Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Uji Radiometalurgi PTBBN-BATAN

Bidang Uji Radiometalurgi mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknik uji radiometalurgi .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir PTBBN-BATAN

Bidang Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar nuklir.....

Selengkapnya...

Tangerang Selatan (28/06/2018) – Sebanyak 6 orang delegasi IAEA terdiri dari Direktur NEPIK (Division of Energy Palnning and Nuclear Information and Knowledge) dan tenaga ahli dari berbagai Negara melakukan  kunjungan ke Kawasan Srategis Nuklir (KSN) salah satu Fasilitas yang dikunjungi adalah  Instalasi Elemen Bakar Eksperimental gedung 65 Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir. Kunjungan diterima oleh Kepala Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir dan para Personalia Tim Manajemen Pengetahuan Nuklir PTBBN bertempat di ruang rapat  Urania lantai 2 gedung 20. Dalam pertemuan Kepala Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir mempresentasikan tentang Knowledge Sharing yang telah dilakukan di PTBBN, knowledge bertujuan untuk membagi pengetahuan dan keahlian dari pegawai senior kepada pegawai yunior sehingga keahlian yang dimiliki PTBBN tidak terhenti dan terputus sampai pegawai tersebut masa baktinya telah berakhir. Selain itu Kepala PTBBN juga memaparkan tentang keadaan SDM di PTBBN, berdasarkan peraturan pemerintah tentang penerimaan SDM bahwa diberlakukannya zero ground  disini terjadi kesenjangan pegawai di PTBBN dari pegawai yang berusia dibawah lima puluh tahun lebih sedikit dibandingkan dengan pegawai yang telah berusia lima puluh tahun.

Adapun tujuan Delegasi IAEA ke PTBBN adalah untuk mengetahui sejauh mana PTBBN telah melakukan Knowledge Management  tentang pengetahuan nuklirnya, dan akan mengevaluasi serta membuat rekomendasi dari hasil pertemuan tersebut.

Sebelum acara diskusi peserta  diajak berkunjung ke  Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) di IEBE fasilitas yang dikunjungan  Fasilitas PCP (Pilot Conversion Plant)-HR 36, Fasilitas Fabrikasi HR-08 Elemen Bakar Eksperimental. Kegiatan ini diakhiri dengan acara diskusi

(Tangerang Selatan, 31/05/2018). Laboratorium Kalibrasi Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) telah berkomitmen dan menjaga konsistensinya untuk melaksanakan sistem mutu SNI ISO/IEC 17025:2008. Hal ini dibuktikan dengan telah dilakukannya asesmen reakreditasi Laboratorium Kalibrasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) - Badan Standar Nasional (BSN). Asesmen reakreditasi  ini merupakan salah satu persyaratan yang harus dilakukan oleh KAN-BSN untuk melihat kesesuaian ruang lingkup akreditasi yang diajukan PTBBN dengan SNI ISO/IEC 17025:2008. Tujuan pengajuan ulang ruang lingkup akreditasi Laboratorium Kalibrasi PTBBN ini adalah dalam rangka perpanjangan Sertifikat akreditasi Laboratorium Kalibrasi yang ke 3 (tiga). Kegiatan asesmen reakreditasi berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 30 sampai 31 Mei 2018. Kegiatan ini diases oleh 3 (tiga) orang tim perwakilan dari KAN-BSN yaitu Mardino (Lead Asesor), Harsono (Asesor Anggota) dan Husein Muhajir (Asesor Anggota). Adapun ruang lingkup Laboratorium Kalibrasi yang diases adalah Volumetri, Massa, Suhu, dan Tekanan.

