HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

pendapat bahwa benda yang diradiasi menjadi radioaktif adalah mitos, yang sama sekali tidak benar

Jika kita tidak tahu kegunaan praktis zat radioaktif dan radiasi yang dipancarkan oleh zat tersebut,kita tidak dapat membenarkan pembuatan dan penanganannya. Namun, sejak tabung sinar-X diciptakan pada tahun 1895 dan zat radioaktif alam ditemukan pada tahun 1896, manusia telah memanfaatkan radiasi dengan berbagai cara. Sebagian besar penerapan teknisnya didasarkan atas sifat sinar yang memancar dari zat radioaktif. Juga, menggunakan kemampuan radiasi yang amat kuat untuk membunuh se

l.

Sinar-X mirip sifatnya dengan radiasi gamma yang dipancarkan oleh inti. Sebutan sinar-X dan radiasi gamma mengungkapkan sumber radiasi. Radiasi gamma dihasilkan bila inti suatu zat radioaktif meluruh. Sebaliknya, sinar-X dihasilkan oleh sebuah tabung sinar-X dioperasikan dengan listrik dan sinar-X dapat dibuat dan dihentikan dengan tombol. Kapasitas sinar yang memancar dari sinar-X biasnya lebih dari radiasi gamma.

Jika kita membutuhkan radiasi yang lebih kuat daripada sinar-X untuk pengobatan. Kita dapat menggunakan unit telekobal. Dalam hal ini sumber radiasi adalah suatu bahan radioaktif yang disebut kobal-60. Bahan ini disimpan dalam pelindung radiasi yang tertutup rapat. Dengan membuka celah pada pelindungnya, sinar radiasi dapat diarahkan ke benda yang diinginkan. Ada juga radioisotop-radioisotop lain selain kobal-60 yang bisa digunakan.

Baik sinar-X dan radiasi gamma adalah radiasi elektromagnetik yang sama dengan gelombang radio, sinar radar, cahaya dan radiasi ultra violet (UV) tidak mempunyai massa. Namun, energi radiasi gamma dan sinar-X lebih tinggi daripada jenis radiasi elektromagnetik lain. Ketika seberkas cahaya terang menyinari seseorang, cahaya seluruhnya diserap dan menghasilkan suatu bayangan hitam. Tetapi, sinar-X sebagian menembus tubuh dan mengakibatkan suatu bayangan semu.

Bayangan yang dihasilkan oleh sinar-X memuat bidang gelap dan bidang terang, karena tulang dan jaringan tebal lebih efektif daripada otot dan lemak untuk menghalangi radiasi. Oleh karena itu film tidak tampak gelap dibelakang tulang, tidak sebagaimana dibelakang jaringan tipis.

Jika sebuah film ditempatkan pada bayangan seorang pasien, film tersebut akan menghasilkan citra dari bagian dalam tubuh pasien misalnya, tulang akan tampak terang pada film. intensif seseorang perlu memeriksakan usus atau tulang rawannya yang secara normal tidak tampak secara jelas pada film, pasien itu harus menggunakan medium kontras baik dengan cara diminum maupun melalui suntikan. Ketika medium ini masuk ketempat yang akan disinari, radiasinya menurun dan memberikan citra organ tersebut lebih jelas pada gambar sinar-X.

Dibanyak Negara, orang-orang mendapat pemeriksaan sinar-X secara rutin. Pemeriksaan dada dengan sinar-X mengungkapkan misalnya, penyakit tuberculosis dan penyakit paru-paru lainnya pada tahap awal, yang masih dapat disembuhkan. Demikian juga ratusan dan ribuan wanita diselamatkan dari efek buruk kanker payudara dengan bantuan mammography atau payudara disinari dengan sinar-X.

Sinar-X dan radiasi gamma juga digunakan dalam terapi, yaitu pengobatan terhadap penyakit. Pengobatan ini didasarkan pada kemampuan radiasi yang intensif untuk membunuh sel. Sering kali, radiasi dapat mematikan tumor yang bersifat ganas. Kadang-kadang radiasi digunakan untuk menggantikan pengobatan dan kadang-kadang digunakan untuk melengkapi/menyempurnakan pengobatan.

Tumor yang ganas dikenai radiasi yang sangat kuat secara berulang-ulang, mungkin setiap hari, selama jangka waktu beberapa minggu. Radioterapi diberikan setiap hari dari berbagai arah dengan sinar radiasi yang difokuskan secara cepat. Dengan cara ini, tumor menjadi sasaran tembakan yang bersilangan dan menerima dosis radiasi yang sangat tinggi sementara jaringan-jaringan sehat disekitarnya akan terkena radiasi dalam jumlah yang lebih sedikit. Kerusakan yang mungkin terjadi pada jaringan-jaringan sehat akan berangsur pulih pada saat pengobatan, sementara itu tumor yang ganas menjadi mati.

Adakalanya, sinar-X tidak cukup kuat sehingga dibutuhkan radiasi gamma yang lebih kuat. Maka alat yang digunakan adalah unit telekobal. Kadang-kadang hasil terbaik dicapai dengan radiasi beta. Radiasi beta dihasilkan oleh sebuah unit yang dinamakan betatron. Pada kasus khusus, sumber radiasi kecil yang kuat dimasukan kedalam tubuh dekat dengan sasaran yang akan diobati, dan dibiarkan untuk beberapa waktu.

Produksi yang berlebihan dari hormon gondok dapat dikendalikan dengan cara pasien meminum suatu larutan yang mengandung iodium-131. Iodium akan sampai pada kelenjar gondok dan memberikan radioterapi internal. Bahan obat-obatan radioaktif ini disebut preparat radiofarmaka.

Radiasi yang sangat intensif juga digunakan untuk sterilisasi alat-alat bedah dan obat-obat tertentu. Setiap kuman, bakteri dan mikroba mati oleh paparan radiasi yang cukup kuat dan lama. Teknik yang sama dapat diterapkan pada produk-produk makanan agar lebih tahan lama. Namun, sampai sekarang konsumen secara psikologis menentang penggunaan radiasi, yang mencegah iradiasi makanan secara luas.

pendapat bahwa suatu benda yang diradiasi menjadi radioaktif adalah mitos yang sama sekali tidak benar

Seorang pasien tidak menjadi radioaktif setelah pemeriksaan dengan sinar-X. Alat-alat bedah yang disterilisasi dengan radiasi tidak menjadi radioaktif. Demikian juga, produk makanan yangdisinar dengan radiasi gamma tidak menjadi radioaktif pula.

Last Modified : 27 January 2012 - 14:43:42 by Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.