HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Tangsel, 03/03/2020) Berawal dari temuan zat radioaktif di lahan kosong Perumahan BATAN Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), kini muncul banyak pertanyaan soal penerapan keamanan nuklir di Indonesia. Pertanyaan ini semakin menguat dengan adanya temuan baru oleh pihak kepolisian berupa zat radioaktif di rumah salah seorang warga Batan Indah.

Dengan adanya temuan zat radioaktif tersebut seakan sistem keamanan nuklir dan budaya keamanan nuklir di Indonesia belum terlaksana dengan baik. Pertanyaannya, siapa yang bertanggung jawab atas terlaksananya keamanan nuklir di Indonesia?

(Tangsel, 29/02/2020) Apakah radioaktif itu? Pertanyaan ini sering muncul dari warga pemukiman Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, yang selama 2 minggu ini dihebohkan dengan adanya temuan zat radioaktif oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Paparan yang menunjukkan di atas ambang batas menjadikan sebagian warga panik namun sebagian lainnya merasa biasa saja.

"Lalu, apakah radioaktif itu?" ungkap Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Dosimetri, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Prasetio, melalui pesan tertulisnya, Rabu (26/02).

Menurut Heru, radioaktif merupakan kata sifat yang mempunyai arti senantiasa memancarkan energi yang kita kenal sebagai energi radiasi. Sehingga, zat radioaktif dapat diartikan sebagai suatu zat yang senantiasa memancarkan energi.

(Tangsel, 28/02/2020) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mendukung penuh upaya pihak kepolisian dalam mengungkap kasus penemuan zat radioaktif di perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini disampaikan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan di depan para awak media di Gedung 71, Kawasan Nuklir Serpong, Puspiptek, Tangsel, Jumat (28/02).

Anhar mengatakan atas temuan zat radioaktif di dua tempat yakni area kosong dan di rumah warga pemukiman BATAN Indah, BATAN menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini. “BATAN mendukung penuh upaya pihak kepolisian untuk mengusut tuntas temuan dan kepemilikan zat radioaktif secara ilegal di Perumahan BATAN Indah,” kata Anhar.

(Tangsel, 27/02/2020) Memasuki hari ke-12 pelaksanaan clean up terhadap area terpapar zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan dilanjutkan dengan melakukan coring di beberapa titik yang sudah ditentukan. Kemarin (26/02) proses coring telah menyelesaikan 8 titik dari 12 titik yang ditargetkan.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan, kegiatan coring ini memang memakan waktu karena pengerjaannya masih dilakukan secara manual. “Pengerjaan coring ini sudah dimulai sejak 3 hari yang lalu dengan target 12 titik. Coring ini dilakukan secara manual sehingga memang membutuhkan waktu sedikit lama,” ujar Heru.


pratinjau

preview

preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa