HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Tangsel, 24/02/2020) Pembuatan griding atau pemetaan terhadap area terpapar zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan selesai dilaksanakan, Senin (24/02). Pembuatan griding ini merupakan bagian dari proses clean up yang saat ini telah memasuki hari ke-9.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan pembuatan griding ini merupakan salah satu upaya untuk membuat clean up ini menjadi efektif dan efisien. "Pada hari ke-9 ini kita telah menyelesaikan pekerjaan griding yaitu membuat petak-petak pada area terpapar zat radioaktif," ujar Heru.

Luasan area yang dibuat griding adalah 9x12 meter persegi. Dari luasan itu kemudian dibuat petak-petak yang lebih kecil lagi dengan ukuran 3x3 meter persegi.

Tahapan dalam membuat griding ini dimulai dengan meratakan permukaan area yang akan di - griding dengan mengeruk sebagian tanah yang masih menggunduk. Setelah dikeruk kemudian diratakan.

"Setelah dipastikan luasan tanah itu rata maka langkah selanjutnya adalah membuat griding dengan membuat petak-petak kecil dari plastik sebagai tanda," tambah Heru.

Menurut Heru, griding ini dibuat untuk memudahkan proses lanjutan dari clean up yaitu coring. Proses coring akan dilakukan besok, Selasa (25/02) yaitu mengebor tanah pada lokasi yang ditentukan melalui griding sedalam 1 meter.

Melalui coring inilah, Heru menambahkan, akan didapatkan sampel tanah dengan paparan radiasi tertentu. Berdasarkan coring ini nantinya akan ditentukan langkah clean up selanjutnya, misalnya ketika akan melakukan pengerukan tanah kembali, ukuran kedalaman dapat dilihat dari hasil coring.

Baca juga: Upaya Clean Up Dilakukan dengan Griding dan Coring

Heru berharap semoga proses clean up ini segera selesai dan tidak menggangu masyarakat yang tinggal di komplek perumahan BATAN Indah. "Setelah menerapkan langkah ini, mudah-mudahan proses clean up menjadi lebih efektif dan segera selesai, sehingga masyarakat tidak terganggu akan kehadiran para petugas clean up," harapnya (Humas – BATAN).