HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Jakarta, 18/12/2017). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) terus berupaya meningkatkan fasilitas pendidikannya. Pada tahun 2017, STTN menambah fasilitas pendidikan berupa pembangunan laboratorium Iradiator Gamma dengan aktivitas 12 kilo currie (kCi), Dormitory serta fasilitas Distributed Control System (DCS).

Penambahan fasilitas tersebut bukan semata-mata untuk kebutuhan mahasiswa dalam penyelenggaraan pendidikan di STTN saja, namun juga dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Indonesia dan Sumber Daya Manusia guna menunjang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.  Dengan penambahan fasilitas pendidikan ini diharapkan STTN menjadi sebuah perguruan tinggi nuklir di Indonesia yang unggul di tingkat regional.

Pembangunan gedung Iradiator dimulai bulan Mei – Oktober 2017 ini dilengkapi dengan Iradiator Gamma buatan  Hongaria yang bekerjasama dengan PT. Gamma Mitra Lestari (GML) sebagai penyedia. Kedepannya, Iradiator tersebut dapat digunakan untuk praktikum mahasiswa, penelitian dosen dan mahasiswa serta untuk pelatihan petugas Iradiator. Verifikasi dokumen dan pengukuran paparan radiasi laboratorium Iradiator Gamma tersebut telah dilakukan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada hari Kamis, 14 Desember 2017 dengan hasil bahwa laboratorium tersebut dinyatakan memenuhi syarat untuk diberikan izin operasi.

STTN juga membangun Dormitory terdiri dari 3 lantai yang akan digunakan untuk menampung mahasiswa baru STTN mulai tahun akademik 2018/2019.

Selain itu, STTN juga membangun laboratorium DCS yakni suatu sistem terkomputerisasi untuk suatu proses dimana pengendali didistribusikan melalui suatu sistem yang dapat dikendalikan semua orang dengan cepat dan mudah. Penambahan fasilitas laboratorium DSC di STTN tersebut menggandeng PT. Yokogawa sebagai penyedia. Fasilitas yang ada akan digunakan oleh 3 program studi, (Teknokimia Nuklir, Elektronika Instrumentasi dan Elektro Mekanika) untuk belajar terkait praktikum proses.

Ketiga fasilitas tersebut akan diresmikan pada hari Selasa, 19 Desember 2017 oleh Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto. Sebagai wujud apresiasi kepada para pendahulu BATAN, maka Laboratorium Iradiator diberi nama Laboratorium Iradiator Dr. Mirzan T. Razzak, M.Eng, sedangkan Dormitory diberi nama Dormitory Dr. Sutomo Budihardjo, M. Eng (Humas - BATAN).