Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

(Tangerang Selatan, 7 Januari 2021) Awal tahun 2021 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menerima kedatangan 14 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil penerimaan CPNS tahun 2019. Pada Senin (4/1/2021) seluruh CPNS Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengikuti upacara penyambutan secara resmi oleh Kepala BATAN dan diteruskan dengan penyerahan SK CPNS secara simbolis kepada perwakilan CPNS.

Dalam rangka memberikan pengetahuan dan pemahaman CPNS mengenai visi, misi, tugas, fungsi dan peran organisasi, PTRR menyelenggarakan kegiatan pembekalan CPNS 2019. Mengingat kondisi pandemi seperti saat ini, maka pembekalan dilakukan secara daring dari lokasi masing-masing. Pada hari pertama, pegawai CPNS menerima materi dasar proteksi radiasi. Proteksi radiasi merupakan bekal utama bagi pegawai untuk dapat bekerja di instalasi nuklir. Pada hari kedua, pegawai CPNS menerima materi mengenai profil PTRR, proses bisnis, Renstra, profil bidang/bagian yang disampaikan oleh kepala PTRR, koordinator dan subkoordinator. Dengan diberikannya materi ini diharapkan pegawai CPNS memiliki pemahaman yang paripurna mengenai organisasi tempat dimana mereka bekerja, tidak hanya paham terkait dengan tugas dan internal bidangnya. tetapi juga keseluruhan proses kegiatan termasuk tugas, fungsi dan peran bidang/bagian lain. 

Pada hari ketiga, pegawai CPNS rencananya akan dikenalkan secara resmi kepada seluruh pegawai PTRR melalui daring. Hal tersebut mengingat, penerapan protokol kesehatan di lingkungan perkantoran. Agenda pembekalan CPNS berikutnya adalah kegiatan storytellling yaitu kegiatan berbagi pengetahuan, pengalaman dan motivasi yang akan disampaiakn oleh para pegawai PTRR dari tiga generasi, yaitu pegawai senior, pegawai muda dan pegawai CPNS 2 tahun sebelumnya.  

Dengan dilaksanakannya serangkaian kegiatan pembekalan CPNS 2019 diharapkan para pegawai CPNS 2019 nantinya dapat beradaptasi dengan mudah di lingkungan baru, dengan dasar pengetahuan yang cukup dan tidak perlu membutuhkan waktu yang lama untuk menunjukkan kinerjanya.-Mariska-

 

(Jakarta, 02/11/2020) Kemampuan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dalam memproduksi radioisotop sudah dimiliki sejak tahun 60an tepatnya beberapa tahun setelah reaktor pertama dibangun, bahkan Indonesia sempat mengekspor produk radioisotopnya ke Singapore. Hal ini dikatakan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan pada pembukaan webinar yang bertajuk Sinergi Penelitian, Hilirisasi, Regulasi Radiofarmaka dan Alat Kesehatan di Indonesia, Selasa (01/12).

Kondisi ini menurut Anhar semakin menguat ketika Indonesia membangun Kawasan Nuklir Serpong yang didalamnya terdapat reaktor riset berkapasitas 30MW. “Dua pilar utama yang mendasari pembangunan Kawasan Nuklir Serpong yaitu bidang energi dan radioisotop, dimana keduanya bertumpu pada reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy,” ujar Anhar.

Dalam perkembangannya, produksi radioisotop khususnya untuk radiofarmaka mengalami pasang surut sehingga pasokan dalam negeri didominasi oleh produk impor hingga lebih dari 90%. Untuk meningkatkan produksi radioisotop dan radiofarmaka maka, BATAN mencanangkan program pengembangan yang dituangkan ke dalam prioritas riset nasional pada kurun waktu 2020-2024.

Selama kurun waktu 5 tahun tersebut, paling tidak menurut Anhar, terdapat 5 prototipe radiofarmaka yang akan diselesaikan dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. “Namun demikian pengembangan radiofarmaka harus mengikuti berbagai macam persyaratan dan regulasi,” tambah Anhar.

Tangerang Selatan (1/12/2020) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) kembali menyelenggarakan Webinar Spesial HUT BATAN Ke-62 "Sinergi Penelitian, Hilirisasi, Regulasi Radiofarmaka dan Alat Kesehatan di Indonesia". Webinar diselenggarakan pada 1 desember 2020 pukul 08.30-12.00 WIB diikuti secara online oleh sekitar 417 peserta baik melalui aplikasi Zoom maupun Live Streaming Youtube.

