Diberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa, Bahwa Seluruh Pengadaan Barang/Jasa dilingkungan BATAN yang dilakukan secara e-proc, dilaksanakan melalui lpse.lipi.go.id atau lpse.kemdiknas.go.id!   |    Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Penelitian Dasar dan Ilmu Pengetahuan Teknologi Nuklir, PSTA - BATAN Yogyakarta, 10 - 11 Juni 2014, info lengkap klik di sini Template download!   |   Seminar Nasional Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan IX gedung Pertemuan PAIR, Jakarta, 19 Juni 2014, info lengkap klik di sini Template download!   |   Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir, Pontianak, 19 Juni 2014, info lengkap klik di sini Template download!
PROFIL BATAN
Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi

Sesuai dengan UU No. 10/1997 tentang Ketenaganukliran dan Keppres RI No. 64/2005, BATAN ditetapkan sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen, berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden. BATAN dipimpin oleh seorang Kepala dan dikoordinasikan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Tugas pokok BATAN adalah melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir sesuai ketentuan Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan tugas, BATAN menyelenggarakan fungsi:

  1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir.
  2. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BATAN.
  3. Fasilitasi dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir,
  4. Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hukum, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.


Visi

Energi Nuklir sebagai pemercepat kesejahteraan bangsa.


Misi

  1. Melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi dalam mendukung program pembangunan nasional
  2. Melaksanakan manajemen kelembagaan untuk mendukung kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi


Tujuan

Tujuan pembangunan iptek nuklir adalah memberikan dukungan nyata dalam pembangunan nasional dengan peran :

  1. Meningkatkan hasil litbang energi nuklir, isotop dan radiasi, dan pemanfaatan/pendayagunaanya oleh masyarakat dalam mendukung program pembangunan nasional
  2. Meningkatkan kinerja manajemen kelembagaan dan penguatan sistem inovasi dalam rangka mendukung penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi


Sasaran

Sasaran pembangunan iptek nuklir yang ingin dicapai adalah :

  1. Peningkatan hasil litbang enisora berupa bibit unggul tanaman pangan, tersedianya insfrastruktur dasar pembangunan PLTN, pemahaman masyarakat terhadap teknologi nuklir, pemanfaatan aplikasi teknologi isotop dan radiasi untuk kesehatan; dan
  2. Peningkatan kinerja manajemen kelembagaan dan penguatan sistem inovasi meliputi kelembagaan iptek, sumber daya iptek dan penguatan jejaring iptek dalam rangka mendukung pemanfaatan hasil penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir, isotop dan radiasi di masyarakat


Prinsip :

Segenap kegiatan iptek nuklir dilaksanakan secara profesional untuk tujuan damai dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan, serta kelestarian lingkungan hidup.


Nilai-nilai :

Segenap kegiatan nuklir dilandasi nilai-nilai :

  • Visionary, Innovative, Excellent dan Accountable
  • Kejujuran, Kedisiplinan, Keterbukaan, Tanggungjawab, Kreatif dan Kesetiakawanan

Serta Berpedoman pada 5 (lima) pedoman BATAN yaitu :

  • Berjiwa pionir
  • Bertradisi ilmiah
  • Berorientasi industri
  • Mengutamakan keselamatan
  • Komunikatif


Dari kiri: Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan (Deputi BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir), Dr. Taswanda Taryo, M.Sc. Eng (Deputi BATAN Bidang Teknologi Energi Nuklir), Tengah: Prof. Dr. Ir. Djarot Sulistio Wisnubroto (Kepala BATAN), Dr. Ferhat Aziz, M.Sc (Deputi BATAN Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir) dan Ir. Falconi Margono, MM (Sekretaris Utama)