WBK

Penyimpangan? Awasi, Amati, Laporkan

Jangan tunda, Lapor jika anda mengetahui Korupsi, Gratifikasi, Fraud dan Pelanggaran Kode Etik. Laporkan ke inspektorat@batan.go.id

Portal SIMLIN

Sistem Informasi Manajemen Litbangyasa Iptek Nuklir, Layanan aplikasi Online untuk pegawai BATAN...

Selengkapnya...

Jurnal Atom Indonesia

WINNERS OF "ATOM INDONESIA BEST PAPER AWARD 2014"

ATOM INDONESIA is one of the most highly reputed scientific journals in Indonesia. It is an open access international peer - reviewed journal...

Selengkapnya...
gedung 90

Gedung Manajemen

Selengkapnya...

Renstra PPIKSN merupakan dokumen yang berisi penjabaran kebijakan strategik unit kerja dan disusun dengan mengacu pada Renstra BATAN tahun 2015 – 2019 dan Renstra Deputi Pendayagunaan Teknologi Nuklir tahun 2015 - 2019. PPIKSN berdasarkan Peraturan Kepala Batan Nomor 14 Tahun 2013 pada tanggal 31 Desember 2013 mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, pembinaan dan bimbingan di Bidang Pendayagunaan Informatika dan Pengelolaan Kawasan Strategis Nuklir sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

Untuk selengkapnya...

Tugas

Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, dan pembinaan dan bimbingan di bidang pendayagunaan informatika dan pengelolaan kawasan strategis nuklir.

Fungsi

Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir menyelenggarakan fungsi:

  1. pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan;
  2. pelaksanaan pengelolaan sistem jaringan komputer;
  3. pelaksanaan pengelolaan sistem informasi manajemen nuklir;
  4. pelaksanaan pengelolaan Kawasan Nuklir Serpong;
  5. pelaksanaan pemantauan dosis personel dan lingkungan Kawasan Nuklir Serpong;
  6. pelaksanaan jaminan mutu;
  7. pelaksanaan pengamanan nuklir; dan
  8. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir.

 

  1. Bagian Tata Usaha

  1. melakukan penyiapan bahan perencanaan dan penyusunan kegiatan, meliputi: Renstra, Rencana Kerja Tahunan, dan Penetapan Kinerja;
  2. melakukan urusan tata persuratan;
  3. melakukan urusan tata kearsipan;
  4. melakukan urusan administrasi kepegawaian;
  5. melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja;
  6. melakukan pengelolaan pengembangan kompetensi SDM;
  7. melakukan penyusunan Keputusan Kepala Pusat; dan
  8. melakukan administrasi kegiatan ilmiah, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan.
  9. melakukan penyiapan bahan perencanaan dan penyusunan anggaran;
  10. melakukan verifikasi dan pembukuan pelaksanaan anggaran;
  11. melakukan pembukuan penerimaan dan pengeluaran anggaran serta penyelesaian pertanggungjawabannya;
  12. melakukan pengelolaan belanja pegawai; dan
  13. melakukan penyusunan laporan keuangan.
  14. melakukan penyusunan rencana kebutuhan barang/jasa;
  15. melakukan penatausahaan BMN;
  16. melakukan pengadaan barang/jasa melalui pengadaan langsung atau melalui ULP;
  17. melakukan pemeliharaan kebersihan gedung dan/atau halaman kantor;
  18. melakukan pengelolaan dan pembangunan gedung/ bangunan dan prasarana fisik;
  19. melakukan pemeliharaan dan/atau perawatan instalasi mekanikal dan elektrikal gedung;
  20. melakukan pengawasan pembangunan gedung dan prasarana fisik; dan
  21. melakukan penyusunan laporan perlengkapan dan rumah tangga.

Dalam rangka mendukung implementasi e-government di instansi pemerintah, BATAN telah membangun infrastruktur teknolog informasi dan komunikasi. Sesuai kebutuhan, sejak tahun 2010 secara bertahap BATAN telah menyatukan jaringan kawasan Serpong, Pasar Jumat, Bandung, Jogyakarta dan Jakarta dengan backbone fiber optik dalam satu gateway untuk akses internet. Pemanfaatan TIK di Batan sudah mulai berkembang, dari implementasi sistem informasi, pembangunan pusat data, website sebagai interface layanan publik hingga komunikasi email dan video conference.
Seiring dengan perkembangan penggunaan teknologi TIK yang ditandai dengan makin banyaknya penggunaan peralatan yang berbasis akses jaringan internet maka kebutuhan bandwidth semakin meningkat. kebutuhan peningkatan bandwidth ini bukan hanya ditandai dari banyaknya jumlah pengakses tetapi juga akibat makin bertumbuhnya jumlah alamat yang diakses.
Pemanfaatan lain dari jaringan Batan yang sudah ada adalah server-server storage untuk menyimpan data dan informasi dalam bentuk digital.
Adapun perlatan akitif jaringan yang sampai saat ini terinstal di seluruh wilayah kerja Batan