Raker

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting.

Raker 2017

Rapat Kerja Merupakan Agenda Tahunan yang Sangat Penting

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan Sosialisasi Laporan Kinerja Sestama/Deputi guna menghasilkan Lakin yang Berkualitas

Serpong - Humas BRIN. Plt. Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Agus Sumaryanto mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan yang ada dan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum memasuki tahun anggaran baru di 2022. Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan akhir tahun 2021 ORTN di Auditorium Gedung 71, Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan pada Selasa (28/12).

“Banyak hal yang sudah kita lewati bersama, kita laksanakan bersama. Tentunya halangan, rintangan, dan tantangan pasti sudah bapak ibu ketahui.  Hal ini akan kita hadapi dan laksanakan bersama,” kata Agus.

Agus Sumaryanto menjelaskan, kebijakan strategis ORTN yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 yaitu mengembangkan infrastruktur riset ketenaganukliran berbasis reaktor dan non-reaktor, meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kuantitas SDM iptek nuklir serta mendapatkan sumber pendanaan dari rumah program secara optimal.

“Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa dalam integrasi BATAN ke BRIN, mulai dari pendanaan, infrakstruktur maupun SDM, merupakan input bagi kita. SDM Iptek adalah satu hal yang sangat dominan dalam mendukung kegiatan kita. Boleh dikatakan 70% keberhasilan kita bergantung dari SDM,”ujar Agus.

“Selain itu juga pendanaan, bisa dari internal kita (BRIN), dan bisa juga pendanaan lain yang sah, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri,” lanjut Agus.

Rapat pimpinan yang merupakan kegiatan tahunan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan dan mengkoordinasikan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2022. Program tersebut dipaparkan oleh masing-masing Plt. Kepala Pusat Riset di bawah ORTN yang selanjutnya dibahas dan dirumuskan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan strategis ORTN secara utuh.

Rapat dihadiri oleh sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari para Plt. Kepala Pusat Riset yang berada di ORTN beserta jajarannya dan dilaksanakan secara hybrid. (yrt / Ed:my)