Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Pengumpulan, Pengelompokan, Pengolahan & Penyimpanan

PTLR berkomitmen meningkatkan layanan pengelolaan limbah radioaktif memenuhi harapan pelanggan. .....

Selengkapnya...

Serpong, 3 Februari 2016.

Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir khususnya tentang pengelolaan limbah radioaktif,  pada hari Senin tanggal  01 Februari 2016,  Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima  tamu kunjungan dari Peserta Rakernas Kemenristek Dikti, Jakarta,   sebanyak  40 orang. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 13.00 WIB dan di sambut oleh  Pemandu PTLR  yang terdiri : Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito, Dyah Sulistyani R, Marhaeni Joko P, Ade Rustiadam dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50 kemudian rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat .  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, pemandu juga menjelaskan  tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul  limbah radioaktif yang berasal dari Internal BATAN dan Eksternal BATAN seperti : limbah Industri, rumah sakit, lembaga penelitian dan lain-lain,  dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu juga menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya: evaporator, kompaktor, insenerator, Chemical Treatment,  Kondisioning dan  Sementasi. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O) untuk daerah lingkungan Puspiptek dan sekitarnya. Pemandu juga menjelaskan bahwa selain PTLR melaksanakan tupoksinya, PTLR didukung oleh Sarana dan Prasana Utama yaitu : Instalasi Limbah Radioaktif dan 2 gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif dan gedung penyimpanan limbah aktivitas tinggi : gedung penyimpanan limbah B3 dan gedung penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas KH-IPS B3 (Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas).  pemandu memberikan penjelasan kepada rombongan mengenai cara pemrosesan pengolahan limbah cair dengan evaporator  yaitu : mengolah limbah cair organic aktivitas rendah dan sedang dengan cara penguapan pada temperatur 100 oc  . Kapasitas tamping limbah radioaktif cair anorganik pra olah sebanyak 0,75 m3/jam .

(Serpong, 2/2/2016) Dalam rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menyelenggarakan Workshop Keselamatan Kontraktor dengan narasumber Bapak Hernandas Chatib, M.Sc. (Praktisi dan Konsultan Keselamatan & Kesehatan Kerja). Kegiatan ini dilatarbelakangi karena kesadaran bahwa kontraktor atau pihak ketiga merupakan unsur penting untuk membantu operasional instansi/ perusahaan yang rentan terhadap kecelakaan, dan kelalaiannya berdampak pada instansi/ perusahan (user/ contract owner).

Serpong, 26 Januari 2016. PTLR-BATAN

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Kawasan Nuklir PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan, kedatangan Tiga Expert tenaga ahli dari Kuba, keterkaitannya dengan program IAEA Expert Mission on Management Options for Disused Sealed Radioactive Sources of Category 3-5 and Practical Demonstration of Conditioning Procedure, yang dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2016 s/d 29 Januari 2016 . Para tenaga ahli yang datang adalah Mr. Juan Carlos Benitez Navarro (expert IAEA asal Kuba), Mr. Juan Miguel Hernandez Garcia dan Ms. Milagros De Las Mercedes Salgado Mojena. Tujuan dari Expert Mission ini adalah untuk berbagi pengalaman dalam mengelola sumber radioaktif terbungkus yang tidak terpakai lagi (Disused Sealed Radioactive Sources, DSRS). Pada tanggal 19 Januari 2016 expert tersebut simbangi Reaktor Serba Guna G.A Siwabessy. Serpong, sebanyak 9 orang. Rombongan kunjungan diterima oleh Tim Pemandu PRSG yaitu : Ir. Yusi Eko Yulianto, Ngariatinah dan Suharyo, rombongan kunjungan mendapat penjelasan mengenai perkembangan dari sejarah reaktor RSG-GAS dengan penjelasan mengenai kelengkapan sarana prasarana yang dimiliki oleh reaktor RSG-GAS. Penjelasan secara menyeluruh mengenai pengoperasian reaktor RSG-GAS yang disampaikan  di Lobby  Reaktor Serba Guna oleh pemandu.

Serpong, 25 Januari 2016

Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir khususnya tentang pengelolaan limbah radioaktif,  pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2016  Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima  tamu kunjungan dari  "Peserta 7th Annual Nuclear Power Asia"  sebanyak 9 orang. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 13.30.00 WIB dan di sambut oleh  Pemandu PTLR  yang terdiri : Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito, Adi Wijayanto dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50 kemudian rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat . 

Serpong, 20 Januari 2016

Dalam rangka untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif  (PTLR) melakukan berbagai cara seperti : mengikuti pelatihan-pelatihan baik di dalam lingkungan BATAN maupun lingkungan di luar BATAN dalam negeri dan  luar negeri.  Untuk itu PTLR mendelegasikan kepada   2 orang pegawai PTLR  yaitu: Sdri. Heru Sriwahyuni, ST dan Sdr. Dr. Budi Setiawan untuk mengikuti “ Pelatihan untuk Pelatih : Teknik Mengajar”  yang diselenggarakan pada tanggal 11-15 Januari 2016,   selama 5 (lima) hari kerja, bertempat di Pusdiklat BATAN. Pasar Jum’at, Jakarta, Peserta Pelatihan tersebut dihadiri dari satuan kerja yang ada dilingkungan BATAN. Materi yang di ajarkan  antara lain : perkuliahan/ceramah, diskusi dan praktikum.