Slide item 12
korupsi

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menjadi penghambat utama tercapainya tujuan pembangunan Nasional. Upaya untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka PSTNT menetapkan kebijakan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mambangun Wilayah Bebas dari Korupsi

reaktor kartini menuju era kemandirian

REAKTOR NUKLIR BANDUNG
Menuju era kemandirian  teknologi nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat"

Peresmian

Pada tanggal 24 Juni 2000 Megawati Soekarno Putri meresmikan pengoperasikan "Reaktor TRIGA 2000" di Kawasan nuklir Bandung

analisis

Peran Teknis Analisis Nuklir dalam pemantauan kualitas udara di Indonesia

Litbang

Litbang sediaan radioisotop pemancar sinar beta untuk diaplikasikan di bidang kesehatan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka

srikandi

Setelah 52 tahun, ternyata ada wanita-wanita muda yang berprofesi sebagai operator Reaktor Nuklir di Reaktor TRIGA 2000. Mereka lah para penerus cita2 Kartini... Selamat Hari Kartini, 21 April 2017.

REAKTOR TRIGA 2000

Pada tahun 1971 daya reaktor ditingkatkan dari 250 kW menjadi 1000 kW dan telah dioperasikan dengan keadaan normal dan aman sampai tahun 1996 untuk tujuan produksi radioisotop, penelitian dan pendidikan. Pada April 1996 dilaksanakan program peningkatan daya (up-grading) dari 1000 kW menjadi 2000 kW. Proses up-grading ini telah dilaksanakan sampai tahap commissioning nuklir dan pencapaian daya 2000 kW telah diresmikan oleh Wakil Presiden RI Megawati Soekarnoputri pada tanggal 24 Juni 2000. Bersamaan dengan Ulang Tahun BATAN sejak tanggal 4 Desember 2001 reaktor TRIGA 2000 ini telah mendapat izin operasi tetap dari pihak yang berwenang yaitu BAPETEN. Dengan adanya izin tersebut diperlukan program pendayagunaan reaktor TRIGA yang efektif dan efisien sehingga keberadaan reaktor tersebut dapat dirasakan manfaatnya dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.

RUANG PAMERAN SAINSTEKNUK PSTNT

Pada 2019, PSTNT memiliki ruang pameran sains dan teknologi nuklir di fasilitas Kawasan Nuklir Bandung, dan diresmikan oleh Walikota Bandung, H.Oded M.Danial bertepatan pada acara open house BATAN Bandung 2019, ruang pameran ini merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki PSTNT untuk menunjang wisata teknologi yang dicanangkan PSTNT sejak 2019. Di ruang pameran ini, pengunjung bisa melihat hasil/produk penelitian dan pengembangan sains dan teknologi nuklir yang telah dihasilkan PSTNT dan BATAN secara khusus selama ini untuk keperluan masyarakat.

RUANG PELAYANAN TERPADU

Untuk menunjang pelayanan prima, bersih, transparan dan efektif, PSTNT memiliki ruang layanan terpadu yang memudahkan tamu/pelanggan untuk memperoleh segala informasi tentang PSTNT, melakukan transaksi layanan PNBP pemeriksaan sampel, analisis dan iradiasi, memperoleh informasi dan keluhan pelanggan di customer service, semua dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung/tamu/pelanggan agar dipermudah dan nyaman selama berada di PSTNT, PSTNT juga berkomitmen memberikan pelayanan prima sesuai peraturan pelayanan yang berlaku, juga demi terciptanya wilayah bebas korupsi di fasilitas PSTNT.

Untuk menunjang kegiatan litbang, PSTNT memiliki beberapa laboratorium dengan beberapa fasilitas diantaranya adalah sebagai berikut :

Laboratorium Uji Senyawa Bertanda

Laboratorium Pengujian Senyawa Bertanda menerima pengujian sampel senyawa bertanda dan non-senyawa bertanda dengan ruang lingkup sebagai berikut :

Fisikokimia :

  • Penentuan Kemurnian Radiokimia, Derajat Keasaman (pH), Visual dan Organoleptik, Ikatan Hidroksi Apatit, Ikatan Protein Plasma, Lipofilisitas
  • Penentuan Ukuran dan Distribusi Partikel Berukuran Nanometer dengan Menggunakan Particle Size Analyzer HORIBA LB-550

Biologi :

  • Pengujian Biodistribusi, Urine/blood Clearance, Toksisitas, Pirogen, Sterilitas, Iritasi/Intrakutan dan Toksisitas Sistemik

Beberapa fasilitas yang dimiliki oleh laboratorium uji senyawa bertanda diantaranya adalah:

