Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide WBS
Slide LRA

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR Langsung "panas" di Awal Tahun 2020

Layanan pengelolaan limbah radioaktif PTLR langsung "panas" di awal tahun 2020, tidak perlu menunggu waktu hingga tengah tahun. .....

Selengkapnya...

Profil Lembaga
Latar Belakang
Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) adalah salah satu unit kerja di lingkungan Deputi Bidang Tenaga Energi Nuklir – BATAN yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi pengelolaan limbah radioaktif sesuai dengan Perka BATAN Nomor 14 Tahun 2013. PTLR berlokasi di BATAN Kawasan PUSPIPTEK Serpong (Sekarang Setu), Kota Tangerang Selatan, Propinsi Banten dengan luas bangunan keseluruhan 4.440 m2
Sejarah Singkat
Instalasi Pengolahan Limbah Radioaktif diresmikan pertama kali oleh Presiden RI Bpk. Soeharto pada tanggal 5 Desember 1988 di bawah satuan kerja Pusat Teknologi Pengelolaan Limbah Radioaktif (PTPLR) - BATAN. Saat itu BATAN masih berkepanjangan Badan Tenaga Atom Nasional. Selanjutnya, melalui Keputusan Presiden Nomor 197 tahun 1998, nama Badan Tenaga Atom Nasional diubah menjadi Badan Tenaga Nuklir Nasional. Dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran Bab VI Pengelolaan Limbah Radioaktif, Pasal 23 menyebutkan bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana dan dipertegas dalam PP Nomor 61 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. Kedudukan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai badan pelaksana juga dipertegas dengan Peraturan Presiden 46 tahun 2013 tentang Badan Tenaga Nuklir Nasional
Visi dan Misi

Visi

Visi PTLR

PTLR sebagai bagian dari BATAN mendukung Visi BATAN 2015–2019, yaitu :
“BATAN Unggul di Tingkat Regional, Berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju Kemandirian Bangsa”

Untuk mewujudkan visi BATAN 2015–2019 tersebut, PTLR turut bertanggung jawab untuk menciptakan keunggulan iptek di tingkat regional tersebut, khususnya dalam bidang pengelolaan limbah radioaktif sehingga PTLR diharapkan dapat menjadi sentra pengembangan teknologi dan pelayanan pengelolaan limbah radioaktif

Visi

Misi PTLR 

Dalam rangka mewujudkan Visi BATAN 2015-2019 dalam bidang pengelolaan limbah radioaktif, maka PTLR melaksanakan tugas yang telah ditetapkan sebagai Misi Kedeputian Bidang Teknologi Energi Nuklir (TEN), yaitu:
1. Melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan (litbangrap) energi nuklir, isotop dan radiasi (enisora), khususnya bidang energi dalam mendukung program pembangunan nasional
Pelaksanaan litbangrap, enisora yang berorientasi pada pengembangan energi nuklir untuk pembangkit listrik, pengembangan teknologi energi nuklir serta penerapannya di masyarakat.
2. Memperkuat sistem manajemen kelembagaan litbang dan kompetensi untuk mendukung kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan energi nuklir
Pelaksanaan manajemen kelembagaan untuk mendukung litbangrap, enisora berorientasi pada manajemen penelitian dan pengembangan (manlitbang) nuklir dan untuk penguatan sistem inovasi nasional, kompetensi berorientasi pada peningkatan kapabilitas SDM dan fasilitas nuklir.

Motto Pengelolaan Limbah Radioaktif dan Budaya Keselamatan

“ P E D U L I ”
Pionir | Efektif & Efisien |Disiplin | Unggul | Lugas |Inovatif

Budaya Keselamatan

             “ Pergi Selamat

                        Kerja Selamat

                               Lingkungan Selamat

                                           Pulang Selamat “

Tugas dan Fungsi
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, Bab VI Pengelolaan Limbah Radioaktif, Pasal 23 menyebutkan bahwa Pengelolaan limbah radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Pasal 5 dan penjelasannya ditentukan bahwa Badan Tenaga Atom Nasional adalah instansi pengelola limbah radioaktif. Selain itu, limbah radioaktif juga diatur dalam Peraturan pemerintah No. 61 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif.
Alamat

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan Puspiptek Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

Struktur Organisasi
Organisasi

Organisasi PTLR dipimpin oleh seorang Pejabat Eselon II sebagai Kepala Pusat dan terdiri dari satu Bagian dan enam Bidang yang dipimpin Pejabat Eselon III. Selain itu, terdapat 2 unit setingkat Eselon IV yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Pusat. 

