Extended submitting Leaflet AIBPA 14 November 2014, klik di sini!   |   pemgumunan seleksi administratif cpns sudah dapat dilihat pada cpns.batan.go.id atau info lengkap klik di sini!   |   ATOM INDONESIA invites worldwide scientists to send their papers to the 6th annual competition, entitled ATOM INDONESIA BEST PAPER AWARD 2014 (AIBPA 2014), more click here!   |   Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang Tahun 2014, Jakarta 12 November 2014, info lengkap klik di sini Template download!   |   Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Fungsional Pengembangan Teknologi Nuklir IX, Jakarta 5 November 2014, info lengkap klik di sini!
INFO BATAN
Menjadikan Sorghum Tanaman Pangan Potensial di Indonesia

(Bogor 25/9/12) Bertempat di Ruang Bundar SEAMEO BIOTROP berlangsung Workshop on The Current Status And Challenges In Sorghum Development In Indonesia dibuka Menristek Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta Selasa, 25 September 2012. Workshop membahas potensi tanaman sorghum dan penggunaanya untuk pangan, energi, ternak dan kemungkinan untuk bahan kertas dan pulp serta mie sorghum kering.

Upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka kemandirian pangan masih menghadapi kendala, antara lain pemenuhan kebutuhan pangan seiring dengan pertumbuhan penduduk, lahan subur di Jawa sudah beralih fungsi, dan kendala iklim.

Untuk itu Ristek dan LPNK Ristek seperti BATAN, LIPI, BPPT, BIG, BSN, BAPETEN, LAPAN, melakukan sejumlah langkah-langkah yaitu meningkatkan teknik: benih unggul, budidaya tanaman dilahan sub optimal misalnya sorghum. Pengembangan teknologi untuk pengelolaan kelautan, dan perikanan yang berkelanjutan,  serta pengembangan teknologi untuk penguatan industri perdesaan berbasis produk lokal, demikian sambutan Menristek.

Kepala BATAN Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto menyatakan bahwa workshop ini, merupakan kelanjutan dari kerja sama BATAN dan Seameo Biotrop, beberapa waktu yang lalu. BATAN menyambut baik berbagai pihak untuk melakukan pengembangan potensi sorghum, untuk berbagai bahan pangan dan lainya yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.

Sementara itu Direktur Seameo Biotrop Sr. Bambang Purwantoro menyatakan bahwa sejak bekerjasama dengan BATAN, yang dimotori oleh Dr Supriyanto dan Prof. Soeranto Human, maka instansinya sangat mendukung pengembangan potensi sorghum, bahkan telah melakukan pelatihan dua kali.

"Beberapa daerah seperti NTB, kita kembangkan potensi sorghum dan beberapa saat lagi kita saksikan MoU Seameo Biotrop dengan PT Samirana, untuk mengembangkan di berbagai daerah", kata Bambang. Workshop berlangsung dua hari, membahas pemanfatan sorghum dan pengembangannya di berbagai daerah, untuk menopang ketahanan pangan. Selain itu hasil-hasil pengembangan budi daya sorghum dipamerkan di dalam workshop (hm)

bkhh  : 25-09-2012 15:43:20