Banyak narasumber dihadirkan dalam webinar kali ini, diantaranya Dr. apt. Lucia Rizka Andalusia, M.Pharm, MARS Direktur Registrasi Obat, BPOM, Dr. I Gede Made Wirabrata, S.Si., Apt., M.Kes., M.M. Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga, Kemenkes RI, Riswal Nafi Siregar, M. Si Perekayasa Ahli Madya Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir-BATAN, Prof. Dr. dr. A. Hussein S. Kartamihardja, SpKN-TM(K).,MH.Kes., FANMB. Guru Besar Kedokteran Nuklir Universitas Padjajaran, Drs. Imam Fathorrahman, MM Direktur Pengembangan Bisnis PT. Kimia Farma dan Ishak, M.Si. Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif, BAPETEN. Webinar dibuka oleh Kepala BATAN Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan. Sesi pertama diisi oleh Dr. apt. Lucia Rizka Andalusia, M.Pharm, MARS Direktur Registrasi Obat, BPOM yang menyampaikan materi "Regulasi Registrasi Nomor Izin Edar untuk Produk Radiofarmaka", dilanjutkan oleh Dr. I Gede Made Wirabrata, S.Si., Apt., M.Kes., M.M. yang menyampaikan materi "Regulasi untuk Menunjang Kedokteran Nuklir di Indonesia".

Dr. Rohadi Awaludin Kepala Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka menyampaikan materi Prospek hilirisasi produk PTRR, Riswal Nafi Siregar, M. Si  menyampaikan Perkembangan Alat Kesehatan dalam bidang Kedokteran Nuklir, Prof. Dr. dr. A. Hussein S. Kartamihardja, SpKN-TM(K).,MH.Kes., FANMB. menyampaikan materi Penelitian dan Pengembangan Radiofarmaka di Indonesia, Drs. Imam Fathorrahman, MM menyampaikan materi Potensi Pasar Produk Radiofarmaka di Indonesia, dan Ishak, M.Si. menyampaikan materi Regulasi Perizinan Zat Radioaktif dalam Hilirisasi Produk Litbang Radiofarmaka.

Pada webinar kali ini peserta yang hadir mengikuti secara online merupakan para pelaku litbang, para dokter dan masyarakat umum. Peserta sangat antusias mengikuti webinar ini karena bukan kebetulan para regulator dalam bidang kesehatan dan obat, pelaku litbang, pelaku industri dan pengguna berkumpul dalam webinar ini. Webinar Spesial HUT BATAN Ke-62 merupakan rangkaian terakhir dari Webinar Series Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka tahun 2020.-AriefIN-

(Jakarta, 27/11/2020) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menerima penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Rabu (25/11). Penghargaan ini diberikan atas inovasi yang diberi nama Samarium untuk terapi paliatif kanker (SUNTIK), yakni sebuah produk radioisotop dan radiofarmaka yang dapat digunakan sebagai pereda nyeri pada penderita kanker yang sudah metastasis ke tulang.

Produk ini dinilai sangat efektif sebagai pereda nyeri menggantikan cara konvensional yakni dengan morfin. Dengan menggunakan inovasi SUNTIK ini, yakni pasien diberikan samarium, dapat mengurangi rasa nyeri hingga 80% selama 40 hari dan tidak memberikan efek ketagihan seperti pada pemberian morfin.

Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo mengatakan, peningkatan kualitas layanan publik yang dapat memenuhi harapan masyarakat merupakan keberhasilan dari reformasi birokrasi. Oleh kerena itulah, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mendorong seluruh badan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publiknya kepada masyarakat.

“Dorongan ini bertujuan untuk menciptakan partisipasi publik dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menumbuhkan informasi berbagai sektor pemerintahan yang salah satu strateginya dengan memberikan penghargaan,” ujar Tahjo Kumolo.

Tangerang Selatan 12/11/2020 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mendapat kunjungan Tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB). Kunjungan Tim dari Kementerian PANRB dalam rangka penilaian kelayakan PTRR untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Sebagai informasi, pada tahun 2020 PTRR dan beberapa unit kerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) diusulkan untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB. Evaluasi lapangan oleh Tim dari Kementerian PANRB merupakan lanjutan dari evaluasi kecukupan dokumen yang dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2020 secara daring.

Pada kunjungan lapangan ini, Tim dari Kementerian PANRB yang terdiri dari 2 orang lebih banyak mengkonfirmasi bukti fisik dan fasilitas yang sudah disampaikan pada evaluasi administrasi sebelumnya. Tim melihat-lihat ruang layanan, ruang tunggu, ruang pengaduan, ruang laktasi, dan fasilitas laboratorium PTRR. Selain itu tim juga ingin konfirmasi terkait layanan di masa pandemi. 

Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id