Kamis, 02 Februari 2012 - 15:09:33 WIBWAWANCARA KHAIRUL (UNIT PENGAMANAN NUKLIR) DI NUCLEAR THREAT INITIATIVE (NTI)Diposting oleh : massum
Kategori: Publik
- Dibaca: 263 kali
Pusat Kemitraan Teknologi Nuklir (PKTN) mengirimkan peserta dalam memenuhi undangan Nuclear Threat Initiative (NTI) dalam penyelenggaraan The Second International Expert Panel on Nuclear Materials Security pada tanggal 25 Juli 2012 di Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam undangan ini PKTN menugaskan Sdr. Khairul, S.Kom. staf Unit Pengamanan Nuklir (UPN) mengikuti pembahasan mengenai Benchmarking Materials Nuclear Security, mengingat keterlibatan ybs pada kegiatan internasional yang diselenggarakan IAEA dan organisasi internasional lainnya (SANDIA, US-DOE, ANSTO, dll) yang terkait dalam nuclear security workshop, expert mission IAEA tentang proteksi fisik dan juga keterlibatan dalam training course di tingkat nasional, regional, dan internasional.
Panel ini melibatkan peserta dari 11 negara serta pejabat IAEA mantan dan perwakilan dari Institut Dunia untuk Keamanan Nuklir, Negara – Negara tersebut diantaranya : Amerika Serikat, Inggris, Afrika Selatan, Rusia, Kazakhstan, Brazil, China, India, Indonesia, dan Australia. Menurutnya, International Expert Panel ini berasal dari negara-negara pemilik senjata nuklir (Nuclear Weapon States), pemilik pembangkit listrik tenaga nuklir dan non PLTN, pemilik Reaktor Riset serta dari perwakilan Negara berkembang.
Dalam kesempatan tersebut Khairul (staf UPN) diminta untuk menyampaikan komentar mengenai NTI setelah beberapa peserta diantaranya : Dr. Annita Nilsson (mantan Director Nuclear Security IAEA), Deepti Choubey (Senior Director, Nuclear and Bio-Security, NTI), John Carlson (Mantan Director General, Australian Safeguards and Non-Proliferation Office), Page Stoutland (Wakil Presiden, Nuclear Material Security Program, NTI), dan lainnya. Wawancara tersebut dapat dilihat di www.nti.org atau http://www.youtube.com/watch?v=UnwSHIzGe8A&feature=related (massum.red)
