Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Galeri Teknologi merupakan sistem informasi berbasis web yang terintegrasi di dalam website BATAN (www.batan.go.id) yang dibuat untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggan dan pengunjung untuk mengakses informasi mengenai teknologi yang sedang dikembangkan oleh Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR).

Berikut beberapa teknologi yang dikembangkan oleh PTRR :

Teknologi Aktivasi Neutron

Teknologi aktivasi netron adalah proses aktivasi suatu isotop melalui iradiasi netron dengan menggunakan reaktor nuklir. Proses aktivasi dapat digunakan untuk beberapa tujuan, diantaranya adalah produksi radioisotop dan analisis material. Analisis material menggunakan teknologi aktivasi neutron dinamakan analisis aktivasi netron (neutron activation analysis). PTRR-BATAN mengembangkan teknologi aktivasi netron untuk produksi radioisotop. Proses aktivasi netron untuk produksi radioisotop dapat dibagi menjadi beberapa tahapan. Tahapan tahapan tersebut meliputi proses pemilihan target, proses penyiapan target, proses iradiasi netron dan proses pasca iradiasi. ..... Informasi selengkapnya klik disini !

Teknologi Liofilisasi

Proses liofilisasi (lyophilization) dikenal pula dengan istilah freeze drying (pengeringan beku). Proses liofilisasi adalah proses pengeringan suatu zat dari kondisi beku. Zat pelarut diubah dikeluarkan dari kondisi beku melalui proses sumblimasi. Proses ini ditemukan pada tahun 1906 oleh Arsene d'Arsonval dan asistennya Frederic Bordas di laboratorium biofisika College de France di Paris. Pada tahun 1911, Downey Harris dan Shackle mengembangkan metode pengeringan beku untuk penyimpanan virus rabies hidup sehingga sangat bermanfaat pada pengembangan vaksin antirabies pertama. ..... Informasi selengkapnya klik disini !

Teknologi Radiotracer

Teknologi radiotracer adalah teknologi untuk merunut keberadaan atau sebaran suatu zat atau senyawa tertentu dengan memanfaatkan radiasi yang dipancarkan oleh radioisotop. Proses sebaran atau pergerakan suatu senyawa dapat terjadi sebagai akibat dari proses fisika, proses kimia atau proses biologi. Di PTRR BATAN, sampai saat ini radiotracer lebih banyak dikembangkan untuk pemanfaatan dalam proses biologi. Teknologi radiotracer dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: pemilihan senyawa bertanda, proses penandaan dan proses tracing atau uji biodistribusi untuk proses biologi di dalam tubuh hewan. ..... Informasi selengkapnya klik disini !

Teknologi Pembuatan Produk Steril

Teknologi pembuatan produk steril adalah teknologi proses untuk pembuatan produk yang bebas dari mikroorganisme termasuk bebas dari spora bakteri. Produk-produk yang digunakan dengan cara diinjeksikan langsung ke dalam tubuh, misalnya melalui aliran darah  harus dalam kondisi steril. Ada dua metode dalam pembuatan produk steril, yaitu melalui proses aseptis dan proses sterilisasi akhir. Proses aseptis adalah proses yang dilakukan di dalam lingkungan bebas mikroorganisme dengan katagori kelas A di dalam Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Sedang proses dengan sterilisasi akhir adalah proses dengan perlakuan sterilisasi pada bagian akhir produk setelah produk dimasukkan ke dalam kemasan primer. ..... Informasi selengkapnya klik disini !

Teknologi Pengujian Radioisotop dan Radiofarmaka

Setelah melalui proses pemisahan dan pemurnian, terhadap radioisotop yang dihasilkan dilakukan pemeriksaan kualitas melalui serangkaian pengujian meliputi konsentrasi radioaktivitas, radioaktivitas jenis, kemumian kimia, kemumian radiokimia, kemurnian radionuklida dan pH. ..... Informasi selengkapnya klik disini !



Visitor Counter