Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Pengumpulan, Pengelompokan, Pengolahan & Penyimpanan

PTLR berkomitmen meningkatkan layanan pengelolaan limbah radioaktif memenuhi harapan pelanggan. .....

Selengkapnya...

(Serpong, 26 Mei 2016) Pada tanggal 23 Mei 2016 pukul : 12.00 WIB, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Kawasan Nuklir PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan, di simbangi expert  Delegasi China Nuclear Engineering Coorporation  (CNEC) dalam kunjungan kerjanya ke Serpong, sebanyak 10 orang.  Expert Delegasi CNEC diterima di gedung 50 PTLR oleh pemandu PTLR yaitu : Ir. Dyah Sulistyani R, Irwan Santoso, Ade Rustiadam, Imam Sasmito dan Marhaeni Joko P ,Rukiaty.  kemudian rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR melalui TV monitor  mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat .  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, pemandu juga menjelaskan  tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul  limbah radioaktif yang berasal dari Internal BATAN dan Eksternal BATAN seperti : limbah Industri, rumah sakit, lembaga penelitian dan lain-lain, serta proses pengelolaannya. 

(4  Mei 2016), Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir khususnya tentang pengelolaan limbah radioaktif menerima tamu kunjungan dari Universitas Riau Fakultas Teknik Lingkungan  sebanyak 80 orang dan dosen. Pada hari Senin, tanggal  28 April  2016.  Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 13.00 WIB dan di sambut oleh  Pemandu PTLR  yang terdiri : Marhaeni  Joko P,  Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito, M. Ramdan, Dyah Sulistyani R. dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50 kemudian rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR tentang keamanan pengunjung berada di gedung PTLR. Selanjutnya pemandu menjelaskan melalui TV monitor mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat .  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, pemandu juga menjelaskan  tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul  limbah radioaktif yang berasal dari Internal BATAN dan Eksternal BATAN seperti : limbah Industri, rumah sakit, lembaga penelitian dan lain-lain,  dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu juga menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya: evaporator, kompaktor, insenerator, Chemical Treatment,  Kondisioning dan  Sementasi. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O) untuk daerah lingkungan Puspiptek dan sekitarnya.

(Serpong, 17 Mei 2016) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) mendelegasikan kepada 2 orang Petugas Hubungan Masyarakat (HUMAS) yaitu : Rukiaty dan Aliyah untuk menghadiri FGD dan Workshop Kehumasan 2016  di Pusat Sains Teknologi Nuklir dan Terapan (PSTNT) Bandung,  diselenggarakan pada tanggal 12-13 Mei 2016 .  Workshop dibuka oleh Kepala Bagian Humas-BATAN (Eko Madi Parmanto), beliau  mengatakan bahwa humas merupakan ujung tombak BATAN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang hasil prodak BATAN. Workshop ini dihadiri oleh pejabat pranata humas BATAN, pejabat struktural BATAN jumlah peserta 39 orang.

(Serpong, 24 Mei 2016) “Technical Meeting on the Environmental Impact Assessment Process for Nuclear Power Programmes, IAEA Headquarters”, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Satuan Kerjanya yaitu : Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) mendelegasikan kepada Staff Senior Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (Adi Wijayanto,ST.) untuk menghadiri pertemuan IAEA tentang Technical Meeting on the Environmental Impact Assessment Process for Nuclear Power Programmes, IAEA Headquarters, di Vienna, Austria, yang diselenggarakan pada tanggal 17-20 Mei 2016.  Pertemuan ini dihadiri oleh 60 Peserta mewakili 32 Negara antara lain : Indonesia, Jordania, Philipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Ghana, Perancis, Macedonia, Sri Lanka, Pakistan, Egypt, UK, Canada, Belarus, Slovakia, Polandia, Afrika Selatan, Belanda, Finlandia, Bangladesh, Nigeria , Macedonia dan lainnya.

(Serpong, 3 Mei 2016) Pusat Teknologi LimbahRadioaktif (PTLR) menyelenggarakan kegiatan “Penyegaran Administrasi dan DUPAK Jabatan Fungsional Pranata Nuklir” pada tanggal 3 Mei 2016 bertempat di PTLR, Gd.50 Kawasan Puspiptek, Serpong. Yang dihadiri oleh para pejabat fungsional pranata nuklir internal dilingkungan PTLR.  Kegiatan fungsional pranata nuklir ini (DUPAK) merupakan salah satu kegiatan fungsional untuk mengajukan penilaian baik fungsional pranata nuklir ahli maupun pranata nuklir terampil agar mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik dalam mengajukan peniliaian pada tiap tahunnya. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Lestari Widowati, SE) peserta yang hadir sebanyak 30 orang peserta. Nara sumber dari Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BATAN (Harsono) menyampaikan tentang “ Administrasi Dan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Jabatan Pranata Nuklir “.