WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 13/08/2020) Sharing knowledge pada hari ini, Kamis 13 Agustus 2020, merupakan sharing knowledge pertama kali yang mengundang praktisi dari beberapa unit kerja lain yaitu dari anggota Tim Manajemen Penuaan dari PAIR, PRFN, dan PTKRN, serta konsultan dari Universitas Negeri Yogyakarta. Acara sharing knowledge yang dimotori oleh Bidang Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir (BFBBN) berlangsung melalui aplikasi zoom dan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Acara berjalan sangat lancar dan semua peserta antusias saling bertanya jawab dan diskusi. Bukan hanya dari peserta tetapi juga dari praktisi unit kerja lain banyak memberikan tanggapan yang luar biasa.

(Tangerang Selatan, 11/08/2020) Keadaan New Normal pada massa Pandemi COVID-19 jangan sampai mengancam kesehatan kita secara fisik maupun mental, karena banyaknya berita buruk yang diterima sehingga membuat kita cemas akan hidup diri kita sendiri, keluarga, teman terdekat, dan bahkan lingkungan sekitarnya. Kecemasan berlebihan dapat muncul pada masa karantina mandiri sehingga  dianjurkan agar kita membiasakan hidup sehat, berpikiran positif, dan menjauhkan stres sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk mencegah masuknya virus kedalam tubuh.  Dalam menghadapi pandemi ini Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir memberikan pembekalan agar pegawai PTBBN dapat senantiasa menjaga kesehatan mental dan fisik serta tetap dapat berkinerja baik, produktif dan inovatif salah satunya dengan sehat menyelenggaran webinar dengan judul “Sehat Fisik dan Mental Serta Berkinerja Inovatif di Tengah Pandemi” pada tanggal 11 Agustus 2020 yang diikuti oleh seluruh pegawai PTBBN,  dengan narasumber Niswati Amanah, S.Psi, Psi, ECC yang memaparkan tentang “Menjaga Kesehatan Mental dan Kinerja Inovatif di Tengah Pandemi”, dan dr. Artati Murwaningrum, Sp.PD  memaparkan tentang “Perkembangan Covid-19 di Kawasan Nuklir Serpong dan Tips Sehat Fisik di Tengah Pandemi”.

 

(Tangerang Selatan, 06/08/2020) Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM Nuklir, Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) kembali mengadakan kegiatan knowledge sharing secara daring untuk pegawai di lingkungan unit kerjanya. Knowledge sharing kali ini diadakan pada tanggal 3 Agustus 2020 dengan menghadirkan dua narasumber yang memaparkan materi dari Bidang Keselamatan Keselamatan dan Akuntansi Bahan Nuklir (BKKABN). Narasumber pertama yaitu Ir. Nur Tri Harjanto, Pengawas Radiasi Madya, menyampaikan materi bertema “Program Keselamatan dan Proteksi Radiasi Instalasi di PTBBN”. Narasumber kedua yaitu Sunardi, A.Md, Pranata Nuklir Penyelia, menyampaikan materi bertema “Pengelolaan Limbah Cair/Effluen di IRM dan IEBE”.

(Jakarta, 05/08/2020). Berbicara tentang pemanfaatan energi nuklir tak lepas dari penguasaan teknologi bahan bakarnya. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan mengatakan, tugas BATAN adalah melakukan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan di bidang ketenaganukliran, di antaranya penyiapan bahan bakar nuklir untuk kepentingan non komersial.

Ia menuturkan, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, energi nuklir masuk ke dalam kategori Energi Baru dan Terbarukan (EBT), dimana Pemerintah menetapkan 23 persen EBT dalam bauran energi pada tahun 2025 dan 31 persen pada tahun 2050. Namun hingga saat ini, porsi EBT baru mencapai 9,15 persen.

“Peran EBT semakin sangat penting bahkan dominan. Nuklir bagian dari EBT, maka nuklir dapat bersinergi dengan EBT yang lain,” ucap Anhar dalam Webinar bertajuk Domestifikasi Bahan Bakar Nuklir Menuju Kemandirian Energi Nasional, yang disiarkan live melalui konferensi video Zoom dan Youtube Humas BATAN, Rabu, 5 Agustus 2020.

(Tangerang Selatan, 30/07/2020) Uji Tak Merusak adalah suatu cara untuk menguji mutu atau kondisi suatu objek, barang atau produk dengan metode tanpa merusak. Menurut ASTM E 1316, Uji Tak Merusak bertujuan untuk mendeteksi, mengukur, menemukan dan mengevaluasi diskontinuitas dan ketidaksempurnaan lainnya.

Kegiatan penelitian dan pengujian yang dilakukan di PTBBN salah satunya adalah pengujian bahan bakar nuklir pasca iradiasi, dan uji tak merusak menjadi ujung dari pengujian pasca iradiasi. Dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang mendalam mengenai uji tak merusak ini, karena interpretasi dari hasil pengujian akan menentukan langkah-langkah pengujian berikutnya.