak 500 kg, diharapkan masyarakat Kabupaten Purbalingga dapat mengembangkan benih tersebut dan menjadi sentra benih di Jawa Tengah.

Acara yang dihadiri pula oleh anggota Komisi VII DPR-RI, H. Rofik Hananto, S.E ini diselenggarakan atas kerjasama antara ORTN-BRIN dan Komisi VII DPR-RI. Dengan turut mengundang Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Agus Winarno, M.Si. dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga, Mukodam, S.Pt.

Dalam sambutannya, Rofik menyampaikan harapannya agar bantuan benih yang diterima ini dapat merangsang masyarakat untuk mengembangkan benih tersebut demi pembangunan Desa Blater, Kecamatan Kalimanah , Purbalingga. “Semoga benih ini tidak berhenti sampai disini, tapi berlanjut kepada pembangunan desa yang dapat menambah pendapatan desa dengan berbekal padi Mira-1 ini” ujar Rofik.

Hal senada disampaikan juga oleh Kepala ORTN-BRIN dalam sambutannya yang berharap agar Kabupaten Purbalingga dapat menjadi sentra benih, sentra pakan ternak dan sentra pupuk dengan memanfaatkan hasil-hasil litbang ORTN-BRIN bidang pertanian. “Masyarakat tidak perlu lagi takut terhadap nuklir, karena salah satu manfaatnya adalah membuat benih padi unggul, dan beberapa tanaman unggul lainnya, pupuk dan juga pakan ternak. Mudah-mudahan Kabupaten Purbalingga dapat memanfaatkannya dan menjadi sentra benih, sentra pakan ternak dan sentra pupuk juga”, jelas Agus.

Menyambut keinginan Rofik, Mukodam pun siap mendampingi para petani yang hendak mengembangkan benih tersebut di Desa Blater, “Bapak Ibu dapat menghubungi PPL di kawasan masing-masing, serta dapat mengajukan bantuan pupuk ke Dinas kami” papar Mukodam. Menurutnya serapan pupuk memang sangat tinggi untuk 2 tahun belakangan ini.

Ketakutan masyarakat terhadap penggunaan energi nuklir di tanah air, diharapkan dapat berkurang setelah mendapatkan informasi yang tepat mengenai pemanfataan energi nuklir di bidang pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat petani di selutuh wilayah di tanah air. (indri)