Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Uji Radiometalurgi PTBBN-BATAN

Bidang Uji Radiometalurgi mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknik uji radiometalurgi .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir PTBBN-BATAN

Bidang Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar nuklir.....

Selengkapnya...

(Tangerang Selatan, 07/05/2018). Latar Belakang diadakannya pelatihan penyegaran Operator dan Supervisor Instalasi Elemen Bakar Eksperimental  (IEBE) adalah Keselamatan yang menjadi pertimbangan dan prioritas utama dalam pelaksanaan segenap aktivitas pengoperasian instalasi nuklir dalam rangka melindungi pekerja, masyarakat dan lingkungan dari bahaya radiasi. Safety shall be paramount within the management system, overriding all other demands (persyaratan 2.2, GS-R-3, The management system for facilities and activities, IAEA Safety Standards). Dibandingkan dengan reaktor nuklir, instalasi produksi bahan bakar nuklir seperti halnya Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) memiliki karakteristik yang berbeda, antara lain: (a) dekatnya hubungan antara alat, manusia dan bahan yang ditangani, (b) beragamnya peralatan dan bahan yang digunakan, (c) adanya bahaya radiologi yang besar apabila terjadi peristiwa kekritisan, (d) tersebarnya keberadaan bahan berbahaya termasuk bahan nuklir di dalam instalasi, serta (e) adanya risiko terhadap keamanan bahan nuklir. Mengingat data statistik yang menunjukkan bahwa faktor manusia (kesalahan manusia atau human error) menempati peringkat tertinggi sebagai penyebab kecelakaan, maka pengembangan atau peningkatan pengetahuan dan ketrampilan personil pengoperasi secara berkelanjutan melalui program pelatihan yang intensif merupakan kunci penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengoperasian suatu instalasi nuklir. Selain itu adanya ketentuan regulasi (Peraturan Kepala Bapeten No.6 Tahun 2013 tentang Izin Bekerja Petugas Instalasi dan Bahan Nuklir) yang mensyaratkan bahwa setiap personil pengoperasi suatu instalasi nuklir harus memiliki Surat Izin Bekerja (SIB) dari Badan Pengawas (BAPETEN), dan mengingat pula bahwa sekitar 30 orang personil IEBE yang memiliki SIB sebagai Supervisor dan Operator akan habis masa berlakunya pada 05 November 2018 dan untuk perpanjangan SIB diwajibkan mengikuti pelatihan penyegaran dan lulus pengujian rekualifikasi, maka pelaksanaan pelatihan ini akan membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE dalam menghadapi ujian rekualifikasi SIB. Mendukung pelaksanaan program pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar reaktor daya dan reaktor riset secara efektif, aman dan selamat. Mendukung pelaksanaan program peningkatan profesionalisme SDM serta program knowledge preservation secara berkelanjutan Meningkatkan kompetensi para personil (operator dan supervisor) agar mampu melaksanakan tugas pengoperasian IEBE secara aman, selamat, efisien dan efektif. Membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE agar mampu menghadapi ujian rekualifikasi untuk mendapatkan SIB dari BAPETEN Tujuan Pelatihan Meningkatkan kompetensi para personil (operator dan supervisor) agar mampu melaksanakan tugas pengoperasian IEBE secara aman, selamat, efisien dan efektif. Membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE agar mampu menghadapi ujian rekualifikasi untuk mendapatkan SIB dari BAPETEN.

Tangerang Selatan 26 April 2018, Dalam rangka memasyarakatkan iptek nuklir,  Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) menerima kunjungan dari Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Nuklir (STTN) Jurusan Elektro Mekanik sebanyak 40 orang diterima oleh pemandu PTBBN,  Bapak Helmi Fauzi R, S.ST, Maman Kartaman A, MT.  Sebelum memasuki Laboratorium Instalasi Radiometalurgi pengunjung dijelaskan tentang pengamanan dan keselamatan nuklir oleh Kepala Unit Pengamanan Nuklir PTBBN. Tujuan kunjungan Mahasiswa STTN merupakan studi industri yang diwajibkan kepada seluruh mahasiswa yang telah duduk di semester enam untuk berkolaborasi dengan dunia industri.

