Raker

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting.

Raker 2017

Rapat Kerja Merupakan Agenda Tahunan yang Sangat Penting

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan Sosialisasi Laporan Kinerja Sestama/Deputi guna menghasilkan Lakin yang Berkualitas

(Jakarta, 26/01/2021) Biro Perencanaan (BP) melaksanakan sosialisasi penyusunan KAK sebagai data dukung dalam mengajukan usulan kegiatan tahun 2022. Acara penyusunan KAK dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom mulai pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 12.50 WIB. Acara diawali dengan sambutan Kepala Biro Perencanaan yang diwakili oleh Bapak Muhammad Busthomi selaku Koordinator Perencanaan Program. Dalam pembukaannya Koordinator Perencanaan Program menegaskan bahwa KAK mempunyai peran yang vital untuk memperoleh pendanaan dari stakeholder. Dengan sosialisasi KAK ini diharapkan para Penanggung Jawab Rincian Output (RO) dapat menyusun KAK dengan lebih baik, lebih valid dan detail serta dapat memenuhi ekspetasi stakeholder, yaitu Bappenas dan Kementerian Keuangan.

Proses penyusunan anggaran dimulai dengan penyusunan rancangan pagu indikatif sebagai indikasi kebutuhan anggaran untuk membiayai pelaksanaan kegiatan dan target kinerja yang akan dicapai di tahun yang akan datang. Dalam menyusun rancangan pagu tersebut, diperlukan data dukung sebagai dasar dalam menentukan anggaran. Data dukung yang diperlukan adalah usulan kegiatan tahun 2022 yang disampaikan dalam bentuk Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB).

Dasar dari penyusunan KAK tahun 2022 adalah Renstra BATAN Tahun 2020-2024, kontribusi BATAN pada sasaran, target, dan indikator pembangunan manusia bidang pendidikan tinggi dan iptek serta Flagship PRN 2020-2024. Penyusunan KAK untuk kegiatan di tahun 2022 berbeda dari usulan kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sebagai tindak lanjut implementasi kebijakan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) yang mengubah struktur perencanaan dan penganggaran yang ada. Perbedaan yang terdapat pada kebijakan RSPP terlihat pada struktur keluaran yang semula dikenal Output/Sub Output kini menjadi Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO). Nomenklatur KRO sudah ditetapkan sebelumnya tetapi masih memungkinkan untuk diusulkan penambahan nomenklatur KRO. Berdasarkan RSPP, kriteria rumusan RO yang ideal yaitu bersifat spesifik sesuai dengan produk akhir yang dihasilkan setiap tahun anggaran (real work), mencantumkan lokus pelaksanaan kegiatan pada nomenklatur RO, mencantumkan metode yang menjadi ciri khas BATAN serta menarik (eye catch) dan dapat dipahami oleh masyarakat umum.

Peserta yang hadir pada sosialisasi penyusunan KAK 2022 adalah seluruh penanggung jawab (PJ) RO agar informasi yang disampaikan BP dapat dipahami oleh semua PJ RO. Terdapat dua materi yang disampaikan pada saat sosialisasi berlangsung. Yang pertama adalah gambaran umum mengenai rancangan KAK tahun 2022 serta hal-hal esensial yang harus diperhatikan oleh PJ RO. Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Yogi Sugiawan. Materi yang kedua adalah bimbingan teknis pengisian KAK melalui format KAK yang telah dikirimkan ke Unit Kerja. Materi tersebut disampaikan oleh Rofi Ahmad Abiyyi dengan mempraktikkan penyusunan KAK secara langsung. Harapannya, KAK yang disampaikan unit kerja sudah sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Anggaran Nomor PER-5/AG/2020 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran. (Roffi)