Kepala Pusat : Ir. R. Sumarbagiono, M.T.

Bagian dan Bidang :

  • Bagian Tata Usaha (BTU)
  • Bidang Pengelolaan Limbah (BPL)
  • Bidang Teknologi Pengolahan dan Penyimpanan Limbah (BTPPL)
  • Bidang Pengembangan Fasilitas Limbah (BPFL)
  • Bidang Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O)

Unit :

  • Unit Jaminan Mutu
  • Unit Pengamanan Nuklir
Struktur Organisasi

                                       

 
Profil Pejabat Struktural
Pejabat Struktural Esselon II

Nama

:

Ir. R Sumarbagiono, MT.

Tempat/Tanggal Lahir

:

Madiun / 21 Juli 1965

Jabatan

:

Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif

Pendidikan

:

S1 Teknik Nuklir, Universitas Gadjah Mada.

S2 Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung

Keahlian/kompetensi

:

Teknik Pengolahan Limbah
    Penelitian dan Pengembangan Disposal

Pejabat Struktural Esselon III dan Esselon IV (di bawah Ka PTLR)

 

Nama

:

Ir. Agoes Soejoedi

Tempat/Tanggal Lahir

:

Purwokerto / 21 Maret 1964

Jabatan

:

Kepala Bagian Tata Usaha (BTU)

Pendidikan

:

S1 Teknik Nuklir,  Universitas Gadjah Mada

Keahlian/kompetensi

:

K3 dan Proteksi Radiasi, 

   

Administrasi Kepegawaian

 

Nama

:

Drs. Hendro

Tempat/Tanggal Lahir

:

Bandung / 22 Desember 1964

Jabatan

:

Kepala Bidang Pengelolaan Limbah (BPL)

Pendidikan

:

S1 Kimia, Universitas Pakuan Bogor

Keahlian/kompetensi

:

Teknik Pengolahan Limbah Radioaktif, Operasi dan Pemeliharaan Instalasi Limbah Radioaktif

   

Pengelolaan B3 dan LB3

 

Nama

:

Ir. I Wayan Bambang Wicaksana

Tempat/Tanggal Lahir

:

Sukabumi / 27 Maret 1964

Jabatan

:

Kepala Bidang Pengembangan

Fasilitas Limbah (BPFL)

Pendidikan

:

S1 Teknik Nuklir,  Universitas Gadjah Mada

Keahlian/kompetensi

:

Operasi dan Pemeliharaan Instalasi Limbah Radioaktif, 

   

Manajemen Penuaan Instalasi Nuklir

 

Nama

:

Suhartono, A.Md.

Tempat/Tanggal Lahir

:

Bantul / 19 Juni 1967

Jabatan

:

Kepala Bidang Keselamatan Kerja

dan Operasi (BKKO)

Pendidikan

:

D3 Teknokimia Nuklir, STTN

Keahlian/kompetensi

:

K3, Proteksi Radiasi

     

 

Nama

:

Zulfiyandi, A.Md.

Tempat/Tanggal Lahir

:

Bukit tinggi/ 24 Juni 1969

Jabatan

:

Kepala Unit Jaminan Mutu

Pendidikan

:

D3 Teknofisika Nuklir, STTN

Keahlian/kompetensi

:

Sistem Manajemen BATAN

   

SMM, SMK3, SML, RB, PZI, WBK, WBBM

Nama

:

Rukmedi, S.Sos.

