Slide item 12
korupsi

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menjadi penghambat utama tercapainya tujuan pembangunan Nasional. Upaya untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka PSTNT menetapkan kebijakan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mambangun Wilayah Bebas dari Korupsi

reaktor kartini menuju era kemandirian

REAKTOR NUKLIR BANDUNG
Menuju era kemandirian  teknologi nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat"

Peresmian

Pada tanggal 24 Juni 2000 Megawati Soekarno Putri meresmikan pengoperasikan "Reaktor TRIGA 2000" di Kawasan nuklir Bandung

analisis

Peran Teknis Analisis Nuklir dalam pemantauan kualitas udara di Indonesia

Litbang

Litbang sediaan radioisotop pemancar sinar beta untuk diaplikasikan di bidang kesehatan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka

srikandi

Setelah 52 tahun, ternyata ada wanita-wanita muda yang berprofesi sebagai operator Reaktor Nuklir di Reaktor TRIGA 2000. Mereka lah para penerus cita2 Kartini... Selamat Hari Kartini, 21 April 2017.

Pada tanggal 18 April 2018, PSTNT menyelenggarakan “Workshop Penulisan Makalah untuk Jurnal Internasional Bereputasi”, dengan mengundang salah satu Guru Besar ITB, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si. sebagai narasumber. Acara ini dihadiri oleh para peneliti dan pejabat fungsional lainnya di PSTNT. Workshop ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peneliti dan pejabat fungsional lainnya di PSTNT untuk dapat menghasilkan lebih banyak lagi produk karya tulis ilmiah (KTI) yang terbit di jurnal internasional bereputasi.

Disampaikan oleh Kepala PSTNT, Dr. Jupiter Sitorus Pane, M.Sc. dalam sambutannya yang mengutip dari penjelasan narasumber bahwa bukan sesuatu hal yang tidak mungkin menerbitkan suatu KTI di jurnal internasional yang bereputasi. Salah satunya dapat dihasilkan dari suatu kerja sama maksimal lintas bidang. Sebagaimana pengalaman narasumber sebagai pakar fisika material yang bekerja sama dengan pakar di bidang lainnya seperti farmasi, kimia, dan sebagainya, telah banyak menerbitkan KTI di jurnal internasional bereputasi. Dari kerja sama tersebut, dengan semangat simbiosis mutualisme memungkinkan dapat menumbuhkan wawasan dan memunculkan ide baru. Selain itu, tentunya hal ini tidak terlepas dari manajemen perencanaan yang baik untuk dapat mencapai suatu target. Oleh karena itu, Kepala PSTNT mendorong para peneliti untuk lebih meningkatkan kerja sama lintas bidang agar dapat merealisasikannya, sehingga dengan demikian dapat meningkatkan jumlah KTI terbit di jurnal internasional yang bereputasi. (diksp)