(Tangerang Selatan, 07/05/2018). Latar Belakang diadakannya pelatihan penyegaran Operator dan Supervisor Instalasi Elemen Bakar Eksperimental  (IEBE) adalah Keselamatan yang menjadi pertimbangan dan prioritas utama dalam pelaksanaan segenap aktivitas pengoperasian instalasi nuklir dalam rangka melindungi pekerja, masyarakat dan lingkungan dari bahaya radiasi. Safety shall be paramount within the management system, overriding all other demands (persyaratan 2.2, GS-R-3, The management system for facilities and activities, IAEA Safety Standards). Dibandingkan dengan reaktor nuklir, instalasi produksi bahan bakar nuklir seperti halnya Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) memiliki karakteristik yang berbeda, antara lain: (a) dekatnya hubungan antara alat, manusia dan bahan yang ditangani, (b) beragamnya peralatan dan bahan yang digunakan, (c) adanya bahaya radiologi yang besar apabila terjadi peristiwa kekritisan, (d) tersebarnya keberadaan bahan berbahaya termasuk bahan nuklir di dalam instalasi, serta (e) adanya risiko terhadap keamanan bahan nuklir. Mengingat data statistik yang menunjukkan bahwa faktor manusia (kesalahan manusia atau human error) menempati peringkat tertinggi sebagai penyebab kecelakaan, maka pengembangan atau peningkatan pengetahuan dan ketrampilan personil pengoperasi secara berkelanjutan melalui program pelatihan yang intensif merupakan kunci penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengoperasian suatu instalasi nuklir. Selain itu adanya ketentuan regulasi (Peraturan Kepala Bapeten No.6 Tahun 2013 tentang Izin Bekerja Petugas Instalasi dan Bahan Nuklir) yang mensyaratkan bahwa setiap personil pengoperasi suatu instalasi nuklir harus memiliki Surat Izin Bekerja (SIB) dari Badan Pengawas (BAPETEN), dan mengingat pula bahwa sekitar 30 orang personil IEBE yang memiliki SIB sebagai Supervisor dan Operator akan habis masa berlakunya pada 05 November 2018 dan untuk perpanjangan SIB diwajibkan mengikuti pelatihan penyegaran dan lulus pengujian rekualifikasi, maka pelaksanaan pelatihan ini akan membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE dalam menghadapi ujian rekualifikasi SIB. Mendukung pelaksanaan program pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar reaktor daya dan reaktor riset secara efektif, aman dan selamat. Mendukung pelaksanaan program peningkatan profesionalisme SDM serta program knowledge preservation secara berkelanjutan Meningkatkan kompetensi para personil (operator dan supervisor) agar mampu melaksanakan tugas pengoperasian IEBE secara aman, selamat, efisien dan efektif. Membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE agar mampu menghadapi ujian rekualifikasi untuk mendapatkan SIB dari BAPETEN Tujuan Pelatihan Meningkatkan kompetensi para personil (operator dan supervisor) agar mampu melaksanakan tugas pengoperasian IEBE secara aman, selamat, efisien dan efektif. Membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE agar mampu menghadapi ujian rekualifikasi untuk mendapatkan SIB dari BAPETEN.

Tangerang Selatan 26 April 2018, Dalam rangka memasyarakatkan iptek nuklir,  Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) menerima kunjungan dari Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Nuklir (STTN) Jurusan Elektro Mekanik sebanyak 40 orang diterima oleh pemandu PTBBN,  Bapak Helmi Fauzi R, S.ST, Maman Kartaman A, MT.  Sebelum memasuki Laboratorium Instalasi Radiometalurgi pengunjung dijelaskan tentang pengamanan dan keselamatan nuklir oleh Kepala Unit Pengamanan Nuklir PTBBN. Tujuan kunjungan Mahasiswa STTN merupakan studi industri yang diwajibkan kepada seluruh mahasiswa yang telah duduk di semester enam untuk berkolaborasi dengan dunia industri.

 

(Tangerang Selatan, 25/04/2018). Kedeputian TEN mempunyai program rutin bulanan yang sudah bergulir lebih dari 3 tahun yaitu Monthly English Forum (MEF). Sebagai kelanjutannya, maka tahun 2018, kegiatan MEF digantikan dengan program “Knowledge Preservation Kedeputian TEN” yang bertujuan Saling tukar informasi antara satuan unit kerja di Kedeputian TEN untuk membuka peluang kerja sama dalam mendukung program BATAN Incorporrated.

Selain itu, Tahun 2018, BATAN mendapatkan 90 orang pegawai CPNS yang tersebar di seluruh satuan unit kerja. Kegiatan “Knowledge Preservation Kedeputian TEN” ini dapat diikuti oleh para pegawai CPNS BATAN 2018 yang berada di bawah kedeputian TEN. Dalam sambutannya , Suryantoro selaku Ka. Deputi TEN mengatakan  “Kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh para pegawai CPNS untuk mendapatkan banyak informasi mengenai kegiatan penelitian yang telah dilakukan dan diharapkan munculnya ide-ide baru untuk pengembangan penelitian kedepannya”.