Tempat/Tanggal Lahir

:

Tangerang /  17 Maret 1969

Jabatan

:

Kepala Unit Pengamanan Nuklir

Pendidikan

:

Sarjana Administrasi Negara, UNPAM

Keahlian/kompetensi

:

Keamanan Nuklir

   

Sistem Proteksi Fisik, Damkar

Profil SDM
Profil SDM

KEADAAN PEGAWAI PTLR PER 30 JUNI TAHUN 2019

No

Uraian

Ka.

PTLR

BTU

BTPPL

BPL

BKKO

BPFL

UJM

UPN

Jumlah

Total

I.

Menurut Jabatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

a.

Struktural

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Eselon I

-

-

-

-

-

-

-

-

-

 

 

Eselon II

1

-

-

-

-

-

-

-

1

 

 

Eselon III

-

1

-

1

1

 1

-

-

4

 

 

Eselon IV

 

3

-

2

2

 2

1

1

11

 

b.

Fungsional

 

5

17

23+1

4+1

12+1

2

12

75+3

 

c.

Staf

 

12

5

6

2

1

-

-

25

 

JUMLAH

1

21

23

32

9

16

3

13

118

II.

Menurut Golongan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Golongan IV

1

2

6

7

1

3

-

-

20

 

Golongan III

-

16

16

22

5

11

3

12

85

 

Golongan II

-

4

1

2

3

2

-

1

13

 

Golongan I

-

-

-

-

 

-

-

-

-

 

JUMLAH

1

22

23

31

9

16

3

13

118

III.

Menurut Pendidikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

S3

-

-

5

1

-

-

-

-

6

 

S2

-

-

7

1

1

-

-

-

9

 

S1/DIV

1

6

10

13

3

7

1

1

42

 

Sarmud/DIII

-

3

3

6

4

5

2

-

23

 

DII

-

-

-

1

-

1

-

-

2

 

DI

-

-

-

1

-

-

-

-

1

 

SLTA

-

10

-

8

1

3

-

12

34

 

SLTP

-

1

-

-

-

-

-

-

1

 

JUMLAH

1

20

25

31

9

16

3

13

118

IV.

a.

Peneliti

-

-

14

-

-

-

-

-

14

 

b.

Pranata Nuklir

-

-

3

24

4

13

2

12

51

 

c.

Pengawas Rad. Ahli

-

-

-

-

1

-

-

-

1

 

d.

Pranata Humas

-

2

-

-

-

-

-

-

2

 

e.

Analis Kepegawaian

-

1

-

-

-

-

-

-

1

 

f.

Arsiparis

-

1

-

-

-

-

-

-

1

 

g.

Pengelola PBJ

 

1

 

 

 

 

 

 

1

 

JUMLAH

0

5

17

24

5

13

2

6

75


Grafik Pegawai Berdasarkan Golongan

Grafik Pegawai Berdasarkan Pendidikan

Grafik Pegawai Berdasarkan Jabatan Fungsional

Profil Kepakaran
Profil Kepakaran/ Peneliti

 1. Prof Djarot S. W.

Kelahiran Yogyakarta 1 Januari 1963, lulusan Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada ini diangkat sebagai Kepala  BATAN mulai September 2012. Sebelumnya merupakan Deputi Kepala BATAN Bidang Pengembangan Teknologi Daur Bahan Nuklir dan Rekayasa (2010-2012) dan Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif BATAN (2006-2010).

Pendidikan pasca sarjana (S2 dan S3) Djarot Sulistio Wisnubroto diselesaikan di Nuclear Engineering, Universitas Tokyo Jepang pada tahun 1990 dan 1993. Aktif di beberapa organisasi internasional terutama yang terkait penanganan limbah radioaktif seperti menjadi anggota International Radioactive waste Technical Committee IAEA mulai tahun 2010 sampai sekarang. Sebelumnya telah berkecimpung dalam proyek IAEA tentang keamanan manajemen limbah radioaktif sejak tahun 2006.

2. Dr. Dadong Iskandar

3. Dr. Budi Setiawan

4. Dr. Ratiko

5. Dr. Hendra Adhi Pratama

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Layanan Limbah Radioaktif



Pengaduan Masyarakat



Portal Sistem Informasi



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.