sucofindo
SDM Nuklir
HUT RI
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka


Peningkatan produktivitas pertanian harus didukung dengan ketersediaan benih unggul bermutu. Hingga di penghujung tahun 2013 ini, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah sukses menciptakan 20 varietas padi unggul.

Benih unggul bermutu memiliki sifat-sifat berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama penyakit tanaman, umur tanamnya pendek, dan rasa nasinya enak. Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya peningkatan produksi pertanian khususnya padi. Hal ini dilakukan untuk menjamin ketahanan pangan nasional, dalam rangka mencapai target surplus 10 juta ton beras di tahun 2014.

Berdasarkan data Biro Pusat Statistik pada 2011, tingkat produktivitas padi varietas hasil pemuliaan mutasi rata-rata menghasilkan 7 ton per hektar. Lebih baik daripada produksi beras nasional sebesar 5,01 ton per-hektar. Varietas hasil litbang BATAN telah ditanami 3 juta hektar lahan pertanian sejak tahun 2000, dan untuk padi BATAN telah menghasilkan 20 varietas unggul bermutu, Sementara untuk kedelai BATAN telah menghasilkan enam varietas unggul hasil pemuliaan seperti varietas Muria, Tengger, Meratus, Rajabasa, Mitani, Mutiara-1. Tahun ini dilepas lagi dua varietas yaitu Gamasugen-1 dan Gamasugen-2.