(Jakarta, 07/02/2018). World Nuclear Association (WNA) merupakan organisasi Internasional bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) hari ini, Rabu (07/02) menggelar Seminar World Nuclear Spotlight di Hotel JW Mariot, Jakarta. Seminar ini bertujuan untuk mempertemukan para pimpinan komunitas nuklir global dengan perwakilan pemerintah, lembaga penelitian, BUMN, industri Nasional dan Universitas untuk mendukung program nuklir di Indonesia.

(Jakarta, 05/02/2018). Direktur Jenderal (DG) Badan Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA), Yukiya Amano hari ini (Senin, 5/02/2018) mengunjungi Indonesia. Kunjungan Yukiya Amano ini merupakan kunjungan ketiga kalinya, kunjungan terakhir kalinya dilakukan pada tahun 2017 untuk mengunjungi IAEA Collaborating Center (CC) yang berlokasi di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), PS. Jumat, Jakarta Selatan, yang khusus di bidang Pengujian Tidak Merusak (Non Destructive Test/NDT). Indonesia ditetapkan sebagai IAEA CC untuk NDT pada tahun 2014 karena dinilai sudah menguasai teknik NDT dan bisa membantu negara lain yang kurang mampu di bidang tersebut.

(Jakarta, 20/12/2017). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN) telah menguasai teknologi pemisahan uranium, torium dan logam tanah jarang (LTJ) dari monasit yang merupakan hasil samping dari penambangan timah. Penguasaan ini bukan hanya pada teknologi proses pemisahannya, tetapi juga dalam mendesain dan membangun pilot plant. Pilot Plant tersebut diberi nama Pilot Plant Pemisahan Uranium, Torium, dan Logam Tanah Jarang dari Monasit (PLUTHO).