  • Ruang laboratorium radioisotop dan senyawa bertanda (RISB) yang didalamnya terdapat beberapa fasilitas yang berhubungan dengan senyawa bertanda yaitu hot cell, box cellule, box proses radioisotope dan alat untuk pengukuran zat radioaktif, diantaranya Multi Channel Analyzer, Single Channel Analyzer, TLC-scanner, dose calibrator dan HPLC yang dilengkapi dengan detector radioaktif.
  • Pengujian biologis menggunakan beberapa fasilitas pengujian, antara lain : Lab Hewan digunakan untuk melakukan berbagai pengujian yang melibatkan hewan coba, diantaranya adalah toksisitas, pengujian biodistribusi, renal/blood clearance, toksisitas, dan pengujian iritasi. Selain menggunakan fasilitas lab hewan, terdapat juga laboratorium mikrobiologi yang digunakan untuk pengujian sterilitas, uji uptake maupun penggunaan cell line.
  • Selain kedua fasilitas tersebut terdapat pula pengujian penentuan distribusi partikel dengan menggunakan alat particle size analyzer yang dapat mengukur sampel dengan ukuran partikel nano hingga 6 mikro.

Lab Uji Senyawa bertanda telah melakukan banyak pengujian untuk costumer internal maupun eksternal. Beberapa pengujian maupun kerjasama dalam bentuk kontrak kerja telah dilaksanakan dengan beberapa instansi, diantaranya adalah FKG UNPAD, KALBE FARMA, DANKOS, DEXA MEDICA, Universitas Sumatera Utara, LIPI, dll.

Ruang Bersih (Clean Room)

Ruangan yang dilengkapi dengan humidifier, air conditioner dan blower pengatur udara agar ruangan selalu berada pada kondisi yang dipersyaratkan. Ruang bersih ini berfungsi untuk penyimpanan sampel sekaligus preparasi sampel yang memerlukan  kondisi khusus seperti sampel filter partikulat udara.

   

Lab. Cacah (Counting Room)

Analisis Aktivasi Neutron (AAN) merupakan salah satu teknik analisis nuklir yang sangat ideal dalam analisis berbagai unsur kelumit (trace elements). Teknik ini memiliki limit deteksi hingga orde nanogram, multielemental, selektif, sensitif dan non destruktif. Aplikasi dalam karakterisasi sampel partikulat udara, sampel lingkungan (tanah, sedimen dsbnya), sampel industri, bahan galian, makanan, obat-obatan specimen tubuh manusia (rambut, serum dan darah) serta matriks sampel lainnya telah banyak dilakukan. Untuk menunjang kegiatan yang berkaitan dengan teknik AAN, kelompok TAR memiliki laboratorium cacah (counting room) yang dilengkapi dengan humidifier, AC dan berbagai peralatan pencacahan seperti MCA dengan 3 buah detektor HPGe yang memiliki efisiensi tinggi, masing-masing 35%, 25%, dan 15%, serta SCA dengan detektor NaI(Tl).

 

   

Lab.Pneumatik (Pneumatic Lab)

Ruangan ini merupakan laboratorium aktif yang terhubung dengan fasilitas iradiasi reaktor TRIGA 2000 Bandung. Sampel diiradiasi menggunakan fasilitas Pneumatik Transfer Tube. Lab. ini juga digunakan untuk preparasi sampel pra-iradiasi. Untuk preparasi sampel, lab ini dilengkapi dengan microwave digestion, pembuatan air tipe ultrapure serta ruang pengeringan sampel maupun standar.

   

Alat Sampling Cuplikan Partikulat Udara

Gent sampler merupakan alat pencuplik partikulat udara yang bersifat dichotomous. Stacked Filter Unit berisi dua filter masing-masing untuk partikulat halus dan partikulat kasar. Rancangan atau perakitan sendiri telah dilakukan dan dalam proses penyusunan hak paten.

   

Atomic Absorption Spectrometer (AAS)

Laboratorium memiliki beberapa peralatan AAS dengan 3 metode : flame, hydride generation dan graphite furnace. Untuk meningkatkan sensitivitas dan limit deteksi hingga sub ppb, pengukuran flame dan hydride dilengkapi dengan atom trap dan mercury concentrate (MC-3000). Graphite furnace dengan otomatisasi sampler changer, membuat pengukuran menjadi lebih cepat dan akurat. SSA menjadi salah satu pelengkap teknik analisis yang ada di PTNBR, sehingga kemampuan analisis di PTNBR menjadi lebih maksimal.

   

 

X-Ray Fluorescence (XRF)

PSTNT memiliki dua alat XRF, Minipal 4 dan Epsilon5 yang digunakan untuk analisis unsur pada berbagai matriks sampel padatan dan filter partikulat udara. Pengukuran menggunakan XRF memiliki kelebihan dalam hal preparasi sampel yang lebih sederhana dan waktu pengukuran lebih singkat. Kemampuan dalam hal akurasi dan presisi serta limit deteksi juga membuat teknik ini sangat ideal dalam analisis multi unsur pada berbagai matriks sampel. Dilengkapi dengan sample changer membuat pengukuran menggunakan XRF menjadi lebih cepat. Berdasarkan hasil analisis pada sampel partikulat udara menggunakan kedua teknik analisis nuklir tersebut, data set yang diperoleh dapat digunakan dalam finger printing atau identifikasi sumber pencemar, dan kompilasi menggunakan data meteorologi dapat digunakan untuk mengestimasi lokasi sumber pencemar.

