Seleksi Jabatan Tinggi 2016

Seleksi Jabatan Tinggi 2016

Slide item 3

Reformasi Birokrasi BATAN 2016

Slide item 4

Reformasi Birokrasi BATAN 2016

Road Map Reformasi Birokrasi  BATAN 2016

Road Map Reformasi Birokrasi BATAN 2016

(Jakarta, 29/07/2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terus meningkatkan komitmennya dalam melaksanakan program Reformasi Birokrasi. Peningkatan komitmen ini diwujudkan dengan menindaklanjuti hasil evaluasi pelaksanaan RB tahun 2018 di Kantor Pusat BATAN, Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (29/07).

Inspektur BATAN, Kriswanto mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk melihat secara mendalam terkait hal-hal yang telah dilaksanakan pada kegiatan RB tahun 2018. “Kita harus menindaklanjuti hasil evaluasi pelakanaan RB 2018 dalam rangka meningkatkan hasil RB di tahun mendatang,” ujar Kriswanto pada sambutan pembukaannya.

Selain itu, ia menjelaskan kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengiventarisasi semua capaian dan kendala yang selama ini dirasakan pada pelaksanaan RB tahun 2018. Inventarisasi ini dilakukan mulai dari tingkat eselon I sampai pada eselon II.

(Jakarta, 25/07/2019) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Risa Antariksawan menegaskan bahwa program Reformasi Birokrasi (RB) mempunyai esensi perubahan mindset yang harus dilakukan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan pada kegiatan evaluasi pelaksanaan RB BATAN tahun 2018 di Kantor Pusat BATAN, Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/07).

"Esensi RB ini adalah perubahan mindset dan budaya kerja. Esensi ini dapat dicapai melalui perubahan cara berfikir dan budaya kerja. Harapan dari RB ini adalah menciptakan birokrasi pemerintah berkelas dunia," kata Anhar.

(Bogor, 02/04/2019) Pelaksanaan reformasi birokrasi (RB) yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 2010 hingga kini terus berlangsung dengan tujuan mewujudkan good governance. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai salah satu lembaga pemerintah juga terus berupaya melaksanakan dan meningkatkan perlaksanaan reformasi birokrasi dengan menyusun program kerja kegiatan RB tahun 2019 di Bogor, Selasa (02/04).

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Suryantoro mengatakan, saat ini pelaksanaan reformasi birokrasi di BATAN sudah mendapat penilaian yang tinggi. “RB BATAN sudah dinilai sebagai pelaksanaan RB yang levelnya elit. Hal ini dapat kita lihat dari ditetapkannya peraturan terkait penambahan tunjangan kinerja yang baru bagi pegawai BATAN,” papar Suryantoro.

Ditambahkan Suryantoro, pelaksanaan RB di BATAN bukan sebuah program kerja yang dapat dicapai dalam waktu singkat dan sekaligus, namun harus secara terus menerus dilakukan untuk mewujudkan sistem tata pemerintahan yang baik. Area yang menjadi target reformasi birokrasi di BATAN melingkupi manajemen perubahan, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan sistem pengawasan, penguatan kelembagaan, penguatan tata laksana, penguatan sistem manajemen SDM Aparatur Sipil Negara, penguatan peraturan perundang-undangan, dan penguatan kualitas layanan publik.

(Jakarta, 24/08/2018) Sebanyak 161 pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengisi kuesioner tentang pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB). Pengisian kuesioner ini merupakan bagian dari kegiatan pemantauan dan evaluasi yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terhadap pelaksanaan RB di BATAN, Jakarta, 23-24 Agustus 2018.

Penanggung jawab tim pemantauan dan evaluasi Kemenpan RB, Nadimah dalam sambuatannya menyampaikan maksud dan tujuan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan RB di BATAN. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memetakan perkembangan atau kemajuan pelaksanaan RB dan penerapan akuntabilitas kinerja, memberikan saran dalam rangka perbaikan, dan percepatan pelaksanaan RB dan penerapan akuntabilitas,” kata Nadimah.

(Yogyakarta, 02/08/2018) Pelaksanaan program kegiatan Reformasi Birokrasi (RB) di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tidak akan berjalan lancar sesuai tujuan, tanpa adanya dukungan yang kuat dari seluruh elemen di BATAN. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir, Efrison Umar pada acara sosialisasi RB untuk pegawai Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), Yogyakarta, Kamis (02/08).

Menurut Efrison Umar, pelaksanaan program RB sudah dilaksanakan sejak tahun 2010, namun berdasarkan hasil penilian yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN RB), dinyatakan bahwa pelaksanaan program RB baru dipahami pegawai kalangan pimpinan lembaga saja. "Oleh Kemenpan RB penerapan RB di BATAN baru dipahami sebatas pejabat struktural saja. Masih terdapat beberapa pegawai yang belum memahami tentang pelaksanaan RB," ujar Efrison Umar.

pratinjau


   

Pengadaan Barang dan Jasa