Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Pengumpulan, Pengelompokan, Pengolahan & Penyimpanan

PTLR berkomitmen meningkatkan layanan pengelolaan limbah radioaktif memenuhi harapan pelanggan. .....

Selengkapnya...

Serpong, 20 Agustus 2015

 “Regional Train-the-trainers Course on Transportation Safety and Compliance Assurance Regime of Radioactive Material” yang diselenggarakan pada tanggal 20-28 Juli 2015 di Philipina, selama 8 (delapan) hari. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui satuan kerjanya yaitu : Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) mendelegasikan saffnya Sdr. Suparno dari Bidang Pengelolaan Limbah untuk menghadiri pertemuan Regional Train-the-trainers Course on Transportation Safety and Compliance Assurance Regime of Radioactive Material. Pertemuan ini dihadiri dari 12 negara antara lain : Indonesia, Thailan, Irak, Vietnam, Bangladesh, Malaysia, Cambodia, Mongolia, Philipina, Pakistan dan Palestina. Metode : Presentasi, diskusi, kunjungan dan praktek. Hasil dari workshop ini berupa pendalaman materi dari Regulations for the Safe Transport of Radioactive Material, 2012 Edition, Specific Safety Requirements No. SSR-6 dan dan tata cara penyampaian presentasi yang baik (Train the Trainers Course-Presentation/Training Skills). Selain itu berikan  latihan tertulis tentang penangan kondisi darurat dalam kecelakaan pengangkutan zat radioaktif. Hasil kunjungan ke industri radioisotop untuk rumah sakit diperoleh informasi bahwa pengangkutan isotop Tc99m dan I-131 untuk kebutuhan dalam kota Manila dilakukan menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi dengan box pengangkut.

Serpong, 5 Agustus 2015

Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima kunjungan dari  Mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya,  pada tanggal 3 Agustus 2015, sebanyak 40 orang.Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 12.00 WIB dan di sambut oleh Pemandu PTLR  terdiri : Dyah Sulistyani R, Sayogo S,  Rukiaty,  Imam Sasmito, Irwan Santoso dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50, rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat.

Serpong, 18 Juni 2015

 “Regional Workshop on The Principle of Spent Fuel And Radioactive Waste Management” yang diselenggarakan pada tanggal 8-12 Juni 2015 di Bangkok, Thailand, selama 5 (lima) hari.  Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui satuan kerjanya yaitu : Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) telah mengirimkan wakilnya : Sdr. Arifin, ST dari Bidang Pengelolaan Limbah  untuk menghadiri pertemuan ” Regional Workshop on The Principle of Spent Fuel And Radioactive Waste Management”, pertemuan ini dihadiri dari beberapa negara : Cina, Banglades,  Indonesia, Malaysia, Vietnam, Philipina dan Thailand sebagai tuan rumah, jumlah peserta 25 orang. Metode yang diberikan : Presentasi, diskusi dan latihan.

(Serpong 15 Juni 2015). Pusat Teknologi Limbah Radioaktif menyelenggarakan Safety Toolbox Meeting : Keselamatan Instalasi Kelistrikan dengan mengundang pemateri dari HSE Indonesia. Adpun pemateri yang diundang yaitu M. Damawan, MKKK, Ir. Kristanto, Ir. Suriansyah. Kegiatan ini dihadiri oleh pegawai PTLR, perwakilan PSTNT, PRSG, PTBBN, PTBIN dan PSTBM. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pentingnya pengetahuan tentang Keselamatan Instalasi Kelistrikan.

(Serpong, 09 Juni 2015). Dalam rangka Pelatihan 5R di  Pusat Teknologi Limbah Radioaktif  (PTLR) – BATAN  pada hari Senin tanggal 08-12 Juni 2015 selama 5 (lima) hari,  bertempat di Gd. 50 PTLR-BATAN.  Pelatihan 5R  adalah Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Pelatihan tersebut dihadiri oleh pegawai PTLR BATAN, masing-masing bidang mengirimkan wakilnya. Sambutan disampaikan oleh Ir. Suryantoro, MT (Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif) menyampaikan bahwa PTLR adalah satu-satunya satker BATAN yang mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, maka diadakanlah  pelatihan tersebut karena sangat bermanfaat untuk pegawai yang mengelola limbahradioaktif, limbah tersebut diolah secara baik dan benar agar tidak mencemari diarea kerja  seperti : di laboratorium, gudang penyimpanan limbah dll supaya tertata dengan rapi, bersih, aman dan nyaman. Selanjutnya  pengarahan  dan sekaligus  pembukaan  pelatihan 5R  dibuka oleh  Sekretaris  Utama  BATAN   (Ir. Falconi Margono, MM) menyampaikan Dalam rangka Reformasi Birokrasi BATAN  setiap satker mengupayakan untuk menyelenggarakan “Pelatihan 5R” setiap satuan kerja mengharapkan suatu lingkungan kerja selalu bersih, rapi, dan tiap-tiap personelnya mempunyai konsistensi dan disiplin diri sehingga mampu mendukung terciptanya tingkat efisiensi dan produktifitas.