   

Difraksi Sinar XRD

Difraksi Sinar-X (XRD) adalah salah satu instrumen yang dimiliki oleh Laboratorium Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT). XRD yang dimiliki Laboratorium PSTNT adalah XRD merek Bruker D8 Advance Eco. XRD adalah teknik non-destruktif untuk menganalisis struktur bahan kristalin atau semi-kristalin, namun XRD dapat juga untuk mempelajari bahan non-kristalin. XRD digunakan untuk menentukan struktur Kristal dalam suatu sampel padatan. Hasil dari pengujian XRD yaitu berupa pola difraksi atau biasa disebut difraktogram yang dapat digunakan untuk menentukan fase kristalin yang terdapat dalam Suatu campuran, jumlah fase kristalin yang ada dalam campuran, dan material amorf yang terdapat dalam campuran. Difraksi sinar-X (XRD) adalah teknik non-destruktif untuk menganalisis struktur bahan kristalin atau semi-kristalin, namun XRD dapat juga untuk mempelajari bahan non-kristalin.

XRD dapat menjadi alat utama untuk berbagai bidang ilmu dasar, ilmu rekayasa, life sciences, manufaktur dan masih banyak lagi. Berikut beberapa teknik umum XRD yang dapat dilakukan di Laboratorium PSTNT.

  • Single Crystal (difraksi kristal tunggal)

Difraksi sinar-X oleh kristal tunggal menghasilkan pola bintik-bintik yang akan memberikan informasi tentang simetri dan dimensi kisi kristal, intensitasnya menentukan posisi atom dalam setiap sel unit, bentuk dan lebar puncak individu menentukan rincian ukuran kristal, serta strain dan cacat mikroskopis. Aplikasi penting dari difraksi kristal tunggal adalah pada protein crystallography, yang merupakan teknik utama dalam bidang biologi molekuler.

 

  • Powder Diffraction (Difraksi serbuk)

Difraksi serbuk lebih banya digunakan dibanding difraksi kristal tunggal karena jauh lebih mudah untuk menghasilkan sampel bubuk daripada kristal tunggal. Metode Rietveld adalah metode yang paling umum untuk menentukan struktur kristal, bentuk dan lebar puncak, serta strain dan cacat mikroskopis pada difraksi serbuk.

 

  • Small-angle X-ray Scattering (SAXS)

Hamburan sinar-X sudut-kecil (SAXS), juga dikenal sebagai Hamburan Sudut Kecil (SAS) mengacu pada definisi dimana sudut hamburan 2θ kecil (< 10°). Teknik ini digunakan untuk mempelajari "objek" yang terdispersi seperti protein yang dilarutkan dalam medium berair, partikel koloid, misel, atau rongga di media berpori.

  

Analisis Radioaktivitas Lingkungan (ARL)

Laboratorium PSTNT lingkup Analisis Radioaktivitas Lingkungan (ARL) merupakan laboratorium yang berada di bawah bidang Keselamatan Kerja dan Keteknikan (K3) PSTNT-BATAN. Laboratorium lingkup ARL merupakan laboratorium yang telah terakreditasi SB 77-0003-80:2007 oleh KSB (Komisi Standardisasi BATAN) untuk ruang lingkup pengujian metode spektrometri gamma. Laboratorium PSTNT lingkup ARL menyediakan jasa layanan pengujian radioaktivitas lingkungan, mulai dari tahap pengambilan sampel, preparasi, pengukuran dan analisis hingga penerbitan hasil uji/sertifikat. Sampel lingkungan yang diuji meliputi tanah, rumput, lumpur, air, udara, dan material padat lainnya. Selain itu Laboratorium lingkup ARL juga berperan serta melakukan pemantauan rutin dalam rangka menunjang aspek keselamatan radiasi dari fasilitas nuklir Reaktor TRIGA 2000 dan laboratorium RISB (Radio Isotop dan Senyawa Bertanda) serta radiasi lingkungan.

Laboratorium ARL memiliki peralatan yang telah teruji dan terkalibrasi yakni spektrometer gamma (MCA). Dengan spektrometer gamma (MCA), Laboratorium lingkup ARL dapat melakukan analisis antara lain:

  • Uranium, Radium, Thorium dan Kalium di tanah, batuan dan sedimen.
  • Radionuklida kontaminan, seperti Cs-137 dan Co-60 di air, tanah, tanaman dan makanan.
  • Radionuklida pemancar gamma lainnya yang terdapat di dalam matriks padat dan cair