Redaksi
Seulas Kata

 

Seulas Kata

Pembaca yang budiman

Alhamdulillah Majalah Media Kita sudah bisa mengunjungi pembaca lagi di tahun 2006 ini. Kami berharap kita semua selalu dalam keadaan sehat, selamat, sejahtera, banyak rejeki dan selalu di dalam lindungan, dan ridho Allah Swt

selengkapnya >>

Editorial
Semakin Jauh Ketinggalan

Semakin jauh saja ketinggalan

K alau PLTN Jepara jadi dibangun, diharapkan pada tahun 2016 yang akan datang, Indonesia sudah memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama.

 

selengkapnya >>

Aktualita
Rencana Pembangunan PLTN Tahun 2010

Rencana Pembangunan PLTN 2010

J ika tidak ada aral melintang, rencana pembangunan PLTN Jepara yang diperkirakan sudah bisa memproduksi listrik sekitar tahun 2016 mendatang, pembangunan fisiknya paling tidak harus sudah dimulai pada tahun 2010. Untuk memulai pembangunan inilah diperlukan sejumlah persyaratan yang tidak ringan(PLTN) pertama.

 

selengkapnya >>
Gebrakan Nuklir Iran

GEBRAKAN NUKLIR IRAN HEBOHKAN DUNIA BARAT

Dalam tiga tahun terakhir, heboh nuklir Iran hampir selalu menjadi berita media massa dunia. Pemicunya adalah kecurigaan dunia Barat - AS dan sekutu Eropanya - pada program nuklir Iran . AS dan sekutu dekatnya - Jerman, Inggris dan Perancis - menilai Iran secara diam-diam telah membangun kekuatan nuklirnya untuk tujuan militer dengan melakukan proses pengayaan uranium tingkat tinggi. Namun , Iran menyangkal tuduhan itu tidak berdasar dan mengatakan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yaitu untuk pembangkitan listrik, guna memenuhi kebutuhan energinya yang makin meningkat.

selengkapnya >>

Iptekda
Iptekda di Ciparay

GEBRAKAN NUKLIR IRAN HEBOHKAN DUNIA BARAT

Dalam tiga tahun terakhir, heboh nuklir Iran hampir selalu menjadi berita media massa dunia. Pemicunya adalah kecurigaan dunia Barat - AS dan sekutu Eropanya - pada program nuklir Iran . AS dan sekutu dekatnya - Jerman, Inggris dan Perancis - menilai Iran secara diam-diam telah membangun kekuatan nuklirnya untuk tujuan militer dengan melakukan proses pengayaan uranium tingkat tinggi. Namun , Iran menyangkal tuduhan itu tidak berdasar dan mengatakan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yaitu untuk pembangkitan listrik, guna memenuhi kebutuhan energinya yang makin meningkat.

selengkapnya >>

Faktualita
Energi dan Kelestarian Lingkungan Hidup

Energi dan Kelestarian Lingkungan Hidup

T idak bisa disanggah lagi kalau di era kini, segala aktivitas yang dilakukan masyarakat modern sangat ketergantungan kepada ketersediaan energi. Hampir di semua sector kegiatan, energi menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu, kemajuan suatu negara akan sangat terkait dengan kecukupan ketersediaan energi di negara tersebut. Sebut saja negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, dan negara-negara Eropa lainnya, bahkan Korea . Ketersediaan energi di negara-negara tersebut sangat memadai untuk melakukan kegiatan di berbagai bidang yang bisa diandalkan untuk pembangunan bangsa dan negaranya. Namun dalam pengadaan energi tentu saja harus memperhatikan factor kelestarian lingkungan hidup. Karena lingkungan tempat mahluk hidup ini bernaung tidak kalah pentingnya dari kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Merusak lingkungan hidup, sama saja dengan mencelakakan diri sendiri. Lingkungan hidup suatu negara akan sangat berkaitan dengan negara lain, karena kita tinggal di bumi yang sama. Sebab itu pula setiap negara sangat berkewajiban untuk sungguh-sungguh memperhatikan dan mencegah hal-hal yang bisa menjadi penyebab kerusakan lingkungan hidup.

selengkapnya >>
Teknologi Nuklir Untuk Pembangkit Listrik

Teknologi Nuklir Untuk Pembangkit Listrik

 

D i era kemajuan teknologi yang semakin berkembang, para ahli telah mampu memanfaatkan teknologi nuklir untuk bahan bakar. Jenis energi terbarukan yang satu ini sangat efektif dan produktif, juga dikenal sebagai energi yang ramah lingkungan, bila dimanfaatkan untuk bahan bakar pembangkit listrik. Teknologi nuklir yang popular lewat penggunaannya bagi persenjataan militer ini, ternyata mempunya manfaat yang begitu besar bagi kesejahteraan umat manusia terutama dalam penyediaan kebutuhan energi listrik. Kalau penggunaan bahan bakar fosil untuk keperluan pembangkit listrik, selain bisa menimbulkan polusi lingkungan, juga sangat boros. Tetapi penggunaan bahan bakar nuklir sangat irit, dan tidak membuat polusi lingkungan. Konon setengah kilogram uranium yang sudah dimurnikan bisa menghasilkan energi yang setara dengan belasan juta liter solar. Hal ini sangat berpengaruh terhadap harga jual listrik kepada konsumen. Di samping itu pun persediaan bahan bakar ini cukup tersedia dalam jangka waktu yang panjang.

