PADI RENDAH ASAM FITAT (PHYTIC ACID)
         
 

Asam fitat (phytic acid) merupakan senyawa kimia yang bersifat antinutrisi bagi tubuh manusia. Apabila asam fitat yang terkadung dalam makanan (beras) jumlahnya cukup tinggi, maka akan menyebabkan makanan tersebut akan sulit untuk dapat diserap dan dicerna oleh tubuh. Secara genetik, kandungan asam fitat dalam tanaman padi dikontrol oleh gen yang kemungkinan fungsi dan ekspresinya dapat dimodifikasi melalui rekayasa genetika seperti menggunakan teknik mutasi. Penelitian pemuliaan padi dengan teknik mutasi untuk mendapatkan padi rendah asam fitat telah dilakukan di PATIR-BATAN.

Regam genetik tanaman padi ditingkatkan melalui perlakuan irradiasi sinar gamma dengan dosis tertentu. Seleksi tanaman padi rendah asam fitat mulai dilakukan pada populasi tanaman segregasi generasi M2. Metoda pewarnaan (staining method) seperti gambar di bawah ini digunakan dalam proses seleksi. Tanaman yang terseleksi memiliki kandungan asam fitat rendah, kenudian diperbanyak benihnya untuk selanjutnya dimurnikan menjadi galur tanaman padi rendah asam fitat. Sejauh ini, PATIR-BATAN telah mendapatkan beberapa galur tanaman padi yang rendah asam fitat yang kini masih terus diteliti untuk penyempurnaan hasilnya. Diharapkan nantinya tanaman padi rendah asam fitat yang dihasilkan akan cocok dimanfaatkan untuk makanan bayi, orang sakit dan lanjut usia.

 
Metoda pewarnaan untuk seleksi padi
rendah asam fitat (phytic acid).
 
Galur mutan padi terseleksi rendah
asam fitat (phytic acid)

Contact: arwin_dj@yahoo.com

 

 
menu utama | denah lokasi | e-mail BATAN