Slide item 12
korupsi

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menjadi penghambat utama tercapainya tujuan pembangunan Nasional. Upaya untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka PSTNT menetapkan kebijakan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mambangun Wilayah Bebas dari Korupsi

reaktor kartini menuju era kemandirian

REAKTOR NUKLIR BANDUNG
Menuju era kemandirian  teknologi nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat"

Peresmian

Pada tanggal 24 Juni 2000 Megawati Soekarno Putri meresmikan pengoperasikan "Reaktor TRIGA 2000" di Kawasan nuklir Bandung

analisis

Peran Teknis Analisis Nuklir dalam pemantauan kualitas udara di Indonesia

Litbang

Litbang sediaan radioisotop pemancar sinar beta untuk diaplikasikan di bidang kesehatan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka

srikandi

Setelah 52 tahun, ternyata ada wanita-wanita muda yang berprofesi sebagai operator Reaktor Nuklir di Reaktor TRIGA 2000. Mereka lah para penerus cita2 Kartini... Selamat Hari Kartini, 21 April 2017.

(Bandung, 30/07/2018). Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Komando Daerah Militer III Siliwangi melakukan penjajakan kerja sama untuk kegiatan Citarum Harum. Penjajakan kerja sama ini dilaksanakan di markas Kodam III Siliwangi, Bandung, Rabu (25/07). Penjajakan kerja sama ini, sebelumnya sudah diawali pada kunjungan kelompok sektor 9 citarum dan Tim Citarum Harum ke PSTNT beberapa saat lalu. Kerja sama yang akan dirintis terkait permasalahan air, sedimen, tanah, di waduk saguling sektor 9 sudah terpolusi.

Dalam kesempatan ini Komandan Sektor 9, Letkol. Infanteri Sahal Ma’aruf mengatakan kemungkinan besar air terpolusi tersebut telah memasuki perairan penduduk, tanaman serta hewan. "Sedimentasi dan pencemaran air waduk Saguling akan mempercepat kerusakan fasilitas dan pembangkit listrik, serta pencemaran akan berdampak pada kesehatan masyarakat, produksi pertanian dan perikanan,” kata Sahal.

Ketua Tim Citarum Harum PSTNT, Dadang Supriatna menyambut baik rencana kerja sama ini, pihaknya akan berkontribusi melakukan analisis dan pemantauan unsur toksik dan mikrobiologi pada udara, tanah, air, tanaman dan hewan di waduk Saguling Citarum.

"Dan kami juga akan melakukan riset remediasi air dan tanah, serta rekayasa sistem pemantauan pencemaran buangan industri secara online,” kata Dadang.

Selain itu, untuk tindaklanjut dari program ini  BATAN akan memanfaatkan enceng gondok yang tumbuh di perairan sungai Citarum, selanjutnya akan dijadikan bahan baku serat. "Sehingga bisa dijadikan industri kerajinan rakyat dan biofuel. Sedangkan untuk tanaman akar wangi yang diremediasi akan dijadikan bahan baku industri minyak atsiri,” tambah Dadang.

Pangdam III Siliwangi, Mayjen Besar Harto Karyawan menyambut baik kontribusi BATAN di program ini, “Lebih banyak instansi dan pihak yang terlibat maka akan lebih baik,” ungkap Harto.

Harto berharap, kerja sama ini akan menjadi sangat efektif, untuk kebaikan Citarum dan sekitarnya, untuk Jawa Barat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti yang diharapkan oleh kedua institusi negara ini.

Sebelumnya, pada hari Jumat, 20 Juli 2018 tim dari PSTNT-BATAN sudah melakukan survey dan pengambilan sampel air, tanah di lokasi waduk Saguling and sekitarnya. (Ivan)