hut ri ke 76
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Mamuju, 29/10/2014), “Kami mengharapkan MOU yang telah ditandatangani dapat berguna dan memperoleh hasil yang maksimal terutama dalam kegiatan penelitian terhadap kandungan sumber daya alam di Sulawesi Barat yang telah terekspos mengandung uranium”, kata gubernur Sulawesi Barat, Drs. H. Anwar Adnan Saleh dalam sambutannya pada acara penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di D’Malio Hotel Convention, Mamuju Sulawesi Barat pada tanggal 29 Oktober 2014.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Drs. H. Anwar Adnan selaku Gubernur  Sulawesi Barat dan Djarot Sulistio Wisnubroto selaku Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional. Kegiatan ini dirangkai dengan ramah tamah yang dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Mamuju, Kepala Bapeda, Kepala SKPD dan Jajarannya di lingkungan Pemprov Sulawesi Barat. Sedangkan dari pihak BATAN turut hadir juga Taswanda Taryo selaku Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Hendig Winarno selaku Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Agus Sumariyanto selaku  Kepala Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Kepala Pusat Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) dan utusan dari Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama (BHHK).

Tujuan dilakukannya kerjasama antara Pemda Provinsi Sulawesi Barat dengan BATAN untuk menyatukan pemahaman dan sinkronisasi dalam pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di berbagai bidang pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Adapun ruang lingkup kegiatan kerja sama tersebut antara lain, pertama Implementasi hasil riset dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di bidang pertanian (penyediaan bibit unggul), peternakan, perikanan, perkebunan, kesehatan, perindustrian (pengawetan), energi, sumber daya alam dan lingkungan. Kedua, diseminasi dan kemitraan dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. Ketiga, penggunaan fasilitas penelitian dan fasilitas lain yang dimiliki oleh Pemda Sulawesi Barat dan BATAN. Keempat, penyediaan bantuan tenaga ahli/teknisi dan atau sumber daya manusia yang diperlukan dalam rangka pemanfaatan teknologi nuklir. Kelima, kegiatan lain yang erat hubungannya dengan tuuan kerjasama tersebut.(pur)