Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(Tangsel, 22/05/2018) )” TC Meeting   on    Consolidation   and   Conditioning of   Disused  Sealed   Radioactive Sources Inventories Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui satuan kerja Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) mendelegasikan kepada Kepala Subbidang Pengelolaan Limbah Bahan Nuklir (Irwan Santoso, M.Si) pertemuan ini diikuti oleh 36 peserta dari 22 negara anggota IAEA yaitu Albania, Amerika Serikat, Argentina, Afrika Selatan, Bosnia Herzegovina, Brasil, Cuba, Cyprus, Ethiopia, Filiphina, Ghana, Indonesia, Libanon, Libya, Maroko, Mesir, Montenegro, Nigeria, Yordania, Serbia, Yunani, Tanzania serta 3 orang Expert IAEA.

(Tangsel, 21/05/2018)”TC Meeting to Review Waste Acceptance Criteria for the Management of Radioactive Source (RS) and Disused Sealed Radioactive Source (DSRS)” Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui satuan kerja Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) mendelegasikan kepada Kepala Bidang Teknologi Pengolahan dan Penyimpanan Limbah (Ir. Sumarbagiono, MT) untuk menghadiri pertemuan TC Meeting to Review Waste Acceptance Criteria (WAC) for the Management of Radioactive Source (RS) and Disused Sealed Radioactive Source (DSRS) yang diselenggarakan pada  tanggal 7-11 Mei 2018 bertempat di Hotel Ibis Agdal, Rabat, Maroko. Pertemuan ini dihadiri oleh 29 orang utusan dari 22 negara anggota IAEA, 2 orang expert IAEA dan 4 orang peserta dari Maroko sebagai tuan rumah. Negara-negara yang mengirimkan wakilnya adalah Albania, Argentina, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Bulgaria, Kroasia, Mesir, Georgia, Ghana, Yunani, Indonesia, Yordan, Libya, Malaysia, Nigeria, Filipina, Portugal, Serbia, Afrika Selatan, Macedonia, Turki dan Tanzania. Expert (ahli) IAEA yang hadir sebagai narasumber adalah Mr. Luis Jova Sed (Kuba) dan Mr. Andrey Guskov (Rusia).

         (Tangsel, 18/05/2018) Dalam rangka mensosialisasi IPTEK nuklir khususnya tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif,  Pada tanggal 17  Mei 2018, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) di kunjungi oleh Mahasiswa Universitas Banten Jaya, sebanyak 50 orang. Tamu kunjungan diterima Pemandu di Gedung 50 PTLR BATAN. Sebelum tamu diberi penjelasan tentang pengelolaan limbah radioaktif oleh pemandu, Unit Pengamanan Nuklir (UPN) memberikan penjelasan mengenai induk keselamatan di PTLR.

(Tangsel, 15/04/2018) Dalam rangka mensosialisasi IPTEK nuklir khususnya tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif,  Pada tanggal 14 Mei 2018, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) di kunjungi oleh Mahasiswa Universitas Paramadina, Jakarta, sebanyak 80 orang. Tamu kunjungan diterima Pemandu di Gedung 50 PTLR BATAN. Sebelum tamu diberi penjelasan tentang pengelolaan limbah radioaktif oleh pemandu, Unit Pengamanan Nuklir (UPN) memberikan penjelasan mengenai induk keselamatan di PTLR.

(Tangsel, 11/05/2018) Dalam rangka mensosialisasi IPTEK nuklir khususnya tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif,  Pada tanggal 09 Mei 2018, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) di kunjungi oleh Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati, Bandung, sebanyak 80 orang. Tamu kunjungan diterima Pemandu di Gedung 50 PTLR BATAN. Sebelum tamu diberi penjelasan tentang pengelolaan limbah radioaktif oleh pemandu, Unit Pengamanan Nuklir (UPN) memberikan penjelasan mengenai induk keselamatan di PTLR.