Pertemuan Ilmiah Tahunan Radioisotop, Radiofarmaka, Siklotron dan Kedokteran Nuklir 2014, Semarang, 10 - 11 Oktober 2014, info lengkap klik di sini!   |   International Scientific Week on Science and Technology on Advanced Materials 2014 : 12 - 17 October 2014, info lengkap klik di sini!   |   Seminar Nasional Teknologi dan Aplikasi Akselerator 2014, PSTA - BATAN Yogyakarta, 14 Oktober 2014, info lengkap klik di sini download Template penulisan makalah Seminar Nasional Teknologi dan Aplikasi Akselerator 2014.   |   Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang Tahun 2014, Jakarta 12 November 2014, info lengkap klik di sini Template download!   |   Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Fungsional Pengembangan Teknologi Nuklir IX, Jakarta 5 November 2014, info lengkap klik di sini!
INFO BATAN
Launching Renograf RSKB An Nur Yogyakarta

Jogja. Infonuklir. (20/04/2012). Bertepatan dengan ulang tahun ke 4 Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) An Nur Yogyakarta, Jumat malam mengadakan perayaan dibarengi dengan penandatanganan prasasti peresmian Ruang Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap, dan Ruang Renograf Uji Fungsi Ginjal. Selain penandatanganan prasasti juga dilakukan penandatanganan naskah kerjasama operasional antara RSKB An Nur dengan PT Kimia Farma dalam bidang pemanfaatan alat kesehatan Renograf. PT Kimia Farma ditandatangani oleh Drs. Djoko Rusdiyanto, sedangkan dari pihak RS An Nur oleh Dr. Bambang Djarwoto, Sp.PD., KGH sebagai ketua Yayasan Rumah Sakit tersebut.

Plh. Deputi Pendayagunaan Hasil Litbang dan Pemasyarakatan Iptek Nuklir, Ir. Ferly Hermana, MM dalam sambutannya pada acara tersebut mengucapkan selamat atas ulang tahun ke 4 dan sertifikat akreditasi 5 pelayanan RSKB An Nur. Ferly menngatakan bahwa dibalik sifat angkernya, sesungguhnya nuklir memiliki banyak sekali manfaat. “Salah satunya adalah yang terjadi malam ini di RS An Nur yaitu pemanfaatan nuklir dalam bidang kesehatan untuk pemeriksaan uji fungsi ginjal dengan renograf”, demikian kata Ferly.

Selanjutnya dikatakan Ferly bahwa terpasangnya renograf di rumah sakit ini adalah berkat kerja sama antara BATAN dengan Kimia Farma. Kerja sama tersebut meliputi pemasaran radioisotope dan pemasaran alat kesehatan renograf. Setelah kerja sama ini selanjutnya Ferly berharap perlu adanya gathering semacam forum grup diskusi secara berkala untuk mendapatkan feedback dari pengguna. Sehingga nantinya ada improvement pada alat kesehatan yang dikembangkan pihak BATAN tersebut.

Kepala Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Dr. Chairul Radjab Nasution, Sp.PD., KGEH., Finasim., M.Kes., pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa saat ini ada 1976 rumah sakit yang teregistrasi di Kementerian Kesehatan. Oleh karena itu dihimbau kepada Kepala Dinas Kesehatan setempat agar sedikit mengeluarkan taringnya untuk memeriksa rumahsakit-rumahsakit yang belum teregistrasi secara resmi. Dikatakan Chairul bahwa seluruh rumah sakit di pulau Jawa masih kekurangan tempat tidur, kecuali DI Yogyakarta, bahkan Jakarta pun masih kekurangan. Hal ini didasarkan pada hitungan kasar 1 tempat tidur untuk 1000 pasien pada suatu daerah.

Chairul juga berpesan kepada pihak RS An Nur agar memperhatikan rakyat karena rumah sakit yang bersifat pro rakyat akan mendapatkan kemudahan apapun dari pihak Kementerian Kesehatan. “Yang penting bukan kemewahan rumah sakitnya, tetapi bagaimana keramahan orang-orang didalamnya”, demikian tegas Chairul.

Sampai saat ini Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) An Nur Yogyakarta memiliki fasilitas antara lain IGD (Instalasi Gawat Darurat), rawat inap, apotek 24 jam, ambulan, dan rawat jalan. Fasilitas pada rawat jalan meliputi poli urologi, poli bedah dan UGD. Rumah sakit ini mengemban visi menjadi rumah sakit bedah dengan unggulan urologi berstandar internasional pada tahun 2020. Salah satu misinya adalah memberikan pelayanan mutu tinggi dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (biw)

pdin  : 21-04-2012 12:34:04