Seminar Nasional Teknologi dan Aplikasi Reaktor Nuklir, Serpong 24 September 2014, info lengkap klik di sini!   |   Seminar Nasional & Workshop Teknologi Pengelolaan Limbah XII, Serpong, 30 September - 01 Oktober 2014, info lengkap klik di sini!   |   Pertemuan Ilmiah Tahunan Radioisotop, Radiofarmaka, Siklotron dan Kedokteran Nuklir 2014, Semarang, 10 - 11 Oktober 2014, info lengkap klik di sini!   |   International Scientific Week on Science and Technology on Advanced Materials 2014 : 12 - 17 October 2014, info lengkap klik di sini!   |   Seminar Nasional Teknologi dan Aplikasi Akselerator 2014, PSTA - BATAN Yogyakarta, 14 Oktober 2014, info lengkap klik di sini download Template penulisan makalah Seminar Nasional Teknologi dan Aplikasi Akselerator 2014.   |   Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang Tahun 2014, Jakarta 12 November 2014, info lengkap klik di sini Template download!   |   Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Fungsional Pengembangan Teknologi Nuklir IX, Jakarta 5 November 2014, info lengkap klik di sini!
INFO BATAN
Wawasan Iptek Nuklir Bagi Organisasi Kepemudaan

Jakarta (15/12/10).”Organisasi Kepemudaan perlu diberikan wawasan yang cukup tentang Iptek Nuklir, karena saya kira ini merupakan suatu tema baru dan menarik”, demikian yang disampaikan Dr. Alfitra Salamm, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga dalam sambutannya pada Seminar Sehari ”Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir di Indonesia bagi Organisasi Kepemudaan” (Selasa, 14/12/10).

"Saya kira perlu kerjasama lebih lanjut antara BATAN dan Kemenpora dalam melakukan sosialisasi iptek nuklir di Indonesia" jelas Alfitra. Beliau juga menghimbau kepada peserta seminar yang dihadiri oleh 34 organisasi kepemudaan tersebut, bahwa kita harus membuat suatu pemahaman, melalui pertanyaan: seberapa jauh iptek nuklir bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Sebagai contoh, iptek nuklir sangat bermanfaat dalam bidang pertanian, peternakan, lingkungan, kesehatan, dsb. Seberapa jauh iptek nuklir di berbagai bidang ini bisa dirasakan bermanfaat bagi masyarakat. ”Oleh karena itu sosialisasi perlu terus dilakukan dengan dilandasi kejujuran, agar dapat diketahui permasalahan yang terjadi, kendala-kendala yang dihadapi atas resistensi masyarakat yang menentang nuklir” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BATAN, Hudi Hastowo, sangat menekankan bahwa Pemuda adalah masa depan bangsa. Dipundak pemudalah, NKRI akan seperti apa 20 atau 30 tahun yang akan datang. Beliau mengaitkan salah satu Pemanfaatan Iptek Nuklir, yaitu untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. ”Sekarang ini hidup sudah terlanjur pakai listrik. Salah satu indikator kemakmuran suatu bangsa dapat dilihat dari jumlah pemakaian energi yg digunakan. Pertanyaannya, bagaimana kita memenuhi energi itu. Kita punya sumber energi, tetapi tidak banyak. Energi akan dibutuhkan terus, dan konsumsinya pun terus bertambah” ujarnya. Nuklir sebagai salah satu energi baru dan terbarukan yang tidak hanya bersih dari sisi pengelolaan limbah, juga murah dari sisi ekonomi. 

Acara inti memaparkan pemanfaatan tenaga nuklir bidang energi dan non energi. Deputi Bidang  Pengembangan Teknologi dan Energi Nuklir, Ir.Adiwardojo, sebagai pembicara pemanfaatan tenaga nuklir bidang energi menjelaskan. Permasalahan energi nasional jangka menengah dan panjang adalah menyangkut hal yang berkait dengan keamanan pasokan energi  (security of energy supply ) yang berkelanjutan sehingga dapat mendukung pembangunan dan kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia. “Maka, peran tenaga nuklir dalam pembangkitan listrik sebagai salah satu alternatif energi terbarukan terbagi menjadi 3: diversifikasi, yaitu pasokan energi dalam bentuk listrik sebagai pemikul beban dasar (base load) yang handal, konservasi, yaitu penghematan penggunaan sumber daya energi nasional, dan pelestarian lingkungan: mengurangi polusi udara dan mitigasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara signifikan” jelasnya.

Sedangkan Dr. Taswanda Taryo, Deputi Bidang Pendayagunaan Hasil Penelitian dan Pengembangan dan Pemasyarakatan Iptek Nuklir, menjelaskan iptek nuklir non energi, antara lain Teknologi Mutasi Radiasi untuk pengembangan Varietas Unggul (beras Pandan Puteri,kedelai Mutiara, kacang hijau, kapas, dan shorgum), Peran Iradiasi dalam Pengawetan Bahan Pangan, Pemanfaatan Bidang Peternakan (nutrisi ternak, reproduksi ternak, vaksin)  dan kesehatan (radioisotop dan bank jaringan, aplikasi diagnosis Renograf) (tnt).


Foto lainnya:




bkhh  : 15-12-2010 09:44:58