Raker

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting.

Raker 2017

Rapat Kerja Merupakan Agenda Tahunan yang Sangat Penting

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan Sosialisasi Laporan Kinerja Sestama/Deputi guna menghasilkan Lakin yang Berkualitas

(Bogor, 13/03/2018). Bagi sebagian masyarakat kata nuklir masih menjadi momok menakutkan. Namun dibalik itu, nuklir mempunyai segudang manfaat yang dapat memberikan solusi di berbagai sektor kehidupan. Pemanfaatan teknologi nuklir di sektor pertanian dan kesehatan terbilang sudah dapat diterima oleh masyarakat. Selain dua sektor tersebut, nuklir punya potensi banyak untuk dimanfaatkan.

Dalam Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019 Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), pemanfaatan teknologi nuklir ditujukan untuk mewujudkan visi yakni unggul di tingkat regional dalam percepatan kesejahteraan menuju kemandirian bangsa.  Sedangkan Renstra  BATAN 2020 – 2024, BATAN ingin mengadirkan nuklir untuk masyarakat Indonesia. “Bertepatan dengan ulang tahun BATAN ke – 60, BATAN akan fokus pada hilirisasi iptek nuklir, bagaimana teknologi nuklir bisa ikut menyelesaikan masalah di tengah masyarakat,” ungkap Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto pada Rapat Kerja (Raker) BATAN 2018, di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Rabu (13/03).

(Serpong, 30/01/2018) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar rapat koordinasi (Rakor) eselon I dan II di Hotel Mercure, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (30/01) dengan tema peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sesuai dengan tema yang diusung, topik utama yang dibahas yakni isu-isu strategis terkait dengan peningkatan SDM dan strategi menaikkan PNBP di BATAN.

Kepala Biro Perencanaan BATAN, Ferly Hermana mengatakan selain membahas isu-isu strategis, rakor ini juga mencari solusi penyelesaiannya. “Kegiatan Rapat koordinasi (Rakor) diselenggarakan dalam rangka pembahasan isu-isu aktual yang terkait dengan SDM dan penerimaan PNBP ada di BATAN serta menyelesaikan permasalahannya,” ujar Ferly.

 (Yogyakarta, 24/01/20018) Biro Perencanaan melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis penyusunan Kerangka Aacuan Kerja (KAK) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sub output BATAN tahun 2019. Kasubbag Perencana Program I, Nata Wijaya, M.E. menuturkan kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 23 Januari hingga 2 Februari 2018, berbeda dengan kegiatan sosialisasi dan bimtek tahun sebelumnya, kegiatan sosialisasi pada tahun ini dilakukan secara langsung kepada para penanggung jawab sub output di masing-masing Unit Kerja. Hal ini terkait dengan adanya perubahan tata cara penyusunan KAK dan RAB berupa integrasi data RAB dan KAK secara online/daring sebagai fitur baru di aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Litbangyasa (SIPL).

(Jakarta, 18-19/01/2018) Biro Perencanaan (BP) menjadi menyelenggarakan kegiatan penelaahan Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BATAN Tahun 2019 sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Keuangan Nomor S-225/MK.2/2017 tanggal 18 Desember 2017 dalam rangka penyusunan proposal rencana PNBP BATAN TA 2019. Kepala Subbagian PNBP BP, Ani Syamsi yang menjadi ketua pelaksana kegiatan penelaahan target PNBP BATAN Tahun 2019 menjelaskan bahwa Kegiatan penelaahan ini dimaksudkan untuk mendapatkan angka target PNBP Tahun 2019 dan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi unit kerja dalam pengelolaan PNBP, terutama alasan penurunan realisasi PNBP TA 2017 serta menggali potensi PNBP yang belum dimanfaatkan unit kerja secara optimal.

(Padang, 14/12/2017) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sepakat perkuat kerja sama dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan ini diwujudkan dengan penandatanganan naskah kerja sama oleh Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di Ruang Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Padang, Kamis (14/12).

Usai penandatanganan naskah kerja sama, Djarot mengatakan bahwa kerja sama antara BATAN dengan pemerintah provinsi Sumatera Barat telah berlansung sejak lama. “Yang mendasari kerja sama antara BATAN dengan Pemerintah Sumatera Barat adalah sejarah kerja sama yang sudah ada sejak tahun 2004, namun saat itu tanpa MoU,” ujar Djarot.