selengkapnya >>

Advertorial
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

P rinsip kerja PLTN, pada dasarnya sama dengan pembangkit listrik konvensional, yaitu ; air diuapkan di dalam suatu ketel melalui pembakaran. Uap yang dihasilkan dialirkan ke turbin yang akan bergerak apabila ada tekanan uap. Perputaran turbin digunakan untuk menggerakkan generator, sehingga menghasilkan tenaga listrik. Perbedaannya pada pembangkit listrik konvensional bahan bakar untuk menghasilkan panas menggunakan bahan bakar fosil seperti ; batubara, minyak dan gas. Dampak dari pembakaran bahan bakar fosil ini, akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (Nox), serta debu yang mengandung logam berat. Sisa pembakaran tersebut akan ter-emisikan ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan hidup, yang bisa menimbulkan hujan asam dan peningkatan suhu global. Sedangkan pada PLTN panas yang digunakan untuk menghasilkan uap yang sama, dihasilkan dari reaksi pembelahan inti bahan fisil (uranium) dalam reactor nuklir. Sebagai pemindah panas biasa digunakan air yang disir

selengkapnya >>
Potong Padi Diah Suci

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

P rinsip kerja PLTN, pada dasarnya sama dengan pembangkit listrik konvensional, yaitu ; air diuapkan di dalam suatu ketel melalui pembakaran. Uap yang dihasilkan dialirkan ke turbin yang akan bergerak apabila ada tekanan uap. Perputaran turbin digunakan untuk menggerakkan generator, sehingga menghasilkan tenaga listrik. Perbedaannya pada pembangkit listrik konvensional bahan bakar untuk menghasilkan panas menggunakan bahan bakar fosil seperti ; batubara, minyak dan gas. Dampak dari pembakaran bahan bakar fosil ini, akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (Nox), serta debu yang mengandung logam berat. Sisa pembakaran tersebut akan ter-emisikan ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan hidup, yang bisa menimbulkan hujan asam dan peningkatan suhu global. Sedangkan pada PLTN panas yang digunakan untuk menghasilkan uap yang sama, dihasilkan dari reaksi pembelahan inti bahan fisil (uranium) dalam reactor nuklir. Sebagai pemindah panas biasa digunakan air yang disir

selengkapnya >>

Artikel Lepas
Prospek Metanol Untuk Bahan Bakar

PROSPEK METANOL UNTUK BAHAN BAKAR

KENDARAAN FUEL CELL

Metanol, umumnya, digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai macam produk petrokimia, sintesis kimia (misal: formaldehid, asam asetat, metil amina) dan bahan bakar mesin bakar internal pada kendaraan bermotor yang sudah dikenal sejak sekitar tahun 1960-an. Sekarang metanol akan mulai diterapkan sebagai bahan bakar kendaraan fuel cell . Secara ekonomi metanol mempunyai dampak yang cukup berarti terhadap perkembangan dunia karena dapat menyumbangkan pendapatan 12 milyar USD per tahun dan dapat menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja.

selengkapnya >>

Inovasi
Komunikasi dalam Organisasi

KOMUNIKASI dalam ORGANISASI

M

anusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat. Di dalam kelompok/organisasi itu selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok, yang terdiri dari pemimpin dan bawahan/karyawan. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik, untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Kerja sama tersebut terdiri dari berbagai maksud yang meliputi hubungan sosial/kebudayaan. Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing-masing individu, untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan.

selengkapnya >>

Peristiwa
Nuclear Application in Agriculture, Health Care Products and Cosmetics

Luncheon Talk on

Nuclear Application in Agriculture, Health Care Products and Cosmetics

Women in Nuclear (WIN) - Indonesia

 

L unchon Talk yang diadakan pada tanggal 12 September 2005 , yang kami hadiri ini merupakan undangan dari Himpunan Perempuan Profesional Nuklir Indonesia (HPPNI) atau lebih dikenal dengan nama Women in Nuklir-Indonesia yang merupakan bagian dari WIN Global yang berpusat di London. Dibentuk di Indonesia pada tahun 1996 atas prakasa Prof Dr. B.J Habibie. Ruang lingkup kegiatan yang dilakukan oleh WIN Indonesia adalah melakukan sosialisasi teknologi nuklir dalam bidang pertanian, kesehatan, lingkungan, industri dan energi. Khusus untuk acara yang di adakan di Kuta-Bali dalam bentuk Lunchon talk difokuskan pada aplikasi teknologi nuklir dalam menunjang ketahanan pangan dan kesehatan.

selengkapnya >>