Pertemuan Perdana BATAN-CSCA, BAPETEN, Tim Keamanan Nuklir RSO Kementrian Perhubungan-Indonesia

Pertemuan Perdana BATAN-CSCA, BAPETEN, Tim Keamanan Nuklir RSO Kementrian Perhubungan-Indonesia

Staff bidang pengkajian BAPETEN sangat terkesan dengan pengalaman CSCA/BATAN dalam menerapkan self-assessment nuclear secuity culture ....

Selengkapnya...
BATAN Kenalkan Budaya Keamanan Nuklir ke Unhan

BATAN Kenalkan Budaya Keamanan Nuklir ke Unhan

koordinasi antara lembaga litbang BATAN dengan Perguruan Tinggi khususnya dalam mempromosikan nuclear security, physical protection , nuclear security culture and its assessment

Selengkapnya...
CSCA Sebagai Nara Sumber di BAPETEN

CSCA Sebagai Nara Sumber di BAPETEN

Sejak didirikan oleh Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulistio Wisnubroto, tanggal 29 September 2014, Center for Security Culture and Assessment (CSCA) yang bekerjasama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) dan Center for International Trade and Security-University of Georgia (CITS-UGA) Amerika Serikat

Selengkapnya...

Batan.go.id - (Sentul/Bogor, 30/07/2015). Indonesia sebagai Negara anggota IAEA turut aktif dalam mempromosikan pedoman budaya keamanan nuklir (Nuclear Security Series No. 7, 2008, Nuclear Security Culture) dan juga penilaian mandiri budaya keamanan (IAEA-NST026). Hal itu dilakukan oleh BATAN untuk memperkenalkan budaya keamanan dan penilaian mandiri, baik kepada para pegawai maupun kepada mitra kerja dan stake holder lainnya. BATAN melalui Center for Security Culture and assessment (CSCA) yang diresmikan oleh Kepala BATAN pada tanggal 29 September 2014 bekerja sama dengan IAEA dan Center for International Trade and Security – University of Georgia (CITS-UGA) Amerika Serikat akan terus melakukan upaya promosi budaya keamanan dan penilaian mandiri.

Pada tanggal 30 Juli 2015, CSCA/BATAN yang diwakili oleh Dr. Anhar R. Antariksawan, Deputi Bidang PTN selaku Advisory CSCA yang didampingi oleh Heru Umbara, Ka. PPIKSN dan Yaziz Hasan selaku anggota Steering Committee CSCA serta Khairul selaku Senior Nuclear Security Officer / Manager of CSCA, telah mengadakan pertemuan dengan Dosen dan Dekan serta Marsekal Muda TNI Suparman Djapri selaku Wakil Rektor 3, Universitas Pertahanan (UNHAN / (Indonesiaan Defense University) bertempat di kampus UNHAN di daerah Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tujuan pertemuan adalah dalam rangka meningkatkan koordinasi antara lembaga litbang BATAN dengan Perguruan Tinggi khususnya dalam mempromosikan nuclear security, physical protection , nuclear security culture and its assessment.

Dalam pertemuan juga disampaikan oleh Dr. Anhar, bahwa Indonesia aktif pada pertemuan KTT Keamanan Nuklir sejak tahun 2010 (Amerika Serikat), 2012 (Korea Selatan), dan 2014 (Belanda) dan juga terlibat pada kegiatan workshop nuclear security and nuclear security culture baik sebagai peserta maupun nara sumber. Dan IAEA terus mendukung CSCA/BATAN dalam mempromosikan budaya keamanan dan penilaian mandiri menggunakan metodologi IAEA yang akan dipublikasi pada akhir 2015.

BATAN menawarkan kepada UNHAN untuk menggunakan fasilitas laboratoriumnya untuk kegiatan praktek para mahasiswa yang akan melakukan tugas akhir S2. UNHAN juga menawarkan kepada para pegawai BATAN yang ingin meningkatkan pendidikannya di tingkat Master di Program Studi yang ada tersedia di UNHAN. Dekan dan Wakil Rektor 3 UNHAN sangat tertarik dengan pengalaman pakar BATAN khususnya dalam kegiatan nuclear security dan nuclear security culture. Untuk itu UNHAN berkeinginan mengundang pakar BATAN untuk menjadi Pengajar Tamu pada musim perkuliahan mendatang. (kh/hu/CSCA).