POR BATAN
SDM Nuklir
asian games
HUT RI
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

Jakarta—Keberadaan teknologi nuklir, oleh sebagian masyarakat diper­sepsi­kan sebagai senjata, bom, atau hal-hal lain yang negatif. “Padahal, keberadaan nuklir, pe­man­faatan serta penerapannya di berbagai sektor: kesehatan, perta­nian, rumah sakit dan lain-lain,” ungkap Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Prof. Dr. Ir. Djarot Sulistio Wisnusubroto, pada acara pembu­ka­an ATOMOS EXPO 2013, di Stadion Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (29/11).

Jika seseorang, setelah menerima radiasi dengan dosis sedang-sedang saja, mengalami tanda-tanda penyakit, ini bukan disebabkan oleh radiasi tapi oleh rasa takut terhadap radiasi

Sebelum kita membahasnya, mari meluruskan dua hal dasar :

  1. Dampak biologis karena dosis radiasi tinggi sudah sangat diketahui:
    Dosis radiasi sangat tinggi, sebesar 100.000 mSv, akan membunuh seketika. Dosis sebesar 10.000 mSv kemungkinan juga akan membunuh tetapi setelah beberapa hari atau minggu. Dosis radiasi sekitar 1000 mSv mungkin akan menyebabkan gejala-gejala sementara, tetapi tidak ada risiko langsung terhadap kesehatan.

Sejauh menyangkut radioaktivitas suatu zat, hanya struktur intilah yang penting. Radioaktivitas suatu zat terletak pada inti. Sifat-sifat kimiawi tergantung pada elektron

Secara alami, di dalam tulang kita terdapat polonium radioaktif dan radium radioaktif. Pengertian radioaktif itu sendiri adalah sifat dari sesuatu zat yang dapat memancarkan sinar radiasi karena kondisi zat itu yang tidak stabil. Otot-otot kita mengandung karbon radioaktif dan kalium radioaktif, dan dalam paru-paru terdapat gas mulia radioaktif dan tritium.

Kemampuan radiasi untuk melihat ke belakang layar ternyata berguna dalam industri dan sistem keselamatan

Tidak ada peraturan yang tidak mempunyai kekecualian. Pada bab V dinyatakan bahwa materi yang teriradiasi tidak menjadi radioaktif. Namun, radiasi neutron adalah pengecualian. Satu partikel neutron yang bergerak ke sana ke mari mungkin menabrak inti zat lainnya dan tetap berada di situ. Pada keadaan ini perbandingan proton/neutron dari inti berubah, dan perbandingan ini lah yang menentukan apakah suatu inti tidak stabil (radioaktif) atau stabil. Untungnya, radiasi neutron yang menyebabkan aktivitas hampir tidak ada dimanapun kecuali didalam sebuah reaktor nuklir yang sedang beroperasi. Aktivitas neutron digunakan dalam teknologi, obat-obatan dan penelitian.

pendapat bahwa benda yang diradiasi menjadi radioaktif adalah mitos, yang sama sekali tidak benar

Jika kita tidak tahu kegunaan praktis zat radioaktif dan radiasi yang dipancarkan oleh zat tersebut,kita tidak dapat membenarkan pembuatan dan penanganannya. Namun, sejak tabung sinar-X diciptakan pada tahun 1895 dan zat radioaktif alam ditemukan pada tahun 1896, manusia telah memanfaatkan radiasi dengan berbagai cara. Sebagian besar penerapan teknisnya didasarkan atas sifat sinar yang memancar dari zat radioaktif. Juga, menggunakan kemampuan radiasi yang amat kuat untuk membunuh se

preview

preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa