WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 28/09/2020) Menindaklanjuti kegiatan Seminar Mapping Laju Dosis Radiasi dan Keselamatan Penerbangan, serta Material Struktur Tahan Radiasi dan Panas Tinggi yang telah dilaksanakan oleh Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (PTBBN - BATAN) pada tanggal 12 November 2019 bertempat diruang Uranium gedung 20 PTBBN -BATAN dan iikuti oleh peserta yang terdiri dari para ilmuwan BATAN, LAPAN, PT. Dirgantara Indonesia dan TNI Angkatan Udara. Kepala PTBBN-BATAN Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PTBBN-BATAN dengan Pusat Sains Antariksa -Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa - LAPAN) tentang  Penelitian Radiasi Pada Penerbangan Sipil di Lintang Rendah.

Acara penandatanganan PKS dilakukan secara daring pada tanggal 28 September 2020, dan diikuti oleh peserta dari LAPAN, PTBBN-BATAN, dan Biro Hukum, Humas dan Kerja Sama (BHHK-BATAN). Turut hadir pula dalam acara ini Deputi Kepala BATAN Bidang TEN Ir. Suryantoro, MT. Setelah ditandatangani oleh Kepala PTBBN-BATAN, PKS akan dikirimkan ke Biro Kerjasama, Hubungan Masyarakat, dan Umum - LAPAN untuk kemudian diteruskan ke Pussainsa – LAPAN untuk dilakukan penandatanganan oleh Kepala Pussainsa – LAPAN Dra. Clara Y Yatini, M.Sc.

Tujuan dari kerja sama ini untuk menyediakan informasi mengenai dosis radiasi pada penerbangan sipil di lintang rendah sebagai bagian dari informasi dan prediksi cuaca antariksa untuk menjadi bahan masukan dalam pembuatan kebijakan nasional di bidang penerbangan sipil.

Perjanjian Kerja Sama ini memiliki jangka waktu lima tahun, dengan ruang lingkup: (1) penyediaan dan pemanfaatan data dan informasi cuaca antariksa; (2) pengukuran radiasi pada penerbangan sipil di lintang rendah; (3) interpretasi dan analisis data hasil pengukuran; (3) pengembangan model akuisisi data radiasi pada penerbangan sipil di lintang rendah; (4) pengujian bahan teriradiasi; (5) pemanfataan sarana dan prasarana; (6) pertukaran tenaga ahli dan/atau personel; (7) peningkatan kapasitas sumber daya manusia; dan (8) diseminasi dan publikasi hasil penelitian dosis radiasi dalam penerbangan sipil. (Sar)