Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta, 14/10/21). Pada hari Senin, 11 Oktober 2021, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) secara daring menyelenggarakan kuliah umum etika profesi bagi calon wisudawan. Menghadirkan narasumber Dr. Yuli Fajar Susetyo, M. Si, Psikolog, dari Fakultas Psikologi UGM, kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Dr. Sukarman, M. Eng selaku plt. Ketua STTN dalam sambutannya menekankan akan pentingnya etika dalam berprofesi bagi calon wisudawan yang sebentar lagi akan terjun ke dunia kerja. “Seorang lulusan, IPK bukanlah segala-galanya. Hal tersebut harus diimbangi dengan attitude serta kemampuan spiritual yang baik. Hardskill dan soft skill harus dilaksanakan dengan seimbang,” ungkapnya.

Sukarman berharap, penyelenggaraan kuliah etika profesi ini dapat memberikan bekal kepada calon wisudawan yang akan kembali ke masyarakat, masuk ke dunia kerja, sehingga perlu untuk memahami pentingnya sebuah etika.

(Yogyakarta, 13/10/21). Retnaning Setyorini, gadis kelahiran Nganjuk Jawa Timur ini mengawali langkahnya di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) karena kesukaannya dengan mata pelajaran Kimia pada saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87 yang merupakan IPK tertinggi sebagai wisudawan Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T) STTN tahun 2021, bukan merupakan perjalanan yang mudah bagi Retna, panggilan dari Retnaning.

(Yogyakarta, 15/8/21). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi bidang kenukliran, kembali melaksanakan pengabdian masyarakat kepada salah satu perusahaan migas di Surabaya dalam bentuk inspeksi. Inspeksi dilakukan dalam rangka perawatan rutin, untuk menjamin keamanan instalasi dengan mengetahui kondisi instalasi dari hasil inspeksi menggunakan Detector Digital Radiografi (DDR) metode Profiling. Hal ini dilakukan karena metode Profiling dirasa sangat efektif untuk memastikan kondisi instalasi pipa migas, selain cepat prosesnya juga bisa mengetahui ukuran thicknes dari pipa instalasi secara lebih akurat.  Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 24 – 28 Agustus 2021 dan 7 – 9 September 2021 dengan melibatkan 2 pegawai STTN yang telah memiliki sertifikasi radiografi, yaitu Tasih Mulyono, SST (Radiografi L-2) dan Haerul Ahmadi, M. Sc (Radiografi L-1).

(Yogyakarta, 13/09/2021). Pada hari Senin (13/09), menjadi hari yang ditunggu oleh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) tahun akademik 2021/2022. Bagaimana tidak, kuliah perdana dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia Badan Riset dan Inovasi Nasional (SDM BRIN), Edy Giri Rachman Putra, Ph. D, dan menjadi momen istimewa yang mengantarkan status mahasiswa baru memasuki perkuliahan. Kuliah perdana dalam bentuk kuliah umum menghadirkan narasumber yang juga istimewa yaitu Prof Dr Ir Anhar Riza Antariksawan. Anhar adalah seorang Ahli Peneliti Utama Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional, sebelumnya menjadi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) periode 2016 - 2021.  Kuliah Umum diikuti oleh sekitar 300 peserta secara daring, yang terdiri dari mahasiswa baru program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), mahasiswa baru regular, dan civitas akademika di STTN.

(Yogyakarta, 11 September 2021). Pada hari Rabu, 1 September 2021, telah dilaksanakan pembahasan perjanjian kerja sama antara Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG-UGM). Pembahasan ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya menjajagi kebutuhan adanya kerja sama diantara kedua pihak. Pembahasan difasilitasi oleh Biro Hukum Humas dan Kerja Sama (BHHK OR TN BRIN), Subkoordinator Kerja Sama Dalam Negeri (V. Dewi Koorag, SH, dan Devina Prajna, SH)