Menpan
Menpan PRSG
PZI Zona Integritas
Bebas Korupsi
Maklumat PRSG
Teras Reaktor

Maklumat Pelayanan PRSG

IKM 2019 : 3,59

IKM / September 2020 : 3,58

IPAK 2019 : 13,68

IPAK / Agustus 2020 : 13,71

Jumlah Laporan Pengaduan 2019 : 0

Jumlah Laporan Pengaduan / September 2020 : 4

--------------------------------------------------------------

IKM : Indeks Kepuasan Masyarakat

IPAK: Indeks Presepsi Anti Korupsi

RSG

Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy

Reaktor riset terbesar di Asia Tenggara ini merupakan salah satu kekayaan milik Indonesia yang memiliki peranan penting dalam memastikan ketersediaan readioisotop dan radiofarmaka di dunia khususnya Indonesia. Salah satu pemanfaatan lain yang dapat dihasilkan oleh reaktor ini adalah untuk pewarnaan batu topaz yang biasa dimanfaatkan untuk batu permata, warna andalan yang dihasilkan umumnya adalah swiss blue dan london blue.

RKU

Ruang Kendali Utama PRSG

RKU merupakan tempat untuk mengendalikan pengoperasian reaktor dan sistem pendukung reaktor lainnya. Didalam ruangan ini hasrus selalu dijaga oleh operator dan atau supervisor selama 24 / 7 hari, hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dari sistem reaktor maupun sistem pendukung reaktor. Keselamatan reaktor sangatlah diutamakan bagi kami baik dalam keadaan reaktor sedang beroperasi maupun sedang shutdown. Safety adalah komitmen yang menjadi pondasi kinerja kami, sehingga dapat meyakinkan keselamatan lingkungan tetap bersih dari pencemaran udara, air, dll

Detector

Detektor Paparan Radiasi yang terpasang di dinding reaktor bagian dalam

Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) yang berada di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong, Tangerang Selatan merupakan salah satu reaktor riset yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan dikelola dan dioperasikan oleh PRSG - BATAN. Reaktor ini dibangun sejak tahun 1983 oleh Interatom International yaitu salah satu perusahaan asal Jerman Barat. Setelah dicapai kritis pertama pada tanggal 27 Maret 1987, reaktor diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-II (Jendral Besar TNI Purn. H. Muhammad Soeharto) pada tanggal 20 Agustus 1987.

Berikut ini merupakan visi, misi, Pusat Reaktor Serba Guna:

VISI

BATAN Unggul di Tingkat Regional, Berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju Kemandirian Bangsa

  


MISI

  • Meningkatkan ketersediaan dan keandalan operasi RSG-GAS (operasi tepat jadwal minimal 2700 jam per tahun dan Unplanned Shutdown Reactor karena faktor internal kurang dari 5 kali pertahun);
  • Menjamin pengelolaan RSG-GAS dalam memenuhi ketentuan peraturan ketenaganukliran yang berlaku;
  • Menjamin tercapainya zero Accident secara berkelanjutan, baik dari aspek keselamatan, keamanan dan lingkungan;
  • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM dalam mengelola RSG-GAS;
  • Meningkatkan jenis dan kualitas layanan jasa iradiasi RSG-GAS.

STRUKTUR PRSG

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, PRSG memiliki struktur (Bagian, Bidang, dan Unit) yang memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing yang bertujuan untuk menjalankan kegiatan PRSG sesuai dengan Tugas Pokok, Fungsi, Tujuan, serta Sasaran yang telah ada. Berikut ini tugas pokok dan fungsi struktur yang ada di PRSG:

Dalam melaksanakan kegiatannya, Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG) didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya dengan jumlah hingga saat ini 165 pegawai. Berikut ini adalah distribusi Pegawai PRSG berdasarkan bidang maupun bagian pegawai bekerja. (update data : September 2020)






Visitor Counter

Flag Counter