 

(Tangerang Selatan, 25/04/2018). Kedeputian TEN mempunyai program rutin bulanan yang sudah bergulir lebih dari 3 tahun yaitu Monthly English Forum (MEF). Sebagai kelanjutannya, maka tahun 2018, kegiatan MEF digantikan dengan program “Knowledge Preservation Kedeputian TEN” yang bertujuan Saling tukar informasi antara satuan unit kerja di Kedeputian TEN untuk membuka peluang kerja sama dalam mendukung program BATAN Incorporrated.

Selain itu, Tahun 2018, BATAN mendapatkan 90 orang pegawai CPNS yang tersebar di seluruh satuan unit kerja. Kegiatan “Knowledge Preservation Kedeputian TEN” ini dapat diikuti oleh para pegawai CPNS BATAN 2018 yang berada di bawah kedeputian TEN. Dalam sambutannya , Suryantoro selaku Ka. Deputi TEN mengatakan  “Kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh para pegawai CPNS untuk mendapatkan banyak informasi mengenai kegiatan penelitian yang telah dilakukan dan diharapkan munculnya ide-ide baru untuk pengembangan penelitian kedepannya”.

(Tangerang Selatan, 24/04/2018) Sesuai dengan amanat dari Undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah  nomor 11 tahun 2017 tentang pejabat fungsional  Pegawai Negeri Sipil maka jabatan fungsional harus mempunyai organisasi profesi. BATAN mewadahi terbentuknya organisasi profesi tersebut dengan nama  Himpunan Pranata Nuklir Indonesia (HIPNI) demikian menurut Ketua Penyelenggara dalam sambutannya di acara Sosialisasi Himpunan Pranata Nuklir Indonesia di Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir. Tujuan dari sosialisasi ini agar seluruh pejabat fungsional dapat secarah utuh memahani tentang HIPNI.

Kepala PTBBN, Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M dalam sambutannya berharap kepada HIPNI untuk punya program dan daya tarik tersendiri kepada kita, sebagai asosiasi pejabat fungsional sehingga antara HIPNI dan pejabatnya sendiri mempunyai kesamaan fisi. Penelitian tidak hanya dilakukan oleh pejabat peneliti tetapi melibatkan pula pejabat pranata nuklirnya. Beliau juga menyampaikan bahwa organisasi piramida dapat dilakukan dengan kolaborasi, projek fisi PTBBN adalah bahan bakar. Kita harus banyak kreasi yang bernilai, apa yang diingini pemerintah dan rakyat dalam menjalankan inovasinya PTBBN yang diingi oleh masyarakat sehingga kita dapat bernilai litbangyasanya. Beliaupun berharap Pranata nuklir di BATAN dapat menjadi nomor satu dalam jabatan fungsional di Indonesia.

(Tangerang Selatan, 18/04/2017). Bertempat di ruang rapat uranium gedung 20 Instalasi Radiometalurgi - Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) menggelar Presentasi Hasil Kegiatan/Penelitian PTBBN tahun 2017 yang diikuti oleh seluruh pegawai PTBBN. Tujuan penyelenggaraan presentasi ini merupakan evaluasi kinerja PTBBN yang dilakukan pada tahun 2017 kepada manajemen untuk mengetahui hambatan dan kendala yang dihadapi pada tahun 2017, dan sebagai sosialisasi hasil Kegiatan/Penelitian PTBBN Tahun 2017 kepada semua pegawai PTBBN.

Ketua penyelenggara,  Ir. Aslina Br. Ginting menyampaikan dalam sambutannya bahwa penyelenggaraan presentasi hasil kegiatan/penelitian PTBBN tahun 2017 dilakukan setiap tahunnya untuk dapat mengevaluasi hasil kinerja pegawai PTBBN di tahun 2017. Apa saja yang dihadapi, dan untuk mengetahui kendala serta hambatan sehingga penelitian di PTBBN terus berjalan dan menghasilkan karya-karya yang diharapkan oleh PTBBN untuk dapat dipertanggung jawabkan kepada pemerintah. Ketua penyelenggara juga berharap semoga presentasi dapat berjalan dengan lancar.