Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(TangSel, 19/08/2020) “Technical Meeting on Current Practices and Developments in Research Reactor Spent Fuel Dry Storage”, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menugaskan peneliti senior (Dr. Ratiko, M.T.) dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) untuk menghadiri pertemuan Technical Meeting on Current Practices and Developments in Research Reactor Spent Fuel Dry Storage yang diselenggarakan pada tanggal 3-6 Maret 2020 di Vienna, Austria. Pertemuan meeting ini dihadiri dari 23 negara anggota IAEA antara lain : . Argentina, Australia, Brazil, Bangladesh, Germany, Francis, Hungary,Indonesia, Ghana, Malaysia, Morocco, Nigeria, Norway, Pakistan, Romania, Russian, Federation, Slovenia, South Africa, Turki, Uzbekistan, USA,  Jumlah peserta seluruhnya ada  30 orang . 

Peserta berasal dari operator (seperti BATAN nya di Indonesia), Regulator (seperti BAPETEN nya di Indonesia) dan dari Industri. Sebagaimana disebut diatas, pejabat IAEA atau expert yang hadir adalah : - Mr. Christophe Xerri (asal Prancis), Director of IAEA Nuclear Fuel and Waste Technology Division. - Ms. Frances Marshall (asal US), Division of Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology. - Christoph Gastl (asal Jerman), Division of Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology. Pertemuan kegiatan dilaksanakan dalam bentuk meeting dan presentasi di ruangan meeting besar dengan pemaparan dari beberapa wakil dari IAEA dan dilanjutkan dengan presentasi oleh semua peserta meeting dari beberapa negara dan dilanjutkan dengan working group. Working group dilakukan dalam kelompok kecil terdiri dari 7-8 negara di ruangan yang lebih kecil untuk membahas permasalahan dan menyusun report dengan tema Common Best Practices and Challenges, Introduction of Working Group activities. Acara pertemuan dibuka dan ditutup oleh Christophe Xerri, Director of IAEA Nuclear Fuel and Waste Technology Division dan acara dipandu oleh karyawan IAEA dari Division of Nuclear Fuel Cycle and Waste Technology Frances Marshall dari US dan Christoph Gastl dari Jerman. 

Dari pertemuan meeting tersebut peserta mendapat pengetahuan dan wawasan yang terkait dengan dry storage untuk spent fuel, networking dari berbagai negara yang menekuni, pengalaman serta memiliki pengetahuan yang cukup mendalam di dry storage untuk spent fuel untuk dilanjutkan ke depannya. Salah satu panitia dari IAEA dan expert tentang dry storage untuk spent fuel adalah dari negara Jerman (Christoph Gastl), sehingga dapat mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan pertemuan meeting tersebut, serta membahas kerjasama untuk ke depannya dengan PTLR-BATAN yang rencananya untuk mendesain dan membuat dry storage. Selain itu, peserta juga berinteraksi erat dengan teman lama yang bekerja di IAEA, teman tersebut sudah 19 tahun bekerja di bidang Technical Cooperation dan menawarkan untuk ke depannya bisa membuat porposal training, meeting atau acara lainnya dengan tema yang diinginkan serta dibiayai dari IAEA. (rk)

 

 

 

 

 







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.