Slide Hut RI 76
Slide item 10
Slide item 11
Slide item 12
Slide item 13
Slide item 14
Slide item 15
Slide item 16
Slide item 17
Slide item 18
Slide item 19
Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide WBS
Slide PLRA1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide iPLRA3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Info PKL

Serpong – Humas BRIN. Untuk memperluas pemanfaatan fasilitas riset dan meningkatkan kolaborasi riset antara Badan Riset dan Inovasi nasional (BRIN) dengan perguruan tinggi, Pusat Riset Teknologi Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif (PRTDBBNLR) – Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) BRIN menerima kunjungan dari Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar di Kawasan Nuklir Serpong, Selasa (14/6). Pertemuan tersebut membahas potensi kerjasama riset dan ilmu pengetahuan, khususnya terkait pengelolaan limbah radioaktif.

Kepala Laboratorium Geoteknik Lingkungan - UNHAS, Tri Harianto mengungkapkan tujuan kunjungannya adalah agar UNHAS dapat menjalin kerja sama riset dan ilmu pengetahuan dengan BRIN dalam payung perjanjian kerja sama.

“UNHAS telah menyusun draft kerja sama yang meliputi empat poin, yaitu fasilitasi peralatan pengujian oleh BRIN, penyiapan material pengujian oleh UNHAS, kerja sama publikasi oleh kedua belah pihak, dan kerja sama akademik dalam bentuk kuliah tamu, kunjungan laboratorium, dan lain-lain,” ungkap Tri.

Serpong – Humas BRIN. Pengelolaan limbah radioaktif, limbah bahan nuklir, dan limbah B3 adalah salah satu kegiatan yang dilakukan di Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Diperlukan koordinasi rutin setiap tahun untuk perencanaan, persiapan, dan pertanggungjawaban pengelolaan limbah yang dilakukan. Untuk itu DPFK mengadakan rapat koordinasi pengelolaan limbah radioaktif, limbah bahan nuklir, dan limbah B3 Tahun 2022 yang diadakan secara hybrid pada Rabu (25/05).

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PFK, Muhammad Subekti menyampaikan bahwa DPFK telah menerima laporan progress data limbah yang berasal dari Kawasan Nuklir Bandung, Kawasan Nuklir Yogyakarta, Kawasan Nuklir Pasar Jumat dan Kawasan Nuklir Serpong.

“Terima kasih atas bantuan kiriman data dari Kawasan Nuklir Yogya, Bandung, Pasar Jumat, dan juga Serpong yang sudah masuk ke DPFK. Mungkin masih terdapat beberapa data terkait limbah yang belum tersedia. Kita akan fokuskan dan selesaikan dulu dengan data yang sudah ada, sehingga bisa menjadi dasar untuk pengelolaan limbah kedepannya,” kata Subekti.

Serpong – Humas BRIN. Sejumlah 9 orang mahasiswa Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan study visit ke fasilitas pengolahan limbah radioaktif milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (13/4). Pimpinan rombongan, Kusnanto yang merupakan dosen Program Studi Teknik Nuklir UGM, menyampaikan bahwa dengan kunjungan ini diharapkan mahasiswa akan memperoleh wawasan dan ide-ide baru terkait pengelolaan limbah radioaktif.

“Mahasiswa kami saat ini sedang menyusun tugas akhir yang diantaranya mengambil tema terkait masalah limbah radioaktif, bahkan ada juga yang terkait dengan desain kontainernya. Hal ini tentunya membutuhkan pengetahuan tentang mekanisme penggunaan container limbah radioaktif, dari sejak pengolahan limbahnya, tranportasinya dan peyimpanannya. Tentunya juga termasuk pengembangannya,” ungkap Kusnanto.

“Hal seperti ini tidak diperoleh di kampus, dari segi technical-nya, mekanismenya. Padahal seorang insinyur itu harus memiliki pemikiran yang adaptif. Jika mekanismenya saja tidak tahu, bisa jadi nanti desainnya menjadi tidak tepat.  Untuk itulah kami perlu belajar dengan mengunjungi sacara langsung fasilitas di sini,” tambahnya.

Serpong - Humas BRIN, Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerima kunjungan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang dipimpin oleh Dosen ITK, Swastya Rahastama pada Senin (14/02) di Ruang Neutron, Gedung 53 Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan. Kunjungan ITK ini bermaksud untuk membahas kerja sama pemanfaatan sumber bekas Zat Radioaktif Terbungkus Tidak Digunakan (ZRTTD) yang dimiliki DPFK.

Disampaikan oleh Swastya salah satu bentuk kerja sama ini adalah penelitian dengan memanfaatkan limbah radioaktif Stronsium-90 (Sr-90) dalam sumber bekas ZRTTD untuk dibuat menjadi energi listrik dalam bentuk baterai betavoltaik.

“Sr-90 dipilih karena memiliki waktu paruh yang cukup lama yaitu sekitar 28,8 tahun dan dapat menghasilkan energi yang cukup besar”, katanya.

(Tangerang Selatan, 6/11/2021) Fasilitas pengelolaan limbah radioaktif yang dimiliki oleh PTLR bisa tidak lepas dari potensi bahaya korosi. Selain karena sifat limbah yang diolah, hal itu dikuatkan dengan kondisi lingkungan proses pengolahan yang mendukung. Hal itu diungkapkan oleh Aisyah, salah seorang pejabat fungsional Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset dan Teknologi Limbah Radioaktif (PRTLR) dalam acara Manajemen Pengetahuan Nuklir (MPN) yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 5 Nopember 2021.







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.