hut ri ke 76
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

Batan.go.id. Bandung. Reaktor Triga MARK Bandung merupakan reaktor riset yang pertama kali berdiri di Indonesia dan saat ini genap berusia 50 tahun. “Ini menandai seuatu simbolisasi pencapaian yang luar biasa dari anak bangsa,” kata Ferhat Aziz, saat membuka acara Promosi Hasil Litbang Iptek Nuklir di Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT) - BATAN Bandung, Rabu (02/12/2015).

Usia setengah abad beroperasinya Reaktor Triga Bandung merupakan momen penting bagi BATAN dan bangsa Indonesia. Pada momen yang bernilai sejarah ini prestasi kembali ditorehkan oleh para peneliti BATAN, yaitu berhasil mendesain dan memproduksi elemen batang kendali yang kemudian digunakan di Reaktor Triga Bandung. Prestasi ini menjadi bernilai karena tipe elemen batang kendali reaktor dengan tipe TRIGA sudah tidak diproduksi lagi oleh pabriknya di General Atomic, Amerika Serikat.

Sementara itu Kepala PSTNT Efrizon umar mengatakan, sejak dioperasikannya, Reaktor Triga Bandung sudah dimanfaatkan untuk melakukan penelitian dan pengembangan dalam upaya penguasaan teknologi di bidang produksi radioisotop. Radiosotop adalah unsur yang bersifat radioaktif yang dapat digunakan di bidang medis untuk melakukan pemeriksaan secara anatomi dan morfologi organ tubuh. Selain itu radioisotop juga dapat digunakan untuk pengobatan penyakit tumor dan kanker.

Pada periode 2015-2019, BATAN akan mendesain dan memproduksi teras reaktor yang baru. Jika hal ini terealisasi, praktis semua peralatan di fasilitas nuklir tersebut berhasil dibuat oleh bangsa sendiri. “Kalau sudah 100% berarti untuk reaktor riset sejenis kita sudah bisa bangun sendiri,” kata Efrison.

Sebagai reaktor riset, Efrizon menambahkan, Reaktor TRIGA 2000 juga tidak pernah sepi kunjungan. Setiap tahunnya, belasan ribu orang mengunjungi reaktor tersebut. Efrizon mengatakan, Reaktor TRIGA 2000 tidak hanya fokus memproduksi radioisotop. Saat ini, pemanfaatan analisis aktivasi neutron yang dikembangkan PSTNT juga digunakan untuk meneliti kualitas udara di seluruh Indonesia.

Sesuai strategic plan terbaru, PSTNT juga bakal menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk memanfaatkan fasilitas reaktor untuk praktikum tertentu. "Jadi mereka tidak perlu lagi bikin laboratorium untuk praktikum. Tapi bisa di sini. Bisa juga digunakan untuk riset S2 dan S3," kata dia.

Saat ini, perpanjangan izin operasi reaktor sedang disiapkan dan akan diajukan ke BAPETEN. Jika tidak ada aral melintang, Efrizon mengatakan, Reaktor TRIGA 2000 bisa terus beroperasi hingga 2026.

Kegiatan Promosi Hasil Litbang Iptek diselenggarakan dalam upaya menginformasikan keberadaan Reaktor Triga Bandung, fungsi dan manfaat serta prestasinya dalam penguasaan teknologi nuklir dan kontribusinya dalam pengembangan fasilitas layanan kesehatan, industry dan pengelolaan lingkungan. (arial)


preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa

VIDEO SEPUTAR BATAN

  

 
 

Video lainnya

LINK LEMBAGA TERKAIT