Pertemuan Perdana BATAN-CSCA, BAPETEN, Tim Keamanan Nuklir RSO Kementrian Perhubungan-Indonesia

Pertemuan Perdana BATAN-CSCA, BAPETEN, Tim Keamanan Nuklir RSO Kementrian Perhubungan-Indonesia

Staff bidang pengkajian BAPETEN sangat terkesan dengan pengalaman CSCA/BATAN dalam menerapkan self-assessment nuclear secuity culture ....

Selengkapnya...
BATAN Kenalkan Budaya Keamanan Nuklir ke Unhan

BATAN Kenalkan Budaya Keamanan Nuklir ke Unhan

koordinasi antara lembaga litbang BATAN dengan Perguruan Tinggi khususnya dalam mempromosikan nuclear security, physical protection , nuclear security culture and its assessment

Selengkapnya...
CSCA Sebagai Nara Sumber di BAPETEN

CSCA Sebagai Nara Sumber di BAPETEN

Sejak didirikan oleh Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulistio Wisnubroto, tanggal 29 September 2014, Center for Security Culture and Assessment (CSCA) yang bekerjasama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) dan Center for International Trade and Security-University of Georgia (CITS-UGA) Amerika Serikat

Selengkapnya...

(Jakarta, 20/09/2016) – Center for Security Culture and Assessment (CSCA) BATAN selama 3 hari sejak kemarin (Selasa, 20/09) menggelar workshop dengan judul “How Can security culture benefit from the experience with safety culture”. Workshop ini terselenggara berkat kerja sama antara BATAN dengan PNS (partnership for nuclear Security), CITS (Center for International Trade and Security) The University of Georgia serta IAEA.

“Workshop kali ini bertujuan menggali hubungan keterkaitan antara budaya keamanan dan keselamatan nuklir, kedua hal ini adalah tonggak dalam mengelola nuklir. Budaya keamanan dan keselamatan merupakan sesuatu yang harus kita junjung tinggi, keduanya memiliki keterkaitan dan memiliki dampak penting untuk kelangsungan instalasi nuklir”, jelas Dr. Igor Khripunov dari Center for International Trade and Security, University of Georgia. 

Budaya keamanan dan keselamatan adalah prinsip dasar BATAN dalam menjalankan tugas sehari-hari. Prinsip ini yang terus dijaga dan diturunkan kepada generasi mendatang, generasi penerus BATAN. Kepala BATAN, Djarot S Wisnubroto, menjelaskan bahwa ancaman yang dihadapi BATAN saat ini dari sisi safety  adalah adanya penuaan. Tidak hanya penuaan pada fasilitas namun juga penuaan pada sumber daya manusia. Penuaan fasilitas maupun sumber daya manusia dapat berimplikasi terhadap budaya kita, yang dikhawatirkan akan terjadi adalah karyawan mengalami demotivasi (penurunan motivasi).  

Peserta workshop CSCA kali ini adalah para penggiat dibidang budaya keamanan dan keselamatan. Dihadiri oleh tiga puluh orang perwakilan dari IAEA, INPO-USA, CNEN-Brazil, Afrika Selatan, Jerman, Batan, Bapeten, PT. INUKI, dan Universitas Gadjah Mada. (wina)